Presiden Undang Gubernur Kaltara Saksikan Peresmian Pesawat N219

  • Bagikan

JAKARTA, harianindonesia.id ~ Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi pemerintah provinsi Kalimantan Utara. Pasalnya, provinsi ke 34 di Indonesia ini oleh Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Kalimantan Utara DR. H. Irianto Lambrie, satu-satunya kepala daerah yang diundang sebagai sakai sekaligus menghadiri acara yang sangat bersejarah itu, peresmian pesawat baru buatan Anak Bangsa. Pesawat N219 yang diproduksi PT. Dirgantara Indonesia, bekerja sama dengan Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN), diresmikan langsung Presiden Joko Widodo di Base Ops Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (10/11/2017) pagi tadi.

“Saya juga bersyukur, menjadi satu-satunya kepala daerah yang diundang menghadiri acara yang bersejarah ini”, tulis Irianto yang juga didampingi staf khusus Gubernur Kaltara Syamsul Banri, melalui akun facebooknya.

Pesawat yang dinamai ‘Nurtanio’ oleh Presiden itu, menurut Irianto Lambrie, sangat layak untuk menerbangi wilayah perbatasan Kaltara yang memiliki topografi cukup banyak perbukitan dan lainnya. Apalagi, jelas Gubernur, Kaltara memang ada rencana akan membeli 2 unit pesawat seperti N219, untuk melayani seluruh rute penerbangan ke wilayah perbatasan Kaltara.

“Armada pertama pesawat yang ditaksir seharga Rp 80 miliar per unit, diprediksi sudah dapat teranggarkan mulai 2018 dan 2019. Pembayarannya dibagi dalam dua tahap, Rp 40 miliar pada 2018 dan sisanya di 2019”, ujarnya.

Menurut orang nomor satu di Kaltara ini, diestimasikan, jika Pemprov Kaltara bersama DPRD Kaltara bersepakat menganggarkan dana pembelian pesawat yang memiliki kemampuan mengangkut muatan hingga 2 ton lebih tersebut pada 2018. Maka di 2019 sudah dapat difungsikan untuk melayani 3 fungsi utama pembelian pesawat itu. Yakni, transportasi barang ke perbatasan, pengangkutan orang dan ambulans udara.

“Rencana pengadaan pesawat ini memang inisiatif saya. Namun, untuk perealisasiannya sepenuhnya harus melalui persetujuan berbagai pihak terkait. Utamanya, DPRD Kaltara.
Jadi perlu saya tekankan, ini bukan atas dasar keinginan pribadi atau inisiatif Pemprov Kaltara”, pungkas Irianto Lambrie.

SIMAK JUGA :  Diskusi Gubernur Kaltara Dengan Dirut PLN, Pecahkan Masalah Byarpet di Kaltara

Lebiah jauh ia mengungkapkan, inisiasi itu dengan pertimbangan, sejumlah manfaat yang akan diperoleh masyarakat Kaltara serta meningkatkan harkat-martabat bangsa di mata negara tetangga, yang bisa difahami berbagai pihak terkait. Acara tersebut, juga dihadiri sejumlah Menteri, seperti Menteri BUMN, Rini Sumarno, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, Panglima TNI. Jenderal Gatot Nurmantyo, serta Direktut Utama PT DI, Elfien Guntoro. Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Muhammad Yusuf Ateh, serta Fajar Harry Sampurno, Deputi Bidang usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media. (Agus Tomadio).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *