Anggota DPRD, Jarliansyah Ajak Seluruh Lapisan Masyarakat Barsel Jaga Kesehatan di Masa Pancaroba

  • Bagikan

BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Jarliansyah mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah setempat untuk menjaga kesehatan dimasa peralihan antara musim kemarau ke musim hujan dan sebaliknya atau biasa disebut pancaroba.

“Karena, selama periode Pancaroba cuaca dapat berubah dengan cepat, untuk itu kita harus tetap waspada,” ucapnya, Sabtu (23/3/2024).

Lanjut, masa pancaroba merupakan kondisi transisi atau pergantian dari musim satu ke musim lainnya yang terjadi diantara musim hujan dan musim kemarau, dan ditandai dengan kondisi cuaca yang tidak menentu, seperti angin yang bertiup sangat kencang serta diikuti curah hujan yang relatif tinggi.

“Menurut laporan BMKG, masa pancaroba ini diprakirakan berlangsung pada bulan Maret hingga April 2024,” terangnya

Ia menuturkan, pada masa pancaroba, kebanyakan respon tubuh manusia akan mengalami perubahan, yakni menurunnya imun tubuh yang berpotensi terjadinya infeksi pada tubuh atau cepat terserang penyakit, mulai dari diare, Demam Berdarah (DBD), influenza, batuk hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penyakit lainnya, karena respon tubuh dalam menghadapi perubahan cuaca yang terjadi secara tidak menentu.

“Untuk mengantisipasi agar tubuh kita tetap dalam kondisi sehat dan bugar, yakni dengan istirahat yang cukup, makan makanan yang bergizi, rutin berolahraga, dan jangan lupa mengkonsumsi vitamin C yang cukup, supaya tubuh kita mendapatkan asupan nutrisi yang seimbang,” tuturnya.

Ia mengatakan, selama periode pancaroba, seluruh masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari jika ada potensi bencana dan antisipasi dini terhadap perubahan cuaca yang terjadi tak menentu, seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang disertai kilat atau petir dan angin kencang.

“Upaya pencegahan yang harus kita lakukan, yakni dengan menerapkan perilaku hidup sehat dan selalu menjaga lngkungan tetap bersih untuk mencegah penyakit maupun virus atau bakteri tidak dapat berkembang biak, mari kita berdoa bersama-sama agar daerah yang bersemboyan Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus yang kita cintai ini tetap dalam kondisi baik, aman, tentram dan damai,” kata Jarliansyah. (VG)

SIMAK JUGA :  BPBD Damkar Bartim Dukung Pos Penyekatan Perbatasan Kaltengsel di Pasar Panas
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *