Us Bapa Marah Temukan Beras Berkutu di Kantor Desa Namangkewa

  • Bagikan

Anggota DPRD Sikka,Us Bapa

MAUMERE-NTT, harianindonesia.id – Beras Sejahtera atau yang kita kenal dengan beras raskin yang distribusikan oleh Sub Divisi Bulog Maumere ke Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka ditemukan dengan kondisi jelek dan ada kutunya.

Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Gorgonius Bapa mengaku jengkel dengan ditemukan beras kondisinya sangat jelek dan tidak layak dikonsumsi oleh masyarakatnya.

” Saya larang masyarakat jangan ambil beras. Beras itu penuh ulat ko dikasih kepada masyarakat agar dikonsumsi. Seharusnya beras diberikan kepada masyarakat yang bagus” Tegasnya , Sabtu (11/11/17) di Kantor Desa Namangkewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka.

Us Bapa sapaan sehari-hari ini menceritakan, awalnya sedang berada di rumah. Kebetulan rumahnya dekat di Kantor Desa Namangkewa. Tiba-tiba ada salah satu masyarakat datang kerumahnya dan melaporkan masalah ini.

Lanjutnya, ketika mendapatkan informasi, dirinya langsung menuju ke Kantor Desa Namangkewa. Tiba di Kantor Desa Namangkewa , dirinya langsung membuka beberapa karung beras. Hasilnya ditemukan beras berwarna hitam dan penuh dengan kutu.

” Pemerintah kasih gratis pun, beras harus bagus, apalagi masyarakat membeli dengan uang tetapi beras seperti ini. Saya sangat kecewa sekali. ” Ujarnya

Ia mengatakan, dirinya telah melarang masyarakat untuk mengambil beras dan meminta untuk Bulog Maumere segera menggantikan itu dengan beras yang bermutu .

Sementara itu, Kepala Sub Divisi Bulog Maumere, Putu Suantara mengatakan, sebenarnya jatah beras Desa Namangkewa sesuai dengan Surat Perintah Alokasi (SPA) di ambil pada bulan Juni. Pada bulan November baru distribusikan karena jarak simpan di gudang hingga membuat beras menjadi turun mutu.

” Berasnya seharusnya Desa Namangkewa sudah ambil, karena tidak diambil oleh pihak desa, beras tersebut kita simpan digudang. Baru pada bulan November ini , pihak desa mengambilnya sehingga ada perubahan kualitas beras itu” Terangnya

SIMAK JUGA :  Bea Cukai Maumere Tahan 1.167 Karung Rombengan, Manto: Rombengan Itu Legal

Kepala Sub Divisi Bulog Maumere menyampaikan, persoalan ini telah kita atasi , dimana beras yang distribuskan ke Desa Namangkewa telah ditarik kembali oleh petugas Bulog Maumere untuk diganti dengan beras yang bagus.

” Tadi saya sudah turun ke lokasi, kami akan mengganti dengan beras yang bagus , kita akan proses perbaikan sehingga tidak lagi terjadi masalah seperti ini” Tandas Putu yang baru bertugas satu minggu di Maumere. (Angga)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *