Miko Kamal Sarankan Siswa Tonton Dulu Film Dirty Vote Sebelum Mencoblos di TPS

  • Bagikan

Momen MIKO KAMAL PhD menjadi Pembina Upacara di SMKN 8 Padang, Senin (12/2/2024). (Foto : Dok Peradi Padang)

PADANG, HARIANINDONESIA.ID –

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Padang Miko Kamal, Ph.D menyarankan para siswa yang telah memilih hak Pilih di Pemilu 2024 agar menonton terlebih dahulu film dirty vote sebelum mencoblos di TPS.

“Saran saya. Sebelum ke TPS sebaiknya tonton dulu film dirty vote. Itu akan memberikan refrensi bagi para siswa dalam menentukan pilihannya,” kata Miko Kamal dalam sambutannya sebagai pembina upacara di SMK Negeri 8 Padang, Senin (12/2/2024).

Menurut Miko, film Dirty Vote memuat kisah peta politik Pilpres di Indonesia saat ini. Sebab itu para siswa perlu tau tentang hal itu supaya memiliki referensi saat akan memilih di TPS.

Miko juga mengimbau para guru, tenaga pendidik dan siswa-siswi yang sudah punya hak pilih untuk menggunakan hak pilih mereka secara bebas, tanpa tekanan dari siapapun.

“Tidak seorangpun yang boleh melakukan intervensi terhadap seorang lainnya dalam penggunaan hak pilih dalam Pemilu, termasuk guru terhadap murid-muridnya. Guru hanya boleh membimbing dengan memberikan pemahaman yang benar kepada murid-murid sebagai pemilih pemula tentang bagaimana cara memilih dan konsekuensi dari sebuah pilihan”, kata Miko.

Miko juga menyampaikan bahwa Pemilu 2024 sangat strategis bagi bangsa dan negara ke depan. Sebagaimana diketahui, tahun 2045 adalah tahun yang sudah dipatok atau ditarget sebagai Indonesia Emas.

Tahapan-tahapan dari target itu harus sudah dimulai dari sekarang. Sebab itu, kita membutuhkan Presiden yang mampu memandu segenap bangsa Indonesia menuju Indonesia Emas tersebut.

“Agar para pemilih pemula dapat menetapkan pilihannya dengan tepat pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024 nanti, saya sarankan para siswa-siswi SMK Negeri 8 Padang untuk meluangkan waktu menonton film “Dirty Vote” yang mulai tayang di kanal YouTube pada hari Minggu 11/2/2024 kemarin. Film ini, Insyaallah, akan menambah referensi bagi para siswa dalam menentukan pilihan nantinya”, tambah Miko.

SIMAK JUGA :  Pengusaha Diminta Bangun Fanatisme Daerah, Untuk Kesejahteraan Masyarakat

Miko Kamal juga menyampaikan pentingnya taat atau patuh terhadap hukum yang berlaku.

Terkait taat hukum, Miko Kamal menyampaikan kisah baju besi Ali Bin Thalib yang dikuasai oleh seorang pedagang Yahudi.

Dalam kisah itu, baju besi Ali harus direlakan berpindah ke tangan ke pedagang Yahudi karena beliau tidak bisa menghadirkan saksi selain kedua anaknya Hasan dan Husein di pengadilan.

Sebagaimana diketahui, dalam hukum, seorang anak tidak dapat menjadi saksi bagi orang tuanya. Pesan moral dari kisah itu, meskipun Ali Bin Abi Thalib pada waktu itu adalah orang berpengaruh, beliau tidak menggunakan pengaruhnya untuk kepentingan dirinya.

Upacara bendera di SMK Negeri 8 Padang dihadiri oleh Kepala Sekolah Ita Desnatalia, M.Pd beserta guru dan tenaga kependidikan. Dari DPC Peradi Padang juga hadir Yudhi Frimayudha, S.H.

Upacara bendera diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan atas telah diselenggarakannya Peradi Goes to School pada Jumat, 18/11/2022 yang lalu. (*)

Editor : Awaluddin Aw3

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *