Satupena Hadirkan Titi Anggraini dalam Diskusi Berbagai Masalah Pemilu 2024

  • Bagikan

JAKARTA – Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, akan mengadakan diskusi bertema Utak Atik Pemilu 2024. Diskusi ini akan membahas berbagai masalah yang terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2024.

Obrolan Hati Pena #71 tentang Pemilu 2024 itu akan diadakan di Jakarta pada Kamis, 12 Januari 2023, pukul 19.00-21.00 WIB.

Akan berbicara Titi Anggraini, Pembina PERLUDEM (Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi). Diskusi tentang Pemilu 2024 itu akan dipandu oleh Elza Peldi Taher dan Anick HT.

Menurut panitia webinar, kontroversi sistem politik Indonesia seakan tak ada habisnya. Memasuki pesta demokrasi 2024, para elite terus melakukan manuver yang menimbulkan perdebatan pro kontra dalam masyarakat.

Beberapa saat lalu, publik disuguhi gonjang ganjing isu jabatan presiden 3 periode. Kemudian,  perpanjangan masa jabatan presiden alias pengunduran waktu pemilu.

Ide ini kemudian sunyi setelah mendapat penolakan dari masyarakat, melalui gelombang demontrasi  yang meluas di tanah air.

Sampai kini pun, masih tampak gerakan-gerakan dan dukungan politik, meski riaknya tak terlalu besar. Beberapa pimpinan partai dan ormas secara terbuka telah mendukung ide yang bertentangan dengan konstitusi.

Jelang pergantian tahun muncul kontroversi baru yang tak kalah ramai: usulan untuk mengubah sistem pemilu menjadi proporsional tertutup.

Alasannya , jika dibandingkan dengan sistem proporsional terbuka yang berlaku di pemilu sebelumnya, sistem proporsional tertutup memiliki lebih banyak kelebihan, dan lebih cocok diterapkan pada penyelenggaraan pemilu legislatif secara serentak.

Wacana itu pertama kali dilontarkan oleh PDIP. PDIP menganggap sistem proporsional terbuka atau mencoblos calon anggota legislatif (caleg) yang diterapkan saat ini menelan ongkos Pemilu yang mahal.

Webinar ini bisa diikuti di link zoom: https:// s.id/hatipena71. Juga melalui livestreaming, Youtube Channel: Hati Pena TV. Facebook Channel: Perkumpulan Penulis Indonesia – Satupena. Disediakan sertifikat bagi yang membutuhkan.***

SIMAK JUGA :  Pemda Bartim Bahas Tim Ekonomi Kerakyatan dan Hasil Studi Banding ke Kalbar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *