4 Tahun Pemerintahannya, Fadly Amran : Saya Sudah Sangat Nyinyir

  • Bagikan

WALIKOTA Fadly Amran didampingi Wakilnya Drs Asrul memberikan penjelasan pada Press Conprence di rumah dinasnya, Senin (10/10/2022) sore. (Foto : Awe/HI)

PADANG PANJANG – Walikota milineal Padang Panjang H. Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menyatakan bahwa dirinya sudah sangat nyinyir dalam mentranformasikan gagasan dan pemikiran untuk pembangunan Padang Panjang yang Bermartabat dan Bermarwah kepada staf.

 

“Tetapi bahwasanya kawan kawan media masih belum melihat kondisi di lapangan masih belum ‘chunin’ di tingkat staf pimpinan Pemko, saya pikir hal itu sangat manuasiawi jika dilihat dari sisi keterbatasan manusia,” ujar Walikota Padang Panjang ini menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa Pers 4 tahun kepemimpinannya dan Wawako Drs Asrul, Senin (10/10/2022) sore, di rumah dinas Walikota.

 

Fadly Amran dan Asrul mengawali pemerintahannya di Padang Panjang persis pada 10 Oktober 2018, setelah sebelumnya memenangkan Pilwako Padang Panjang. Pasangan lain yang ikut dalam Pilwako itu Hendri Arnis yang berpasangan dengan Eko Pulkani.

 

Fadly Amran juga menegaskan bahwa dirinya belum akan kemana mana menjelang Pemilihan Serentak pada 2024. Alasan Fadly, masa kerjanya masih tersisa satu tahun lagi sampai 10 Oktober 2023.

Dalam kesempatan bertemu awak media, Fadly sempat merilis pencapaian prestasinya selama empat tahun menjadi walikota Padang Panjang bersama wakilnya Asrul.

Prestasi yang diraih itu pada umumnya berasal dari kalangan kementerian, plus Badan Nasional seperti Badan Kepegawaian Nasional. Pada level ini Padang Panjang mendapat award terbaik nasional. Berdasarkan paparan Fadly terdapat ratusan penghargaan tingkat nasional yang diraihnya.

Selain itu, dari sisi pribadi, selama menjabat sebagai Walikota Padang Panjang Fadly Amran juga mendapat kepercayaan menjadi Ketua DPW Gebu Minang dan Ketua DPW Partai Nasdem Sumbar.

Tetapi aku Fadly, sekaligus menjawab pertanyaan wartawan, meskipun dirinya menjabat dua jabatan skala Sumbar tetapi bukan berarti dirinya ada di mana mana.

“Saya akan tetap fokus di Padang Panjang. Sebab saya masih walikota (sampai 10 Oktober 2023, red)” ujar Fadly tegas.

Fadly Amran dilaporkan memiliki banyak peluang pada PilSentak 2024. Dia disebut berpeluang maju jadi walikota Padang, Wagub mendampingi Mahyeldi dan bahkan Gubernur jika perolehan suara Partai Nasdem melesat tinggi pada Pileg 2024.

Tetapi Fadly menyebut bahwa dirinya tidak ada membentuk Timses untuk semua tingkatan pemilihan itu.

Namun sebuah sumber menyebutkan bahwa Fadly berhasil menempatkan dirinya menjadi calon kunci untuk semua tingkatan tadi. Misalnya untuk Wagub. Jika Mahyeldi tidak jadi meneruskan kebersamaan maju lagi bersama Audy, besar kemungkinan nama Fadly masuk menjadi salah satu calon pendamping Mahyeldi.

“Tapi hubungan pak Mahyeldi dan Audy sampai sekarang masih aman aman aja tuch. Bisa jadi maju lagi bareng pada Pilgub 2024,” tutur sebuah sumber yang sangat mengetahui hubungan gubernur dan wagub ini.

Akui Nyinyir

Fadly Amran juga mensitir kembali proses tranformasi banyak gagasan dan ide serta metode kerja sesuai keinginannya sebagai walikota berlatarbelakang pengusaha muda kepada lingkungan staf pimpinannya yakni mulai dari Wakil, Sekda, OPD dan jajaran ke bawahnya.

SIMAK JUGA :  Lagu Minangkabau Tanah Nan Den Cinto akan Iringi Pelantikan Fadly Amran

Dalam pengakuan Fadly, rasanya dirinya sudah sangat nyinyir menyampaikan berbagai hal yang terkait dengan tata kelola dan tata laksana pemerintahan sesuai dengan harapannya.

Tetapi, sebut Fadly, jika para wartawan masih melihat kondisi di lapangan masih terkesan Asal Bapak Senang (ABS) atau Tunggu Perintah Wali (TPW) dan atau tidak berani sama sekali mengambil langkah langkah taktis untuk menghadapi situasi lapangan, dia mengaku tidak bisa berkata apa apa lagi.

“Para staf di sini bisa menjadi saksi bagaimana saya sudah sangat nyinyir. Namun apabila masih belum jalan seperti diharapkan, saya pikir itu juga sudah sangat manusiawi. Sebab mereka juga manusia biasa,” papar Fadly.

Dalam sesi tanya jawab pada Konperensi Pers itu, wartawan menyebutkan ada dua pelelangan proyek yang sebenarnya jika dikawal dengan baik, akan menghasilkan pekerjaan bagus untuk penataan kota yakni pedestrian Pasar Induk Padang Panjang dan pembangunan Sport Centre.

Proyek pedestrian gagal dikerjakan secara baik karena bermasalah dengan kontraktornya. Bahkan sampai ke pengadilan. Begitu juga proyek Sport Centre, bermasalah, karena terjadi dugaan praktik main mata pihak pemilik proyek dengan para rekanan, meskipun akhirnya pemenang berhasil ditetapkan.

Wartawan menilai, Fadly Amran pada satu sisi lemah dalam mengawal pelaksanaan proyek prestisius kota, sehingga berdampak kepada kelambanan pencapaian target penyelesaian proyek. Kondisi ini juga terjadi disebabkan staf kurang mampu menjalankan amanat walikota.

Sebuah sumber menyebutkan bahwa Walikota muda ini disarankan perlu melakukan penyegaran pejabatnya dengan memilih yang lebih loyal, trampil, berani, dan memiliki pengalaman memadai dijabatannya.

“Jika tidak, maka peluang Fadly Amran untuk maju kedua kalinya akan gagal karena daya dukung pejabatnya sangat lemah dan malah memberatkan posisi Fadly Amran,” ujar sumber itu.

Fadly Amran dan Asrul akan habis masa jabatannya pada 10 Oktober 2023. Setelah itu jabatan wako kosong dan akan diisi oleh Pejabat pelaksana. Jika Fadly menginginkan dukungan dari para staf saat Pemilihan serentak pada 2024 mendatang, sebut sumber itu, sebelum masa jabatannya berakhir, dia harus mengganti semua pejabat dengan yang lebih loyalis dan memiliki rekam jejak bagus di mata para ASN dan masyarakat Padang Panjang.

Pilwako Padang Panjang pada 2024 diperkirakan menjadi ajang ‘tanding ulang’ antara Fadly Amran dan seteru dekatnya Hendri Arnis. Keduanya diperkirakan bakal main habis habisan lagi, pada saat Pilwako 2024 seperti Pilwako 2018 lalu.

Sejarah mencatat bahwa Pilkawo Padang Panjang pada 2018 lalu adalah Pilwako bermodal paling mahal, untuk ukuran kota sekecil Padang Panjang yang hanya memiliki dua kecamatan (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *