Ganjar Terjun Payung dari Helikopter di Lokasi Hajatan Rakyat Banyuwangi, Mahfud : Survey Pilpres akan Meleset!

  • Bagikan

Momen Capres Ganjar Pranowo terjun payung di lokasi Hajatan Rakyat dan Konsep Metal 3 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/2/2023). (Foto : TPN-GM)

 

BANYUWANGI, HARIANIndonesia.id –

Calon Presiden Ganjar Pranowo melakukan aksi heroik dengan terjun payung di lokasi Hajatan Rakyat Banyuwangi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Genteng, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur, Kamis (8/2/2023).

Mengenakan jaket bomber a’la Top Gun dan kaca mata hitam, Ganjar dikawal empat ‘prajurit’ berkaca mata hitam menuju helikopter.

Setelah mengenakan sabuk pengaman di tubuhnya, termasuk helm untuk persiapan melakukan aksi terjun payung, Ganjar masuk ke dalam helikopter berwarna merah.

Saat berada di dalam helikopter, Ganjar melihat layar ponselnya yang menampilkan fotonya bersama sang istri, Siti Atikoh Supriyanti dan putra tunggalnya, Alam Ganjar. Sementara itu, terhampar indah alam Banyuwangi terlihat dari atas helikopter.

Momen Ganjar bersiap terjun payung dari atas helikopter ini terjadi ketika Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyampaikan orasi politik di hadapan ribuan massa.

Menjelang helikopter tiba di lokasi kampanye, Megawati mengakhiri pidatonya, sementara massa sudah menunggu kehadiran Ganjar.

Megawati bersama Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Yenny Wahid, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani, dan lain-lain.

Sedangkan, Cawapres Mahfud MD juga sudah menunggu di lokasi Hajatan Rakyat Banyuwangi. Usai mendarat, Ganjar disambut barisan ‘prajurit’ yang kemudian mengawalnya menuju lokasi acara.

Ganjar langsung mendatangi Mahfud. Mereka bersalaman dan berpelukan. Keduanya melangkah maju ke tengah panggung.

Sorakan ribuan massa yang menunggu sontak membahana menyambut pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3 itu. Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya.”

Saat menyapa ribuan warga yang hadir, Ganjar memanggil salah seorang peserta kampanye yang berpenampilan khas dengan banteng di kepala untuk naik ke atas panggung. Pria itu bernama Mashudi, yang akrab disapa Hudi.

Ganjar meminta Hudi menuliskan harapan di bagian belakang kemeja putih yang dikenakannya. Ganjar kemudian melepas jaket bombernya, dan mempersilakan Hudi menulis dengan spidol.

Mashudi menuliskan: “Semoga Pak Ganjar Pranowo Jadi Presiden.”

Ganjar lalu berterima kasih dan memberikan jaket bombernya sebagai cinderamata kepada Hudi.

“Itu jaket yang tadi saya pakai terjun dari helikopter,” kata Ganjar.

Makin Optimis Menangi Jawa Timur

Saat menyampaikan orasi politiknya, Ganjar Pranowo menyampaikan optimis atas dukungan rakyat kepada pasangan Ganjar-Mahfud, walau ada upaya mengerdilkan lewat upaya pencitraan lewat publikasi hasil polling.

Ganjar mencontohkan kegiatan kampanye akbar Hajatan Rakyat di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2/2024) yang berjalan dengan meriah dan sukses. Puluhan ribu orang hadir di acara tersebut sebagai wujud dukungan.

Ganjar menyatakan kondisi lautan massa pendukung menunjukkan realitas sosiologis bahwa pihaknya memiliki tingkat keterpilihan yang tinggi di Jawa Timur.

“Ada kondisi konseptual berdasarkan apa yang dilakukan oleh para pollster. Dan masing-masing pollster rasanya hasilnya juga beda-beda. Saya selalu menghormati,” kata Ganjar di lokasi acara Lapangan RTH Maron, Banyuwangi.

Pernyataan Ganjar itu menjadi jawabannya atas pertanyaan wartawan soal survei yang menyebut paslon nomor urut 02 sudah mencapai suara di atas 50 persen.

Ganjar lalu menilai harus dibedakan realitas konseptual pengambilan data, serta realitas sosiologis atau fakta nyata di lapangan.

“Maka ada kondisi konseptual, hasil pengambilan data dari survei, tetapi ada realitas sosiologis. Dan hari inilah realitas sosiologis yang saya dapat. Rasa-rasanya kita seperti ini terus kondisinya, maka kami haqqul yakin apa yang menjadi sorotan mata rakyat, apa yang menjadi suara rakyat, apa yang menjadi optik dari kumpulnya rakyat, Insyaallah itu sesuatu yang riil,” kata Ganjar.

Ganjar juga meyakini, berdasarkan kerja partai politik pendukung dan organ sukarelawan, akan membuat dirinya dan Mahfud MD bisa menang di Jawa Timur.

Ganjar juga mengisyaratkan bahwa kondisi belum aman bagi pihak yang mengklaim, karena upaya ‘mengejar ketertinggalan’ terus dilakukan terhadap paslon nomor 3.

“Kalau dari yang kami lakukan, kita menang di sini gitu ya. Kalau kemudian harus berkejar-kejaran, memang ada kekuatan yang mengejar kami gitu ya. Dan kondisi itu bukan tidak bisa dirasakan, kami merasakan itu di mana-mana,” jelas Ganjar.

Kekuatan yang dimaksud, lanjut Ganjar, salah satunya yang terjadi pada Rektor Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang, Ferdinandus Hindarto. Ferdinandus mengaku didatangi oleh oknum polisi untuk membuat testimoni positif keberhasilan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi).

“Maka kalau ada Pak Rektor Unika diminta membuat video dia enggak mau, tetapi rektor yang lain kemudian mau, itulah kondisi yang kita sudah tahulah,” kata dia.

“Maka kenapa kampus kemudian bersuara dengan kebebasan mimbar akademiknya. Itulah edukasi yang ada yang membikin kita makin yakin mana yang benar, mana yang salah, dan bagaimana demokrasi harus berjalan. Kalau saya Insyaallah optimistis terus,” tambah Ganjar.

Ganjar juga angkat suara terkait alat peraga kampanye (APK) pihaknya yang banyak diturunkan di berbagai tempat, termasuk di Banyuwangi ini. Dia mengajak pendukungnya untuk melaporkan hal tersebut apabila melihat langsung upaya penurunan APK paslon nomor urut 3.

SIMAK JUGA :  Pemprov Kepri Gesa Pembangunan Jembatan Batam-Bintan, Lahan Bebas Sudah 75 Persen

“Laporkan saja apalagi kalau media tahu yang mencopot, laporkan dan Bawaslu boleh bertindak,” kata Ganjar.

Survei Pilpres akan Meleset

Sementara Calon Wakil Presiden nomor urut 3, Mahfud MD menilai hasil survei selama ini akan meleset. Hal itu ia sebut usai menghadiri kampanye akbar bertajuk Hajatan Rakyat di Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (8/2).

Mahfud menyebut, dirinya optimis hasil survei akan meleset karena tiap kampanye yang dia hadiri selalu dipenuhi massa hingga tumpah ruah.

“Oleh sebab itu saya meyakini bahwa survei-survei yang diumumkan sampai saat ini akan meleset, kita buktikan nanti tanggal 14,” ujar Mahfud.

Mahfud menyebut, massa dalam kampanye Ganjar-Mahfud di Banyuwangi ini hadir secara sukarela dengan hati nurani. Bukan hanya di Banyuwangi, setiap kampanyenya di Jawa Timur juga disebut Mahfud selalu ramai dipadati massa.

“Luar biasa, saya keliling Jawa Timur hampir semua tempat selalu ramai, tapi yang terbesar di sini (Banyuwangi) karena memang ini dirancang besar untuk Jawa Timur. Saya ke setiap kabupaten ramai. Tadi ke Surabaya, kemarin ke Lumajang, selalu penuh kalau ada acara Ganjar-Mahfud,” sebutnya.

Dalam wawancaranya, Mahfud juga menyerukan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bisa mengungkapkan segala dugaan pelanggaran yang bisa menjatuhkan pasangan Ganjar-Mahfud.

Salah satunya dugaan surat suara di Tempat Pemungutan Surat Suara Luar Negeri (TPSLN) di Malaysia yang sudah tercoblos nomor 03.

Mantan Menko Polhukam ini menyebut bahwa hal tersebut bisa saja dilakukan oleh pihak yang sengaja ingin menjatuhkan nama Ganjar-Mahfud. Sebab itu, dia mendorong agar Bawaslu bisa segera melakukan penyelidikan.

“Seperti yang terjadi di Malaysia itu kan seakan-akan kami dikorbankan, padahal mungkin saja itu operasi dari pihak lain nyuruh tiga orang nyoblos lalu diumumkan ini pencoblosan yang melanggar aturan,” kata Mahfud.

“Oleh sebab itu saya meminta KPU segera menyelidiki dan mengumumkan yang sebenarnya terjadi di Malaysia,” imbuhnya.

Etika dan Budi Pekerti Penting

Ganjar Pranowo menambahkan pentingnya pendidikan dan berkebudayaan untuk membangun kekuatan etika serta budi pekerti. Sehingga penghormatan terhadap orang tua dan guru-guru terjaga.

Ganjar mengungkapkan rakyat kerap dibuat sakit hati karena pemimpin tak bisa menjaga amanah dan berkhianat.

“Sering kali rakyat sakit hati karena kepercayaan yang diberikan tidak amanah, ketika berbicara sering kali bohong, betul. Ketika dikasih kepercayaan sering kali berkhianat,” kata Ganjar.

“Apa ketahanan budayanya itu? Tindak-tanduk perilakunya baik. Apa itu? Etika yang baik, apa itu, penghormatan kepada orang tua dan guru-guru kita, apa itu? Budi pekerti,” kata Ganjar.

Menurut Ganjar, tak sulit bagi dirinya bersama Mahfud untuk mendukung perkembangan seni dan budaya.

“Buat Ganjar-Mahfud tidak sulit, pemerintah atur, pemerintah fasilitas seniman dan budayawan yang langsung melaksanakannya, satset, itu yang bisa kita kerjakan,” ujarnya.

Oleh karena itu, capres berambut putih ini memastikan dirinya bersama Mahfud akan menyelesaikan semua persoalan itu.

Dalam orasinya, Ganjar didampingi Mahfud menceritakan pengalamannya berkeliling Indonesia menemui rakyat untuk menyerap aspirasi. Antara lain soal perkembangan dunia UMKM lokal yang persaingannya makin tinggi.

“Ketika kami bertemu dengan para pelaku UMKM, jeritan mereka mirip dengan seperti yang tadi disampaikan. UMKM butuh peningkatan kapasitas, mereka butuh dilatih, mereka butuh akses permodalan dan mereka butuh pendampingan,” kata Ganjar.

Terkait hal itu, Ganjar-Mahfud berkomitmen untuk mengembangkan UMKM dan memberikan jaminan pelatihan, pendampingan, dan kemudahan akses permodalan untuk pelaku UMKM di Indonesia.

Ganjar menceritakan keberhasilannya mengembangkan UMKM saat menjabat Gubernur Jawa Tengah dua periode. UMKM Jawa Tengah kini sukses mengekspor produknya hingga ke luar negeri dan terbukti mengangkat kesejahteraan warga dan akan membawa keberhasilan itu se-Indonesia.

“Ketika amanah sebagai gubernur diberikan kepada saya di Jawa Tengah, UMKM sudah ekspor ke Osaka, sudah ekspor ke Belgia, sudah jualan di Perancis karena kita mendampingi mereka, memberikan pendampingan dan akses permodalan,” jelas Ganjar.

Tak hanya soal UMKM, Ganjar juga berjanji bakal memberikan perhatian lebih untuk nelayan. Salah satunya dengan menambah kuota BBM bersubsidi dan memberi bantuan alat tangkap agar ekonomi nelayan tidak terus terbebani.

“Rasanya kuota BBM untuk nelayan, apalagi nelayan kecil mesti diperhatikan, alat tangkapnya diperhatikan. Tolong perizinannya dipermudah, penjualannya bisa gampang, harganya bisa terjangkau dan itulah pekerjaan sat set yang bisa kita lakukan,” ucap Ganjar.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga menjanjikan membuka 17 juta lapangan kerja dan juga menghadirkan harga pangan murah untuk seluruh rakyat Indonesia.

Kemudian, pendidikan gratis melalui program satu keluarga miskin satu sarjana juga didorong Ganjar-Mahfud agar bisa menjadi upaya mengentaskan kemiskinan.

Ucapan Ganjar itu pun langsung disambut riuh tepuk tangan dan teriakan dukungan dari seluruh rakyat yang hadir.

Hajatan Rakyat Banyuwangi dimeriahkan dengan Konser 3 Metal Menang Total yang diisi oleh Slank, NDX AKA, Tipe-X hingga Nella Kharisma.

Turut hadir tokoh partai pengusung Ganjar-Mahfud seperti Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua DPP PDIP Puan Maharani, Ketua Umum Perindo Harry Tanoesoedibjo, Pengurus PPP, Pengurus Hanura dan jajaran Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud. (*)

Editor : AWALUDDIN AWE

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *