HKI Targetkan Pembangunan Seksi Tol Binjai-Stabat Selesai Tahun ini

  • Bagikan

BINJAI – PT Hutama Karya Infrastuktur, anak perusahaan PT Hutama Karya, Owner Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) menargetkan satu dari tiga seksi jalan tol di Ruas Jalan Tol Binjai- Pangkalan Brandan (58 km) yakni Seksi tol Binjai-Stabat ditargetkan selesai dan akan operasional pada akhir tahun 2021.

“Kami sedang memburukan pekerjaan Seksi I Binjai-Stabat. Saat ini sudah selesai riggid sepanjang 4,1 KM (33%) dari total panjang keseluruhannya 12,6 Km,” kata Yuniawan Hendrayanto A.,ST, Junior Project Manager Ruas Tol Binjai-Langsa PT HKI, Selasa (27/4/2021).

Menurut Hendra, panggilan akrab orang nomor dua di HKI Medan ini, selain seksi jalan tol Binjai-Stabat, ruas jalan tol Binjai-Pangkalan Brandan masih memiliki dua seksi jalan tol lagi yakni Stabat-Tanjung Pura (26,2 Km) dan Tanjungpura-Pangkalan Brandan (18,3 Km).

Total panjang ruas tol Binjai-Pangkalan Brandan adalah 58 Km, dibangun PT HKI dengan investasi Rp6,6 triliun lebih, dengan sistim contractor frefinancing (CFF) dan masa kerja selama 730 hari, terhitung sejak Maret 2020 hingga 2022.

Ruas ini memiliki tipe perkerasan mainroad dan bahu jalan, riggid pavement. Jumlah lajur 2 kali 2 pada tahap awal dan 2 kali 3 pada tahap akhir. Lebar lajur 3,6m, Lebar bahu dalam 1,5m, lebar bahu dalam 3m dan Lebar median 5,5m (menggunakan double MCB).

Ruas ini merupakan bagian dari Ruas Tol Binjai-Langsa atau penghubung dengan ruas tol Medan-Banda Aceh. Saat ini, dalam waktu yang sama juga sedang dibangun ruas Sigli-Banda Aceh yang merupakan penghujung tol Sumatera.

Menurut Hendra, kondisi progres fisik ruas tol Binjai-Pangkalan Brandan per April 2021 sudah mencapai 32 persen. Tetapi kondisi lahan yang bisa dikerjakan baru mencapai 40 persen dari total panjang 58 Km.

SIMAK JUGA :  GM GRAND INNA HOTEL PADANG, Mazri Tanjung: Sumatra Barat harus tetap Fokus ke Sektor Pariwisata

TARGETKAN OPERASIONAL 2021

Menurut Hendra, saat ini PT HKI juga sedang mempergencar pembangun tol exit di Stabat, sebagai upaya perseroan mencapai target selesai pembangunan dan operasional seksi tol Binjai-Stabat pada akhir tahun 2021 ini.

“Selain memburukan penyelesaian badan tol, kami juga sedang menyiapkan pembangun exit tol di Stabat. Tujuannya untuk mempersiapkan seksi tol Binjai-Stabat operasional pada akhir tahun 2021 ini,” jelas Hendra.

Seksi head operation Tol Medan-Binjai, Baskoro, dalam kesempatan terpisah mengakui bahwa PT HKI memang berusaha menyelesaikan pembangunan seksi jalan tol Binjai-Stabat sampai akhir tahun 2021.

“Tetapi seperti apa konkretnya kami masih harus melihat progres sampai akhir tahun ini. Jika memang tercapai, maka luas layanan tol Medan-Binjai akan bertambah panjang sampai ke Stabat. Itu akan sangat membantu para pengendara dari Medan, Binjai dan Stabat atau sebaliknya,” papar eksekutif muda bertubuh tambun ini.

Ditambahkan oleh Hendra bahwa pihaknya masih menunggu penyelesaian pembebasan lahan di sepanjang ruas Binjai-Pangkalan Brandan sekitar 60 persen lagi dari panjang 57 Km ruas tol tersebut.

Jika lahan tersebut dapat bebas keselurahannya maka mereka bisa bekerja runut dari setiap STA, bukan melompat lompat seperti sekarang. (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *