Arus Balik dari Sumatera ke Jawa Masih Tinggi, HKA Optimalkan Seluruh Fasilitas Tol

SUMATERA ((HARIANINDONESIA.ID)) – Arus balik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa melalui Tol Sumatera sampai Kamis (26/3) masih relatif tinggi, tercatat 196.829 kendaraan, atau meningkat 115,95% dibandingkan kondisi normal.

Laporan dari PT Hutama Karya (Persero) – owner Jalan Tol Trans Sumatera, Jumat (27/3) menyebutkan trafik kendaraan pada sejumlah ruas utama masih terpantau tinggi, meskipun secara umum mulai landai dibandingkan hari sebelumnya.

“Kendati demikian, volume lalu lintas tetap berada di atas trafik normal, khususnya pada koridor penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Kondisi ini menunjukkan mobilitas masyarakat pada masa arus balik Lebaran masih tetap berlangsung di berbagai wilayah.” ujar Plt. EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Hamdani kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 196.829 kendaraan, atau meningkat 115,95% dibandingkan trafik normal.

Lalu lintas kendaraan di Tol Sumatera di semua ruas tercatat sebagai berikut :


 Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 24.275 kendaraan atau meningkat 81,36% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 24.786 kendaraan atau meningkat 92,63% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino – Sp. Ness) tercatat sebanyak 10.306 kendaraan atau meningkat 33,27% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 3.133 kendaraan atau meningkat 122,99% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 21.196 kendaraan atau meningkat 49,48% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 16.433 kendaraan atau meningkat 251,51% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 19.006 kendaraan atau meningkat 129,93%dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 41.373 kendaraan atau meningkat 166,32% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 16.903 kendaraan atau meningkat 112,35% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 12.738 kendaraan atau meningkat 324,18% dibandingkan trafik normal.


 Kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 6.680 kendaraan atau meningkat 212,44%dibandingkan trafik normal.

Sementara itu, untuk ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Arus Balik Lebaran 2026 pada 26 Maret 2026, tercatat sebagai berikut:

• Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji), yang telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 5.048 kendaraan.

• Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai), yang telah dibuka secara fungsional sejak 13 Maret 2026, mencatat trafik sebanyak 5.542 kendaraan.

HKA Optimalkan Fasilitas Tol

Pada kesempatan terpisah, PT Hakaaston (HKA) selama lebaran 2026 memperkuat fokus operasional pada kelancaran transaksi dan kualitas pelayanan di seluruh ruas tol yang dikelolanya.

SIMAK JUGA :  TOL BANGKINANG - PANGKALAN SELESAI DIBANGUN TAHUN INl BERSAMA EMPAT RUAS TOL LAINNYA

Sebagai operator, HKA memastikan setiap aspek layanan mulai dari fungsi gardu tol hingga kesiagaan tim patroli berada dalam kondisi prima guna mencegah hambatan perjalanan bagi masyarakat.

Upaya ini merupakan wujud nyata kepedulian HKA dalam mengiringi perjalanan pemudik yang melintasi titik-titik vital di seluruh ruas tol kelolaan.

HKA menyadari bahwa kenyamanan pengguna jalan sangat ditentukan oleh kesigapan petugas dalam merespons situasi di jalur serta keandalan fasilitas pendukung yang ada.

Oleh karena itu, koordinasi intensif di setiap wilayah operasional terus ditingkatkan agar setiap arus kendaraan tetap mengalir lancar, sehingga masyarakat dapat menikmati pengalaman mudik yang menyenangkan.

Plt. Direktur Utama HKA, M. Rozi Rinjayadi, menegaskan komitmen timnya dalam mengawal mobilitas masyarakat dengan menjelaskan bahwa selama masa mudik dan arus balik ini, tugas utama HKA adalah menjadi pendukung utama kelancaran perjalanan melalui pemantauan data lalu lintas secara real-time guna memetakan lokasi sibuk secara akurat.

Langkah ini memungkinkan penempatan personel tambahan dan unit Mobile Reader dilakukan secara sigap dengan fokus utama memastikan layanan di jalur maupun gerbang tidak menjadi kendala, demi memberikan kenyamanan bagi pemudik agar dapat selamat sampai di tujuan.

HKA terus berjaga dan melakukan evaluasi layanan secara berkala di seluruh ruas kelolaan. Berdasarkan pemantauan data operasional terbaru, kesiagaan tersebut berhasil mengantisipasi tren kenaikan volume lalu lintas (VLL) di empat wilayah utama:

Di wilayah Sumatera Bagian Utara, tepatnya pada Ruas Tol Medan – Binjai (Medbin), HKA mencatat lonjakan cukup dinamis di Gerbang Tol Stabat pada 23 Maret lalu dengan kenaikan jumlah kendaraan masuk sekitar 120% dari kondisi normal. Kondisi ini telah diantisipasi dengan pengoperasian gardu secara maksimal guna menjaga kelancaran terutama pada jam beban puncak.

Kesiagaan ekstra juga dilakukan di wilayah Sumatera Bagian Tengah, khususnya pada Ruas Pekanbaru – XIII Koto Kampar.

Di Gerbang Tol Sungai Pinang per 25 Maret, tim HKA di lapangan sigap menyiagakan bantuan personel tambahan untuk mempercepat proses transaksi (tapping) di tengah tren peningkatan volume kendaraan yang keluar menuju wilayah Pekanbaru.

Sementara itu di wilayah Sumatera Bagian Selatan, akses krusial pada Ruas Bakauheni – Terbanggi Besar (Bakter) melalui Gerbang Tol Itera Kotabaru mencatat kenaikan kendaraan keluar sebesar 86% pada 24 Maret lalu. Mengingat titik ini merupakan gerbang utama bagi kendaraan dari arah pelabuhan, kesiapan petugas menjadi kunci utama dalam memastikan arus tetap mengalir stabil menuju arah Palembang.

Adapun di wilayah Jabodetabek, pada ruas Tol JORR-S, HKA tetap menjaga keandalan alat transaksi di tengah tingginya beban volume kendaraan.

Pada Gerbang Tol Cilandak Utama 2 tanggal 21 Maret, kenaikan volume sebesar 5% tetap menuntut kesiapan ekstra karena jumlah kendaraan yang dilayani mencapai ribuan dalam hitungan jam, sehingga ketelitian personel dan kesiapan fasilitas keselamatan tetap menjadi prioritas utama setiap saat.

HKA berkomitmen untuk terus menyiagakan layanan operasional dan personel di seluruh ruas hingga masa operasional Lebaran 2026 berakhir, guna menjamin pengalaman perjalanan yang aman bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Awaluddin Awe