Pandemi Covid-19, Jumlah Orang Bercerai di Padang Panjang Meningkat

  • Bagikan

Walikota Padang Panjang H Fadly Amran BBA Dt Paduko Malano sebelum turun ke mesjid Nurul Iman Ikua Lubuk, berbuka puasa bersama di kediaman resminya,Jumat (16/4/2021). Wako Fadly duduk mengapit Wakil walikota Asrul dengan Ketua DPRD Mardiansyah, saat mendengarkan ceramah Ustadz Cecep Maulana. (Foto : Awe/HI)

PADANG PANJANG – Walikota muda Padang Panjang H Fadly Amran BBA Dt Paduko Malano memberi perhatian serius terhadap meningkatnya angka perceraian warganya pada masa Pandemi Covid -19.

“Saya baru saja mendapat informasi dari Ibuk Nurhema,MAg, Ketua Pengadilan Negeri Agama Padang Panjang, bahwa jumlah orang bercerai pada masa pandemi ini meningkat,” kata Fadly saat berbicara di depan Jamaah Mesjid Nurul Islam Ekor Lubuk, kecamatan Padang Panjang Timur, Padang Panjang, Jumat (16/4/2021) malam.

Walikota yang terlihat santai saat berbicara di depan para Jemaah, menyampaikan keprihatinannya dengan tingginya akan perceraian warga Padang Panjang tersebut.

em>Walikota Padang Panjang H Fadly Amran BBA Dt Paduko Malano saat menyampaikan sambutan sebagai Ketua Tim Safari Ramadhan di Mesjid Nurul Iman, Ikua Lubuk, Padang Panjang Timur (foto : Awe/HI)

Seharusnya, kata Fadly, di masa Pandemi Covid-19 ini para keluarga lebih dekat dan memelihara hubungan keluarga tetap harmonis, bukan malah sebaliknya berpisah.

Fadly tidak menyebutkan berapa jumlah dan prosentase tingginya angka perceraian tersebut.

Namun Fadly mengisaratkan kepada semua warga kota agar tidak memilih jalan bercerai jika terjadi krisis dalam keluarga, termasuk pada masa pandemi Covid-19 ini.

Walikota Fadly Amran didampingi Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar menyerahkan secara simbolik bantuan untuk mesjid Nurul Iman Ikua Lubuk, Padang Panjang Timur (foto : Awe/HI)

“Seharusnya kita lebih dekat,” kata Fadly Amran yang saat ini sudah memasuki tahun kedua pemerintahannya.

*SAFARI RAMADHAN*

Kunjungan Fadly Amran ke Mesjid Nurul Iman adalah dalam kaitan Safari Ramadhan, sebagai Ketua Tim Safari Ramadhan Padang Panjang.

Dalam Safari Ramadhan ini Fadly Amran membawa sejumlah pejabat dan wartawan senior di kota Padang Panjang.

Mereka adalah : Yulius Kaisar, Wakil ketua DPRD Padang Panjang, Ade Afdil, SPd.I, Kabag Kesra Pemko Padang Panjang, Nurhema, MAg, Ketua Pengadilan Negeri Agama Padang Panjang, Kiki Anugerah Dia, SE, anggota DPRD Padang Panjang, Dr. Novi Hendri,MSi, anggota DPRD Padang Panjang, Drs Adiatiawarman, anggota DPRD Padang Panjang.

Dua siswa Thawalib Gunuang, Padang Panjang Timur, sedang menampilkan tausiyah dua bahasa, Arab dan Indonesia, saat kunjungan tim Safari Ramadhan Padang Panjang. (Foto: Awe/HI)

Drs Gusman Piliang, MM, Kepala Kantor Kemenag Padang Panjang, Drs Ampera Salim, SH,MSi, Kepala Dinas Kominfo Padang Panjang, Drs M Ali Tabrani, MPd, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Welda Yusar, ST,MT, Kepala Dinas PUPR dan Junaidi, SH, Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setdako

Sementara dari kalangan Pers terlihat sejumlah wartawan yang biasa meliput kegiatan Pemko Padang Panjang.

Pada kesempatan itu, Fadly Amran yang tampil dengan baju koko berwarna coklat kopi susu, menyerahkan bantuan untuk Mesjid Nurul Iman sebesar Rp20 juta yang diterima Rizal Labai, Ketua pengurus mesjid tersebut.

Mengenai bantuan untuk mesjid ini, Wako Fadly Amran mereview kembali kebijakannya terhadap bantuan untuk mesjid dan Mushala.

Wakil Ketua DPRD Yulius Kaisar, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ali Tabrani, Kadis Kominfo Ampera Salim dan “Bapak Itu, Maison Pisano, salah satu wartawan senior di Padang Panjang, serius mendengarkan tausiyah duo penceramah dari siswa Thawalib Gunuang, Padang Panjang Timur (foto : Awe/HI)

“Dulu saya sempat bantu mesjid lain Rp100 juta dan ada juga Rp80 juta. Tetapi disarankan BPKRI Perwakilan Sumbar agar disamakan. Makanya semua mesjid dan mushala akan mendapat bantuan sama sebesar Rp20 juta, sama besar dengan bantuan dari Pemprop Sumbar,” papar Fadly menjelaskan.

Fadly menyebutkan, pada periode pertama kunjungan Safari Ramadhan ini, ada 12 mesjid dan mushala yang menerima bantuan dari Pemko Padang Panjang.

Penyerahan dilakukan serentak pada Jumat malam. Selain oleh Fadly Amran, penyerahan bantuan dilakukan oleh wakil walikota, Sekdako, Ketua DPRD Mardiansyah dan Forum Porkopimda Padang Panjang seperti Dandim, Kapolres, Kajari, Dan Secata B Padang Panjang dan Danyon Brimob Sumbar Padang Panjang serta sejumlah Kepala OPD.

Pemko Padang Panjang, tegas Fadly Amran berniat akan merampungkan semua bantuan mesjid dan mushala ini akan selesai menjelang masa kepemimpinannya sebagai Walikota Padang Panjang berakhir.

Sekdako Padang Panjang Sonny Budaya Putra terlihat serius mendengarkan ceramah Ustadz Cecep Maulana di kediaman resmi Wako Padang Panjang, sebelum turun ke mesjid menyerahkan bantuan Tim Safari Ramadhan (foto : Awe/HI)

“InsyaAllah, sebelum akhir jabatan saya. Semua mesjid dan mushala akan mendapatkan bantuan dari Pemko,” kata Fadly tanpa merinci jumlah mesjid dan mushala yang mendapat bantuan tersebut.

BEASISWA

Masih dalam kesempatan berbicara di depan Jemaah Mesjid Nurul Iman Ekor Lubuk, saat memperkenalkan anggota tim Safari dan tiba pada giliran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ali Tabrani, Wako Fadly Amran, menyampaikan program beasiswa bagi mahasiswa asal perguruan tinggi Padang Panjang dan perguruan tinggi berbau Islam di luar negeri.

“Kalau ndak salah minggu ini ya pak Tabrani, kita akan mengucurkan lagi beasiswa bagi mahasiswa kita ya. Dan kami akan tetap komit membiayai para mahasiswa asal Panjang yang sedang menuntut ilmu di pelbagai perguruan tinggi, termasuk di luar negeri,” papar Fadly bersemangat.

Walikota Fadly Amran memperkenalkan istrinya dr Dian kepada jemaah wanita Mesjid Nurul Iman Ikua Lubuk (foto : Awe/HI)

Masa kepemimpinan Fadly Amran dan Asrul terlihat serius memberikan beasiswa kepada mahasiswa, termasuk di luar negeri sebagai pengejewantahan terhadap program visi misi mereka berdua yakni Membangkitkan Kejayaan Kota Padang Panjang.

Seperti diketahui, pada masa lalu dari kota Padang Panjang banyak lahir tokoh dan pemimpin tingkat nasional dan dunia.

Tokoh tersebut pada awalnya mencicipi pendidikan di Thawalib Padang dan Diniyah Putri, salah satunya, kemudian melanjutkan pendidikan di luar negeri, khususnya di perguruan tinggi negara Islam.

Fadly juga meminta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Padang Panjang agar mengalokasikan juga beasiswa bagi calon mahasiswa yang akan masuk perguruan tinggi di sejumlah negara Islam. (*)

Awaluddin Awe, *wartawan Padang Panjang*

SIMAK JUGA :  Sengketa Tanah, Ayah Kandung Diusir Dari Rumah
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *