SATUPENA akan Diskusikan Buku di Era Digital dengan Pembicara Bagus M. Adam dan Jonminofri

  • Bagikan
(Kiriman SATUPENA)

HARIANINDONESIA.ID – Perkumpulan Penulis Indonesia, SATUPENA, akan mendiskusikan perbukuan di era digital dengan Bagus M Adam sebagai pembicaranya.

Obrolan Hati Pena #132 tentang buku di era digital itu akan berlangsung di Jakarta, Kamis, 9 Mei 2024, pukul 19.00-21.00 WIB.

Diskusi ini menghadirkan Bagus M. Adam, orang yang bertanggung jawab dalam produksi dan penjualan e-book di penerbit Gramedia.

Adam akan didampingi oleh pengurus SATUPENA, Jonminofri untuk menjawab pertanyaan tentang e-book di kios SATUPENA.

Panitia diskusi menyatakan, era  teknologi yang memudahkan manusia membuat banyak hal, termasuk artificial intelligence (kecerdasan buatan) dan e-book.

E-book itu sebuah keniscayaan. Ruang rumah di masa depan semakin kecil bagi kebanyakan orang, sementara buku semakin banyak terbit. Solusi satu-satunya adalah buku harus diproduksi dalam bentuk digital.

Ratusan bahkan ribuan buku bisa dibawa dalam satu handphone. Bahkan HP  bisa menjangkau buku lain di internet. Ini adalah bagian yang menyenangkan.

Musuh besar kita dalam hal e-book, adalah kebiasaan membaca buku di atas kertas, membuat catatan di pinggir buku, dan melipat ujung buku sebagai penanda. Ini tidak bisa dilakukan di e-book, setidaknya hingga hari ini.

SATUPENA belum lama ini mengadakan sosialisasi kiosnya di Gramedia Digital pertama. Pesertanya mencapai 20-25 orang.

Ada beberapa kendala para penulis untuk mengirimkan karya mereka ke kios Satupena. Mereka tidak punya ISBN, dan menginginkan ISBN.

Mereka tidak bisa melayout buku. Lalu ingin mengirim buku dalam bentuk naskah, seperti mengirimkan buku ke penerbit lain, dan lain-lain.

Acara diskusi ini bisa diikuti di link zoom: https:// s.id/hatipena132. Juga bisa melalui livestreaming: Youtube Channel, Hati Pena TV. Selain itu, lewat Facebook Channel: Perkumpulan Penulis Indonesia – Satupena. Disediakan sertifikat bagi yang membutuhkan. (K) ***

SIMAK JUGA :  Banjir Bandang di Kabupaten Bandung, Bupati Evaluasi KBU
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *