Dilantik 17 September, Donny : Fadly Amran Harus Angkat Marwah Gebu Minang

  • Bagikan

FADLY AMRAN DATUAK PADUKO MALANO

PADANG – Sukses mendapat kepercayaan menjadi Ketua Umum DPW Gebu Minang Sumbar, Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano bersama pengurus bentukannya akan dilantik pada 17 September mendatang.

“Pelantikan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP Gebu Minang Oesman Sapta Odang di Padang,” kata Pelaksana Tugas DPW Gebu Minang pasca meninggalnya H. Boy Lestari, Chairul Umaiya kepada wartawan, Sabtu (11/9).

Chairul Umaiya juga menjelaskan bahwa dengan terpilihnya Walikota Padang Panjang sebagai Ketua baru, maka secara otomatis posisinya sebagai Plt sudah berakhir.

Selanjutnya Fadly Amran akan memimpin DPW Gebu Minang Sumbar untuk masa kerja tahun 2021 -2926.

Chairul berharap Ketum terpilih, Fadly Amran dapat secepatnya menyusun kepengurusan Gebu Minang Sumbar sehingga dapat dilantik 17 September mendatang.

MARWAH GEBU MINANG

Terpilihnya anak dari H. Amran almarhum ini sebagai Ketua Umum Gebu Minang Sumbar, ditanggapi serius dan kritis oleh Aktifis Sosial dan Politik Sumbar Donny Magek Piliang.

Menurut dia, terpilihnya Fadly Amran sebagai penggerak utama Gebu Minang Sumbar sudah sangat tepat. Sebab visi dan kapasitas Fadly Amran sangan cocok dengan tujuan dibentuknya Gebu Minang.

Gebu Minang adalah gerakan moral dan ekonomi dalam membangun Sumatera Barat. Meski kini sedikit menyesuaikan dirinya menjadi organisasi kemasyarakatan, akan tetapi prinsip dasarnya Gebu Minang sebagai gerakan moral tidak hilang.

“Dan Fadly Amran harus mampu membangkitkan kembali marwah Gebu Minang tersebut, sehingga terasa keberadaannya sebagai engine pembangunan moral dan ekonomi Sumbar,” kata Donny Magek Piliang dari balik gagang telepon selulernya di Yogyakarta, Ahad (12/9/2021).

Menurut Donny, momentum terpilihnya Fadly Amran juga sebagai waktu paling tepat untuk merekontruksi kembali posisi perjuangan orang Minang di pentas nasional.

SIMAK JUGA :  Tanggapan Partai Hari Tanoe soal Wacana Presiden Tiga Periode

Semua orang tahu bahwa peranan orang Minang dalam pembentukan NKRI adalah sangat dominan. Tetapi sebaliknya kini partisipasi dan penghargaan terhadap orang Minang kini semakin rendah.

Oleh sebab itu, kata salah satu Aktifitis 98 yang berhasil menumbangkan Pemerintahan Soeharto, Fadly Amran harus mampu menciptakan Gebu Minang Sumbar sebagai formula baru memperbaiki posisi urang awak itu.

“Apa bentuk program yang akan dilakukan, saya pulangkan kepada adinda Fadly Amran. Tetapi prinsipnya Gebu Minang Sumbar harus mampu mengaktulisasikan kembali posisi urang awak secara nasional,” papar putera Agam ini lagi.

Selain itu, Magek – demikian panggilan akrab aktifis ini, mengingatkan bahwa Fadly Amran harus mampu membedakan kedudukannya sebagai Walikota dan Ketua Umum DPW Gebu Minang, terutama terkait hubungan horizontal dengan Gubernur Sumbar.

Dalam kedudukan sebagai Ketua Gebu Minang, tegas Donny, Fadly Amran harus duduk sama rendah dan tegak sama tinggi dengan Gubernur Sumbar, dalam pengertian posisi kepemimpinan.

“Saya berharap Fadly Amran jangan terlalu melihat posisinya sebagai Walikota saat bertemu gubernur dalam kapasitasnya sebagai Ketum Gebu Minang, begitu juga sebaliknya. Prinsipnya ini perlu diingatkan supaya Gebu Minang Sumbar bisa mulus menjalankan misinya,” kata Donny. (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *