Batam Siap Pacu Pertumbuhan Lebih Kencang Pasca Pandemi 2022

  • Bagikan

Amsakar disambut pesilat Pariaman saat menghadiri pelantikan Pengurus DPW PKDP Kepri, Batam dan Karimun di Hotel Golden View Batam, Minggu (19/12). (Foto : dokumen).

BATAM – Wakil Walikota Amsakar Ahmad menyebut bahwa kota Batam sudah mengejar pertumbuhan ekonomi dari sejumlah sektor dominan pasca pandemi Covid -19 pada tahun 2022 depan.

“Kami sudah siap menggerakkan kembali perekonomian Batam pasca pandemi Covid -19. Saya berharap semua stake holder, termasuk warga Batam asal Piaman juga memberikan kontrisi pada recovery ekonomi Batam ini,” papar Amsakar Ahmad saat menyampaikan sambutan pada Pelantikan Pengurus DPW PKDP Kepri, DPD PKDP Batam dan Karimun, di Hotel Golden View, Bengkong Laut, Batam, Ahad (19/12).

Pelantikan juga dihadiri Walikota Pariaman yang diwakili Kepala BPKPD Pariaman Haji Buyung Lapau, Ssos,MSi dan Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang MM, serta Ketua Umum DPP PKDP Indonesia, Haji Ir Refrizal.

Amsakar menegaskan bahwa pergerakan ekonomi kota Batam pada tahun 2022 diperkirakan akan mengalami lompatan lebih besar dibandingkan pra Covid -19.

Alasannya, sektor perdagangan, industri dan UMKM yang sempat lumpuh setelah masa Pandemi Covid -19 berakhir akan berlari dua kali lipat dari kapasitas sebelumnya.

“Dan kami sendiri dari Pemko Batam juga akan memburukan pengerjaaan proyek besar yang sempat terhenti disebabkan masuknya Covid -19 yang dipastikan juga memberikan kontribusi terhadap perekonomian kota Batam,” ujar Amsakar.

Sebagai ilustrasi Amsakar menyebut ada empat proyek besar yang saat ini sedang akan dijalankan di kota Batam dalam beberapa tahun ke depan, yakni :

Pertama, pembenahan dan perluasan Pelabuhan Batu Ampar menjadi hub bagi kapal kapal pengangkut barang ekspor dan impor dari dan ke Batam. Saat ini, Pemko Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah mulai memperluas fasilitan layanan penumpukan kontainer

SIMAK JUGA :  Dituntut Tiru Komentator Liga Inggris, Valentino Simanjuntak : Itu Terlalu Mudah

Kedua, pembangunan dua terminal internasional di Bandara Hang Nadim Batam yang nantinya akan mampu melayani penumpang tiga penerbangan internasional ke dan dari Batam.

Ketiga, pembangunan Nongsa Digital Park yang akan melayani peningkatan kapasitas layanan digitalisasi di kota Batam.

Terakhir, pengembangan Rumah Sakit BP Batam sebagai kawasan ekonomi khusus dalam bidang pelayanan kesehatan.

“Untuk program terakhir, kami akan menjalani kerjasama dengan investor dari Dubai,” ujar Amsakar.

Sudah Nol Covid-19

Masih dalam kesempatan yang sama, Amsakar mengatakan kondisi Covid -19 di kota Batam sudah akan berakhir. Sebab sampai saat ini, hanya tinggal satu lagi pasien Covid -19.

Dia memperkirakan sampai akhir tahun 2021 pasien Covid -19 di kota Batam akan habis.

Sebaliknya, persentase jumlah masyarakat kota Batam yang sudah melakukan vaksinasi sampai 99,98 persen.

Dengan kondisi itu, sebut Amsakar, masyatakat di Batam sudah mencapai tingkat herd immunity atau kekebalan kelompok.

“Atas dasar itu, maka saya katakan, kota Batam adalah paling siap untuk melakukan recovery ekonomi. Jadi saya mintak semua stale holder di Batam bersiap siap menggerakan mesin bisnisnya,” pungkas Amsakar. (*)

Awaliddin awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *