Arus Balik di Tol Sumatera Masih Tinggi, Namun Sudah Mulai Melandai

Salah satu ruas tol Sumatera terlihat bersih dan indah. (Foto : Awe/HI)

SUMATERA (HARIANINDONESIA.id) – Situasi arus balik dari Pulau Sumatera ke Jawa via Jalan Tol Sumatera dilaporkan masih tinggi dibandingkan kondisi normal. Namun dibandingkan dua hari sebelumnya arus balik di tol Sumatera sudah melandai.

Berdasarkan data PT Hutama Karya – pemilik Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) sampai Rabu (25/3) jumlah kendaraan mudik mencapai 209.536 atau meningkat 132,46% dibandingkan kondisi normal.

Tetapi jumlah ini relatif turun dibanding Senin (23/3) yang mencapai 256.641 kendaraan, atau meningkat 191,36% dibandingkan kondisi normal.

“Trafik kendaraan pada sejumlah ruas utama masih terpantau tinggi, meskipun mulai landai dibandingkan hari sebelumnya.” jelas EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya (Persero) Hamdani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (26/3/2026).

Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi tercatat mencapai 209.536 kendaraan, atau meningkat 132,46% dibandingkan trafik normal.

Peningkatan arus balik mulai terlihat tinggi di ruas tol yang menuju Pelabuhan Bakeuheni yakni Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) yang mencapai 26.357 kendaraan atau meningkat 103,48% dibandingkan trafik normal.

Begitu juga dengan kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 26.767 kendaraan atau meningkat 106,01% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino – Sp. Ness) relatif menurun jadi hanya sebanyak 9.315 kendaraan meski masih meningkat 18,54% dibandingkan trafik normal.

Tetapi kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) malah membaik, tercatat sebanyak 3.730 kendaraan atau meningkat 153,22% dibandingkan trafik normal.

Termasuk, kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 21.434 kendaraan atau meningkat 53,03% dibandingkan trafik normal.

Bahkan, kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat mengalami kenaikan sangat tajam yakni mencapai 17.748 kendaraan atau meningkat 297,14% dibandingkan trafik normal.

Demikian pula, kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran naik tajam juga sebanyak 21.233 kendaraan atau meningkat 148,80% dibandingkan trafik normal.
•

Tidak ketinggalan, kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) naik pesat jadi sebanyak 43.411 kendaraan atau meningkat 185,94% dibandingkan trafik normal.

Sama juga dengan kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) ikut naik tinggi menjadi 17.926 kendaraan atau meningkat 130,83% dibandingkan trafik normal.

Dan ini sangat luar biasa, arus kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 13.909 kendaraan atau meningkat 381,45% dibandingkan trafik normal.

Terakhir, kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin juga menaik sampai 7.706 kendaraan atau meningkat 282,62% dibandingkan trafik normal.

Sudah Melandai

Tetapi trafik kendaraan di ruas tol Sumatera pada Rabu (25/3) diatas, berdasarkan data Hutama Karya sudah melandai dibandingkan posisi Senin (23/3/2026).

SIMAK JUGA :  Hikmahanto Juwana: Sebagai Presiden G20, Indonesia Perlu Dorong Kesepakatan Ukraina-Rusia

Sebagai perbandingan, lihatlah data pergerakan kendaraan pada 23 Maret 2026 yang mengalami peningkatan hampir di semua ruas tol operasional dan fungsional di Sumatera, sebagai berikut :

Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 29.462 kendaraan atau meningkat 137,12% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 34.387 kendaraan atau meningkat 177,34% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino – Sp. Ness) tercatat sebanyak 9.069 kendaraan atau meningkat 23,54% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 5.367 kendaraan atau meningkat 275,31% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 23.434 kendaraan atau meningkat 64,56% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 19.144 kendaraan atau meningkat 325,90% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 26.007 kendaraan atau meningkat 210,57%dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 60.001 kendaraan atau meningkat 296,07% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Langsa (Binjai – Pangkalan Brandan) tercatat sebanyak 21.772 kendaraan atau meningkat 187,08% dibandingkan trafik normal.

Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 18.058 kendaraan atau meningkat 541,95% dibandingkan trafik normal.

Bahkan, kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 9.940 kendaraan atau meningkat 441,98% dibandingkan trafik normal.

Kondisi lebih sama terlihat pada pergerakan kendaraan di ruas fungsional, pada Rabu (25/3) sebagai berikut :

Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji), yang telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 5.260 kendaraan.

Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai), yang telah dibuka secara fungsional sejak 13 Maret 2026, mencatat trafik sebanyak 5.452 kendaraan.

Bandingkan dengan pergerakan kendaraan dua hari sebelumnya, sebagai berikut :

Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Seulimeum – Padang Tiji), yang telah dibuka secara fungsional sejak 7 Desember 2025, mencatat trafik sebanyak 6.116 kendaraan.

Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai), yang telah dibuka secara fungsional sejak 13 Maret 2026, mencatat trafik sebanyak 6.129 kendaraan.

“Secara kumulatif, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi pada 25 Maret tercatat mencapai 256.641 kendaraan, atau meningkat 191,36% dibandingkan trafik normal. Atau relatif lebih tinggi dibandingkan posisi 23 Maret 2026,” pungkas Hamdani (*)

Awaluddin Awe