Forum Ketua DPW PKDP Batalkan Agenda dengan Indah Cargo, Arisal : Saya Ingin PKDP Mandiri

  • Bagikan

SUTAN RAMANDUNG – Ketua DPW PKDP Lampung

LAMPUNG – Forum Ketua DPW PKDP se Indonesia di Pariaman mengambil inisiatif membatalkan satu dari tiga agenda pertemuan di Pariaman yakni pertemuan membahas kerjasama dengan PT Indah Cargo milik seorang pengusaha asal Pariaman H Arisal Azis.

“Terpaksa kami batalkan pertemuan dengan PT Indah Cargo, sebab ada yang mengkaitkan dengan suksesi kepemimpinan di DPP PKDP Indonesia. Padahal ini pembicaraan bisnis,” ujar inisiator pertemuan DPW PKDP se Indonesia di Pariaman, Sutan Ramandung kepada wartawan di Lampung, Selasa (18/1/2022).

Menurut Ketua DPW PKDP Lampung, Sutan Ramandung, awalnya kawan kawan Ketua DPW PKDP se Indonesia akan membicarakan kerjasama bisnis dengan perusahaan angkutan Cargo milik Arisal Aziz.

Dalam rencana kerjasama itu, PT Indah Cargo akan memanfaatkan SDM PKDP di tingkat kabupaten dan kota serta propinsi mengelola jaringan usaha yang dimiliknya.

Sebagai pemilik bisnis, PT Indah Cargo akan menyewa perkantoran dimana satu lantai diatasnya akan dijadikan kantor DPD atau DPW PKDP. Sementara SDM yang dipakai akan diberikan gaji.

Nantinya, dari sebagian keuntungan yang dikenakan zakat menurut ketentuan Islam akan disalurkan kembali oleh PT Indah Cargo kepada PKDP untuk membantu membiayai program sosial PKDP.

Tetapi entah dari mana asal usulnya, tiba tiba saja ada yang menyampaikan dan menyebutkan bahwa kerjasama antara DPW PKDP Indonesia dengan PT Indah Cargo, adalah bertujuan untuk memuluskan jalan Owner PT Indah Cargo, Arisal Azis menjadi Ketua umum DPP PKDP Indonesia.

“Atas pertimbangan itu dan menjaga nama baik bapak Arisal Azis sebagai pengusaha besar dan penyantun di PKDP maka kami putuskan membatalkan pertemuan antara DPW PKDP dan PT Indah Cargo,” ujar Sutan Ramandung murung.

Dia menyesali penilaian dan tanggapan yang menyebutkan bahwa pertemuan di Pariaman sebagai rekayasa pemilihan Ketua umum baru dan menggulingkan Ketum yang saat ini.

Pertemuan di Pariaman, sebut Ramandung murni pertemuan kekeluargaan antara Ketua DPW PKDP se Indonesia dengan tujuan membahas permasalahan PKDP secara informal.

Kebijakan Forum Ketua DPW mengundang Bupati Padang Pariaman dan Walikota Pariaman pada pertemuan di Pantai Piaman, tambah Ramandung, juga bersifat informal alias tidak resmi.

SIMAK JUGA :  Ketua DPW PKDP se Indonesia Bertemu di Pariaman, Bahas Alih Kepemimpinan?

“Menurut hemat saya, sepanjang pengetahuan saya menjadi pengurus PKDP belum pernah ada larangan bagi Ketua DPW PKDP bertemu, termasuk dengan bupati dan walikota. Silahkan lihat di dalam AD/ART PKDP Indonesia,” tandas pengusaha Lampung asal Sungai Geringging, Padang Pariaman ini.

Namun, demi menghindari gelombang pertanyaan dan pernyataan tentang pertemuan di Pariaman, akhirnya Forum DPW PKDP se Indonesia membatalkan salah satu agendanya yakni pembahasan kerjasama DPW PKDP dengan PT Indah Cargo.

Chief Eksekutif Officer (CEO) PT Indah Cargo H Arisal Azis, sebelumnya kepada Harianindonesia.id sempat menjelaskan niatnya menjalin kerjasama dengan DPW dan DPD PKDP se Indonesia dalam pengelolaan bisnis angkutan Cargo milik perusahaannya tersebut.

Menurut Arisal, tujuannya menggandeng PKDP adalah semata untuk membantu PKDP mengatasi kendala penyiapan kantor dan biaya kegiatan organisasi.

“Saya memang sudah punya ikhtiar akan menyalurkan zakat perusahaan saya untuk PKDP supaya mandiri dalam menjalankan organisasi dan kegiatan sosialnya,” kata Haji Arisal Azis melalui telepon selulernya, Senin (17/1/2022).

Arisal juga membantah bahwa konsep kerjasama yang ditawarkannya sebagai bargaining dalam pemilihan Ketua umum PKDP Indonesia yang dalam tahun 2022 ini akan berakhir.

“Saya tidak ingin ada yang mengkaitkan kerjasama ini dengan isu pencalonan saya jadi Ketua umum PKDP Indonesia. Sebab saya juga tidak tertarik untuk menjadi ketua dengan cara cara tidak profesional,” tangkis pengusaha asal Kampung Dalam Padang Pariaman ini.

Menurut Arisal, jika pun nantinya dirinya tertarik mencalonkan menjadi Ketua umum PKDP Indonesia dipastikan dia akan menempuh cara cara demokrasi, bukan minta dipilih secara aklamasi seperti banyak terjadi pada pemilihan ketua umum organisasi.

“Apa yang saya lakukan kepada PKDP sebenarnya adalah karena rasa kecintaan saya yang tinggi. Saya tidak ingin PKDP tidak mandiri dalam menjalankan organisasi. Sebab disitu ada marwah orang Pariaman, kampung saya sendiri,” ujar Arisal mantap. (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *