Syaharman Zanhar (ist)
JAKARTA, Harianindonesia.id — Seorang wartawan senior, aktifis organisasi dan sosial berdedikasi, serta seorang ayah terbaik bernama Syaharman Zanhar telah berpulang kerahmatullah di RS M Jamil Padang, kamis dinihari (17/7/2025) pukul 01.55 WIB.
Kepergian sahabat dan saudaraku yang sama sama berasal dari Padang Pariaman ini benar benar membuat aku terguncang. Betapa tidak. Dalam teleponan terakhir aku dan Syaharman masih sempat bercanda tentang posisi sebagai seorang suami.
Aku dan Syaharman dalam setiap kali berteleponan memang selalu hangat. Hal itu tidak terlepas dari cara dia memulai pembicaraan dengan mengatakan : aden kerek jo angku (saya salut dengan kamu, red). Baru kemudian kami berbicara ngolor ngidul tentang banyak hal.
Satu hal yang sangat sulit aku lupakan saat berteleponan dengan Suami Cici ini adalah : diakhir telepon dia selalu meminta saya ‘bercarut’. Kalau aku tidak mau, dia terus mendesak. Setelah aku ucapkan kata ampek, dia tertawa terbahak bahak dan kemudian baru mematikan telponnya.
Aku terpisah jarak dengan Syaharman dalam tiga tahun terakhir. Aku pindah ke Jakarta, dia tetap tinggal di Padang. Saat aku masih tinggal di Padang Panjang, kami tetap kontak secara fisik minimal sekali dalam dua bulan.
Syaharman adalah teman wartawan cilikku. Aku jadi wartawan Harian Semangat Padang selepas tamat SMA pada tahun 1987. Tetapi Syaharman lebih awal menjadi wartawan di Pariaman dengan menjadi pengisi berita Koran Masuk Desa (KMD) Haluan Padang.
Saat itu, KMD Haluan adalah halaman khusus Harian Haluan sangat populer dan ngetop karena memuat semua kegiatan masyarakat pedesaan kecamatan hingga kabupaten dalam satu halaman khusus, meski terbit sekali seminggu.
Syaharman, termasuk salah wartawan cilik Pariaman yang sukses. Dalam jajarannya ada nama keren lain seperti Wiztian Yoetri atau Ciweg, Syafruddin Al, Hasnah Candra Dewi, Gusfen Khairul, Arkhi, Maryunis, Elok Darmi, Wan Febrio. KMD Haluan dikawal bagus oleh Uda Nasrun Jon dan almarhum Uda Darmon. (Maaf kalau nama lain tidak ingat saya tuliskan)
Gesit di Organisasi
Sedikit berbeda dengan kawan kawan wartawan lain, Syaharman Zanhar termasuk orang yang gesit dalam berorganisasi. Dia aktif sejak awal menjadi pengurus Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), KNPI, Kosgoro, Partai, dan terakhir di Kadin.
Saya mengenal dekat Syaharman Zanhar setelah dibawa bertemu bang Iwan Anas Malik (putra bupati Padang Pariaman Alm H Anas Malik) yang saat itu menjadi Ketua AMPI Sumbar. Kami sampai tidur di rumah bang Iwan di Padang.
Syaharman dalam mengerjakan sesuatu sangat serius. Dia bisa meninggalkan tugas pokok untuk mengurus kegiatan organisasi. Sebab itu banyak aktifis organisasi menimba ilmu dari dirinya.
Kegiatan saya terakhir dengan Syaharman adalah saat mempersiapkan kepengurusan DPW PKDP Sumbar, dimana dibawah kendali dia berhasil menempatkan H Ramal Saleh sebagai Ketua DPW PKDP Sumbar, selanjutnya menyiapkan pemilihan ketua dan pengurus DPD PKDP Padang.
Kami juga bersama sama saat Kadin Sumbar diterpa masalah. Sejak dari masa kepemimpinan Ramal Saleh hingga Buchari Bachter. Diluar opsi penyelesaian masalah secara organisasi, saya dan Syaharman selalu mendiskusikan cara dan pola penyelesian masalah secara berdua. Kadang masukan kami dipakai kadang tidak. Biasalah.
Kesan saya Syaharman sangat memahami cara penyelesaian masalah dan selalu memiliki cara untuk menyelesaikan masalah. Tetapi saya akui, banyak juga teman teman yang tidak cocok dengan usulan Syaharman. Itu wajar dalam berorganisasi.
Syaharman juga sangat legowo, jika setelah urusan organisasi selesai, dia tidak mendapatkan posisi yang pas menurut pandangannya.
Dimata saya, Syaharman ini tipe gol getter yang produktif dan sangat pandai dalam berkata kata. Dan dia selalu pandai menempatkan bahasa seperti diajarkan dalam budaya Minang : Kato Nan Ampek.
Melawan Sakit
Sejujurnya saya katakan. Sebelum tahu Syaharman sempat melakukan bypass jantung, dimata saya Syaharman itu orang yang sehat. Jarang saya lihat dia mengeluh sakit.
Tapi setelah dia melakukan operasi jantung saya mulai berpikir bahwa Syaharman punya masalah dengan kesehatan.
