Gubernur Kaltara Mendapat Kehormatan Sebagai Pembicara di Forum Internasional

  • Bagikan

JERMAN, harianindonesia.id ~ Lagi, sebuah kehormatan bagi Gubernur, DR. H. Irianto Lambrie, dan Kalimantan Utara pada umumnya. Pasalnya, bersama Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dan Prof. DR. Indroyono Soesilo, mantan Menko Kemaritiman RI, serta beberapa Bupati dari Indonesia, Gubernur Kaltara diberikan kesempatan memberikan paparan sebagai salah satu narasumber pada acara Forum Konferensi Perubahan Iklim se Dunia, di Kota Bonn Jerman, pukul 13.00 sampai dengan 14.00, kemarin, Senin (13/ 11/ 2017) waktu setempat.

Konferensi yang diselenggarakan sejak tanggal 9 hingga 17 November mendatang, diikuti puluhan ribu peserta berasal dari ratusan negara Anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa. Yang intinya membahas hal-hal yang terkait dengan upaya mengantisipasi dampak negative, terjadinya perubahan iklim sebagai akibat kerusakan lingkungan dan sumber daya alam di dunia.

“Dalam pertemuan ini, sekaligus juga merumuskan kebijakan dan program kerjasama antar negara untuk melestarikan keseimbangan alam dan lingkungan, agar perubahan iklim dunia beserta dampak negatifnya dapat dikurangi dan dicegah”, tulis Irianto melalui akun facebooknya, Selasa (14/11/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Irianto memaparkan bagaimana peran dan fungsi kekayaan alam, lingkungan dan budaya masyarakat lokal Kaltara dalam memberikan kontribusi bagi upaya mencegah dampak negatif perubahan iklim global terhadap keberlanjutan kehidupan masyarakat dunia. Secara khusus Gubernur menyampaikan tentang perkembangan Taman Nasional Kawasan Hutan Konservasi Kayan Mentarang, budaya dan hukum adat masyarakat lokal, yang merupakan bagian dari Heart of Borneo (HoB) dan menjadi salah satu “kawasan konservasi warisan dunia”.

“Dengan segala keanekaragaman hayati (flora dan fauna) yang terkandungnya, kawasan hutan yang kita miliki ini, perlu perhatian dan menjadi kewajiban masyarakat global untuk turut menjaga, memelihara dan melestarikannya”, ujarnya.

Di sela-sela kegiatan tersebut, selain memberikan paparan, orang nomor satu di Kaltara ini juga melakukan sesi wawancara dengan TV Jerman DW, bersama Duta Besar Indonesia untuk Jerman, Fauzi Bowo. Ia menambahkan, pihaknya menyampaikan potensi pariwisata alam di Kalimantan Utara, dengan harapan bisa menarik perhatian dan minat masyarakat Jerman untuk berkunjung ke Indonesia, khususnya Kalimantan Utara. (Agus Tomadio)

SIMAK JUGA :  Gubernur Irianto Pastikan Pembangunan PLTA Sungai Kayan Dimulai 2018
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *