Beranda INDONESIA 11 Siswa Padang Panjang Terjaring Seleksi Beasiswa Sampoerna Foundation

11 Siswa Padang Panjang Terjaring Seleksi Beasiswa Sampoerna Foundation

PADANG PANJANG, harianindonesia.id – Sebanyak 11 orang siswa sekolah menengah atas kota Padang Panjang tahun ini terjaring program penerima beasiswa dari Yayasan Sampoerna Foundation Jakarta, untuk kuliah di Jakarta dan dilanjutkan ke Amerika Serikat.

Sebelum diberangkatkan ke Jakarta,  Walikota Padang Panjang Fadly Amran,  yang juga alumnus sekolah bisnis di Amerika Serikat, berbagi kiat dan tips sukses kepada 11 penerima beasiswa asal Padang Panjang dari Sampoerna Foundation Jakarta tersebut.

“Sekali saja lengah, akan menyesal nantinya di akhir, tetapi jika kita fokus masa depan cemerlang akan kita dapatkan,” ujar Walikota Padang Panjang Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano saat memberikan motivasi kepada calon mahasiswa penerima beasiswa dari Yayasan Sampoerna Foundation di Ruang pertemuan Hotel Flaminggo, Rabu (14/8).

Ada 11 orang calon mahasiswa yang akan berangkat menuju Jakarta pada Selasa depan (20/8). Mereka merupakan mahasiswa yang lulus seleksi beasiswa Sampoerna Faoundation.

Walikota sangat mengapresiasi sekali dengan pencapaian luar biasa yang dimiliki para siswa yang lulus tersebut. Tak heran, dikenal sebagai kota pendidikan, Padang Panjang memberikan beasiswa kuliah keluar negeri kerjasama dengan Yayasan Sampoerna Foundation.

“Kami berharap siswa yang lulus ini, dapat mengharumkan nama Padang Panjang serta lulus dengan hasil yang terbaik,” ujarnya.

Tak lupa walikota juga mengingatkan bahwa agar selalu menjaga akhlak, iman dan taqwa diri masing-masing, sebab kalau hanya mengandalkan kepintaran, diluar sana lebih banyak lagi yang pintar, tetapi belum tahu dengan keimanan dan ketaqwaan mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Padang Panjang Dr. Desmon, M.Pd menambahkan bahwa siswa yang lulus ini sebelum diberangkatkan menuju universitas di Amerika, mereka akan kuliah selama 1,5 tahun dulu di Jakarta selanjutnya baru lanjut 1,5 tahun lagi di Amerika.

“Sedangkan untuk satu tahun lagi, pada saat pelaksanaan tugas akhir atau skripsi, mereka bisa memilih mau di Amerika atau di Indonesia,” tambahnya. (Kom/Awe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here