Forkopimda Lhoksemawe Keluarkan Seruan Memasuki Ramadhan 1445 H

  • Bagikan

Lhokseumwe – Memasuki bulan suci Ramadhan Tahun 1445 H/ 2024 M, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Kota Lhokseumawe mengeluarkan seruan bersama memasuki bulan Ramadhan 2024 , yang tinggal beberapa hari lagi kedepan. Jumat, 08/03/2024

Pj. Walikota Lhokseumwe. A. Hanan, SP, MM melalui Plt. Kadis Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe Drs. Tgk. H. Ikhwansyah, MA berharap, agar masyarakat kota Lhokseumawe dapat mengindahkan seruan tersebut demi terlaksananya pelaksanaan kegiatan ramadhan dengan tertib dan penuh kenyamanan, baik di siang hari dikala kaum muslimin berpuasa, maupun malam hari pada sat pelaksanaan salat tarawih.

Kepada orang tua juga dihimbau agar dapat menjaga anak anaknya untuk tidak melakukan hal hal yg bertentangan dengan Syariat Islam atau pekerjaan yang tidak bermanfaat dalam bulan ramadhan, seperti membakar Marcon, tawuran, balap balapan dan lain sebagainya. “Sebut Ustad Ikhwansyah.

Kepada para pedagang yang berjualan menu berbuka puasa terutama yang menggunakan ruas sepanjang jalan hanya di izinkan beroperasi setelah salat ashar ( pukul 16.00 wib).

Bagi para pengusaha warung kopi, restoran dan sebagainya yang menampung acara buka puasa bersama (buka bareng) agar menyediakan tempat shalat, dan usai magrib kembali ditutup hingga usai salat tarawih baru dibuka kembali, pangkat Ikhwan yang juga Dai Kota Lhokseumawe.

Dalam Surat edaran tersebut, setidaknya, ada 10 poin himbauan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Lhokseumawe yang patut diindahkan oleh masyarakat kota Lhokseumawe.

Bila ada poin yang tidak bisa diindahkan maka pihak Satpol PP WH dan Forkopimda akan mengambil tindakan sesuai aturan yg berlaku. “tegasnya.

Mari kita jadikan bulan suci ramadhan sebagai media perubahan, perbaikan ke arah yang positif dan bernilai ibadah menuju Insan muttaqin sesuai dengan tujuan dari ibadah puasa itu sendiri.”tandasnya”. (IKHWANSYAH)

SIMAK JUGA :  Gubernur Kaltara Ikuti Pertemuan Bilateral Kerjasama Indonesia-China
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *