Beranda INDONESIA Polisi Olah TKP Lokasi Penemuan Mayat Pria Paruh Baya

Polisi Olah TKP Lokasi Penemuan Mayat Pria Paruh Baya

TOMOHON, harianindonesia.id – Dua hari tidak terlihat, Yance Willem Ngantung warga Kinilow Satu Tomohon Sulut Rabu (15/5/2019) ditemukan sudah tak bernyawa padahal diketahui pada 14 Mei 2019 masih menyantap masakan mie instant sambil bersenandung dalam kamarnya.

Kapolsek Tomohon Utara Iptu Yulianus Samberi S.Ik usai melakukan olah tempat kejadian perkara bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Tomohon mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan semua informasi dari para saksi baik tetangga maupun kerabat yang tinggal serumah dengan korban.

“Jenazah korban beridentitas Yance Willem Ngantung, umur 47 tahun dan merupakan warga Kelurahan Kinilow Satu Kecamatan Tomohon”. Jelas Yulianus.

Kapolsek menambahkan sesuai penjelasan Hana Manopo keponakan almarhum (Yance – red), berawal kecurigaan keluarga yang menyebutkan selama dua hari belakangan korban tidak pernah keluar dari kamarnya.

Diliputi kekuatiran, Hana bermaksud mengetuk pintu yang saat itu tengah terkunci sembari memanggil korban kendati tak ada jawaban.

Masih terkait keterangan Hana kepada polisi, karena kepanikan disertai bau tak sedap (busuk) iapun segera memberitahukan hal ini ke tetangga demi memastikan kondisi pamannya melalui ventilasi kamar.

Namun betapa terkejut ketika terlihat tubuh korban pada posisi tertelungkup tidak bergerak.

Sementara itu berdasarkan penuturan kerabatnya yang lain, bahwa almarhum sudah sejak lama berpisah dengan istrinya serta mempunyai seorang putri yang berdomisili di luar daerah dan dalam kesehariannya ikut tinggal bersama Pdt Ferry Piet Ngantung kakak kandungnya.

Diberitakan pula, jasadnya sempat dibawah ke RS Bethesda untuk divisum lantaran sewaktu ditemukan korban mengeluarkan darah dari mulut.

Akan tetapi menurut Kapolres AKBP Raswin B Sirait S.Ik, SH, M.Si melalui Kapolsek Tomohon Utara, hal tersebut diurungkan menanggapi surat penolakan keluarga mengetahui pemerintah setempat agar tidak perlu adanya otopsi. (Handry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here