Tito Karnavian saat memberikan penjelasan di depan awak media di Jakarta, Senin (23/3/2027). (Foto : Humas Puspen Kemendagri)
JAKARTA ((HARIANINDONESIA.ID)) –
Dee Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Tito Karnavian memastikan hampir 100 persen pengungsi sudah tidak tinggal di tenda lagi.
“Pengungsi yang masih tersisa di tenda sampai saat ini hanya tinggal 47 kepala keluarga (KK) atau sekitar 173 jiwa. Padahal, pada saat bencana terjadi jumlah pengungsi mencapai 2,1 juta jiwa,” papar Tito Karnavian kepada awak media di Jakarta, Senin (23/3/2026).
Tito memaparkan, pencapaian dalam penanganan masalah pengungsi korban bencana di Sumatera tersebut merupakan hasil program pemulihan yang sangat signifikan.
Karena itu, kondisi pengungsi disebut telah “mendekati 100 persen” tidak lagi berada di tenda, meski belum sepenuhnya tuntas.
“Pengungsi ya mendekati 100 persen, mendekati kata-katanya, saya enggak bilang [sudah] 100 persen,” ujar Tito kepada awak media, Senin (23/3/2026).
Ia menambahkan, capaian tersebut menggambarkan progres nyata dalam penanganan pengungsi, khususnya dalam memastikan mereka tidak lagi berada di tenda.
Di sisi lain, Tito menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana secara keseluruhan masih terus berjalan dan mencakup berbagai sektor yang membutuhkan waktu penyelesaian.
“Fasilitas pendidikan masih ada yang perlu kita atensi, masih belum, ada juga sungai belum, ada beberapa jalan desa, jalan kabupaten yang cukup banyak jumlahnya juga belum, itu it takes time,” katanya.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong percepatan pemulihan infrastruktur dan layanan publik secara bertahap agar kondisi di daerah terdampak dapat kembali normal secara menyeluruh.
Ia juga berharap informasi mengenai perkembangan penanganan pascabencana dapat dipahami secara utuh dengan menempatkan capaian pada konteksnya masing-masing. (*)
Awaluddin Awe