Selama tiga tahun terakhir saya sempat beberapa kali mendapatkan kabar langsung dan tidak langsung bahwa Syaharman masuk rumah sakit. Sempat dua kali, saya tahu dia masuk ke rumah sakit, saat saya menelpon dirinya. “Ambo baru kalua rumah sakik We,” ucapnya.
Tentang kesehatan ini saya sempat beberapa kali memberikan saran, tapi dia keukeuh mengatakan bahwa sakit gulanya sudah parah dan sangat sulit diobati. Kadang naik kadang turun.
Menariknya seorang Syaharman ini meski mengeluhkan sakit tetapi dalam performancenya di media sosial selalu menampakan pribadi yang ceria. Dia selalu memajang pose indah bersama istri dan ketiga putra putrinya ditambah dengan caption foto yang memancing inspirasi. Kalau dia tidak bercerita tentang sakitnya, saya pasti tidak tau kalau dirinya sedang berjuang melawan diabetes.
Terbukti, Kamis dinihari, sekitar pukul 01.55 WIB sebuah kabar dirilis oleh Haji Esa, sahabat Syaharman di sebuah grup WA di Padang, bahwa lelaki berpenampilan rapi ini telah berpulang kerahmatullah di RS M Jamil Padang.
Saya sangat kaget dan sempat ragu apakah kabar itu salah. Saya sempat telpon Haji Esa yang membuat kabar kepergian Syaharman di WA grup tapi tak diangkat.
Tapi tak lama berselang satu sahabat kami Syahrizal yang saat ini bertempat tinggal di Bekasi menelpon saya dan mengabarkan Syaharman telah berpulang kerahmatullah. Darah saya terkesiap. Saya masih tidak yakin sang sahabat telah berpulang. Saya coba memastikan lagi menelpon istri Syaharman tetapi tidak diangkat.
Saya bukan orang pertama yang tidak yakin Syaharman telah berpulang. Senior kami Uda Basril Djabar malah sempat menelpon saya dan mengatakan bahwa dari informasi yang dia baca sepertinya yang meninggal adalah orang tua Syaharman Zanhar. Setelah saya dapat satu media online yang memuat berita kepergian Syaharman, barulah Uda Bas menyatakan oke We.
Kabar kepergian Syaharman berseliweran di banyak media dan mendapatkan ucapan duka dari banyak kalangan dan dari berbagai daerah.
Kepergian suami drg Sylfianti alias Cici, dan ayah dari Aliefya, Aizizia dan Adhiqhy memang membuat sintakan di kepala banyak orang. Mereka seperti kehilangan seseorang yang baru saja berjumpa kemarin.
Kepribadian Syaharman yang ramah dan terkesan akrab memang menjadikan dirinya sebagai kawan yang sulit dilupakan.
Seperti dikatakan Ben Ibratama Tanur, wartawan senior yang kini menjadi CEO Kabar Media Grup (KMG) yang menaungi 11 media online di Indonesia mengaku kaget atas kepergian Syaharman yang disebutnya terlalu cepat.
Ternyata, selain selama ini bergaul dalam entitas sebagai wartawan, Ben dan Syaharman rupanya pernah sama ikut Jambore Nasional Asia Facifik di Cibubur sekitar 44 tahun lalu. Tahun 1981.
Mereka berdua mewakili Kontingen Pramuka Sumbar. Ben Tanur mewakili kontingen Payakumbuh dan Syaharman Zanhar dari Pariaman.
“Saya punya kenangan khusus saat Jambore Nasional di Cubibur itu. Dia teman yang sangat baik. Alfatihah untuk Syaharman. Saya sedih,” ujar Ben Tanur Pendiri Tan Malaka Institute itu ari balik gagang telponnya, Kamis.
Kini pria berperawakan sedang dan berkumis tipis dan bermata jernih ini telah pergi menemui Sang Khalik, untuk kemudian tinggal ditempat yang baru.
Saya kehilangan satu sahabat dan saudara yang selalu memberikan solusi atas permasalahan yang menimpa saya. Kadang saya berpikir Syaharman lebih banyak bicara tentang masalah saya dibandingkan masalah dirinya. Rasanya tidak adil juga.
Namun, begitulah sifat Syaharman. Dia selalu care dengan masalah saya. Padahal masalah dia jauh lebih berat dibandingkan masalah saya. Dia buat masalah yang menimpa dirinya sebagai suatu masalah yang tak perlu dipikirkan.
Caruik ciek We
Kalimat pendek seperti ini selalu terkenang oleh saya, terlebih pada saat dirinya sudah tidak ada lagi. Hanya Syaharman yang punya cara yang unik untuk membuat suasana pertemuan, meski lewat telpon, menjadi sangat akrab.
Saya berdoa untukmu kawan. Semoga engkau ditempatkan Allah SWT dengan layak disisiNya. Aamiin Aamiin ya Rabbal Alamin
Selamat jalan kawanku
Awaluddin Awe
Wartawan Senior
Harianindonesia.id
Kabarpolisi.com
Suarakejaksaan.com
Kabarmiiterid













