Musprop Kadin Sumbar diputus Hari Ini, Rahim, Aim dan Sam Dipanggil Kadin Indonesia

  • Bagikan

JAKARTA – Simpang siur keputusan pelaksanaan Musprop VII Kadin Sumbar akan diputuskan hari ini. Tiga pemuncak pelaksana musprop Rahim Mardanis, Aim Zein dan Sam Salam dipanggil Kadin Indonesia, hari ini (Rabu, 21/9) ke Jakarta.

“Benar, kita panggil panitia penyelenggara, Ketua OC dan SC untuk melakukan fungsi asistensi Kadin Indonesia terhadap Kadin Sumbar dalam kaitan pelaksanaan Musprop VII Kadin Sumbar 26 September mendatang di Padang,” ujar Wakil Ketua Umum Bidang OKK Kadin Indonesia Dr Eka Sastra kepada wartawan di Jakarta.

Sebelumnya, Eka melalui suratnya tertanggal 20 September 2022 mengundang Ketua Panitia Penyelenggara, Ketua OC dan SC Musprop VII Kadin Sumbar datang ke Jakarta untuk melaksanakan rapat pembahasan persiapan Musprop VII Kadin Sumbar.

Rapat diagendakan berlangsung dari pukul 11.00-13.00 WIB yang akan dipimpin langsung oleh Waketum OKK Kadin Indonesia bersama anggota tim asistensi dan verifikasi Musprop VII Kadin Sumbar.

Sementara rombongan dari Sumbar juga dilaporkan sudah berangkat sejak pagi tadi melalui Bandara BIM. Mereka yang berangkat adalah Aim Zein (Wakil Ketua Penyelenggara Musprop VII), Masrizal Mamak (Ketua OC) dan Sam Salam (ketua SC).

Ketua Penyelenggara Musprop VII Rahim Mardanis dan Pj Ketua Umum Kadin Sumbar Nasyirman Chan juga dilaporkan berangkat ke Jakarta dengan pesawat terpisah dengan tim SC dan OC.

Dijelaskan Eka, pada rapat ketiga elemen Musprop VII Sumbar ini diminta memaparkan kesiapan di masing masing bidangnya.

Setelah itu, kata Eka, Tim akan memberikan asisten dan verifikasi terhadap persoalan yang ada menjelang musprop.

Eka menegaskan bahwa Kadin Indonesia berharap musprop VII Kadin Sumbar dapat dijalankan sesuai jadual 26 September 2022, sebab ini merupakan lanjutan Musprop pada 22-23 Juli 2022 lalu.

Kisruh di Padang

Sementara itu, dari Padang dilaporkan bahwa terjadi kisruh antara panitia penyelenggara Musprop, SC dan OC Musprop VII Kadin Sumbar. Wakil ketua penyelenggara Musprop VII Kadin Sumbar Aim Zein sudah menyampaikan kepada media bahwa Musprop tidak dapat dilanjutkan karena persiapan panitia diragukan. Tetapi sebaliknya Ketua OC Masrizal Mamak memastikan panitia pelaksana sudah siap menggelar musprop.

SIMAK JUGA :  Perseteruan PT. Analisa Sila Karya Dengan Pihak Pemko Payakumbuh Berbuntut ke Ranah Hukum

“Kami sudah siap. Hotel sudah kami booking, mobil Alfardh untuk menjemput Ketua Umum Kadin Indonesia dan rombongan sudah kami siapkan, dan peserta, peninjau dan undangan lain sudah siap menghadiri Musprop. Tidak ada masalah dari OC,” tegas Masrizal Mamak dalam suratnya yang ditujukan kepada Panitia Penyelenggara Musprop VII Kadin Sumbar dan diteruskan ke Kadin Indonesia yang diterima wartawan, Selasa.

Dari kabupaten dan kota juga didapat dukungan untuk tetap melanjutkan Musprop. Sebab para Ketua Kadin Kabupaten Kota sudah lelah menonton perdebatan tak ada ujung dari para senior mereka di Kadin Sumbar.

“Jika para senior menunjukan cara kurang ajar dalam berorganisasi, kami juga bisa lebih kurang ajar lagi Bang. Kami ini masih muda muda jadi tolonglah para senior memberikan pengajaran yang baik di Kadin Sumbar itu,” ujar salah seorang Ketua Kadin Daerah kepada wartawan, Selasa.

Sebelumnya para ketua kadin kabupaten dan kota meminta Kadin Sumbar untuk terus melanjutkan musprop. Sebab mereka mengaku sudah letih membagi waktu, pikiran dan uang untuk persiapan Musprop VII Kadin Sumbar.

Namun belum dapat konfirmasi dari Kadin Sumbar dan Kadin Indonesia tentang nasib pencalonan Ramal Saleh sebagai Caketum Kadin Sumbar. Ramal diketahui mendaftar pada musprop sebelumnya, 22-23 Juli 2022, tetapi tidak mendaftar ulang pada musprop 26 September mendatang. Satu satunya calon yang mendaftar sampai batas waktu pendaftaran caketum Jumat, 15 September 2022 pukul 16.05 adalah Buchari Bachter. Itu pula makanya Rahim Mardanis menyebut Buchari sebagai calon tunggal.(*)

Don MP

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *