Wako Fadly Amran Tawarkan Lahan Rest Area jadi Kawasan Perhotelan dan Kulinery

  • Bagikan

JAKARTA – Walikota Padang Panjang Fadly Amran menawarkan kawasan rest area seluas 2,5 hektar menjadi perhotelan dan kulinery.

“Lokasinya sangat strategis, terletak sangat dekat dari jalan nasional Padang – Panjang yakni dibelakang Gedung Pusat Informasi dan Dokumentasi Kebudayaan Minangkabau (PIDKM) di Silaing Bawah,” papar Fadly Amran, saat tampil sebagai salah satu pembicara Forum Bisnis Sumbar di Hotel Balairung Jakarta, Kamis (20/10/2022).

Forum Bisnis diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sumatra Barat bekerjasama dengan KADIN Sumbar.

Menurut Adib Alfikri, S.E., M.Si, Kadis DPMPTSP, kegiatan forum bisnis bertujuan memperkenalkan potensi investasi dan bisnis yang dimiliki kabupaten kota di Sumbar.

Selain Fadly Amran, Forum Bisnis juga menampilkan Walikota Padang Hendri Septa, Wapub Sijunjung Iraddatillah, S.Pt. dan Sekretaris Daerah Tanah Datar Drs. Iqbal Ramadi Payana, M.Si.

Menurut Fadly, kawasan rest area yang dia tawarkan terletak persis di dekat objek wisata Minang Fantasi (Mifan) milik pengusaha Nelson Septiadi, mantan Ketua Kadin Bukittinggi.

Kawasan ini secara keseluruhan memiliki luas 30 hektar tetapi yanb bisa dipakai untuk kegiatan rest area hanyalah seluas 6,5 hektar, satu hektar diantaranya dialokasikan untuk pembangunan hotel dan pusat kulinery.

Berdasarkan analisa, kota Padang Panjang sebagai daerah persinggahan (dari Padang ke Bukittinggi, Batusangkar dan Solok) memang sudah seharusnya memiliki satu lagi hotel bintang 3.

Selama ini, yang mendapatkan limpahan load occupancy hotel di Bukittinggi adalah daerah Batusangkar, karena disitu sudah ada satu hotel bintang 4.

Menurut Fadly Amran, berdasarkan survey arus kunjungan orang ke kota Padang Panjang setiap tahunnya mencapai 4.453 orang atau sekitar 151 orang per hari. Diperkirakan jumlah orang singgah di kota Padang selama 10 tahun ke depan akan meningkat menjadi 54.510 orang.

SIMAK JUGA :  Persentase Penduduk Miskin di Sumbar Terus Menurun

Dilihat dari aspek pemasaran dan aspek keuangan, papar Fadly, kawasan Rest Area Padang Panjang memiliki prospek yang sangat cerah. Sebab lokasinya sangat strategis.

Selain menawarkan kawasan rest area, pada Forum Bisnis Sumbar itu, Fadly Amran juga menawarkan kelanjutan pembangunan satu lantai atas Pasar Induk Padang Panjang saat ini.

Menurut Fadly, lantai atas itu, kondisinya saat ini sudah memiliki tiang di setiap sudutnya. “Tinggal meneruskan saja lagi,” papar putra almarhum Haji Amran, pemilik bisnis pendidikan dan rumah sakit Baiturrahmah Padang.

Lantai atas Pasar Induk Padang Panjang itu, bisa dijadikan apa saja, sesuai dengan kebutuhan, termasuk menjadi pusat jajanan selera rakyat (pujasera).

Fadly masih menawarkan sejumlah peluang investasi dalam bentuk lebih small invesment antara lain : Air minum dalam kemasan, Kolam renang, pembangunan tenaga listrik micro hydro dengan memanfatkan Sungai Batang Anai, Pengolahan sampah (60 ton per hari), Pembangkit listrik tenaga surya dan pembangunan dan pengelolaa Musium kereta api, peninggalan PTKAI.

“Jika bapak ibu berkenan dengan prospek investasi di kota Padang Panjang, silahkan hubungi saya langsung,” pungkas Fadly sembari menyebutkan nomor ponsel pribadinya.(*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *