Bawa Investor ke Indonesia, Amhar Azeth : Dubes Jadi ‘sales’ untuk Tarik Investasi Masuk ke Tanah Air

  • Bagikan

Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania dan Moldova Irjen Pol. Purn. Amhar Azeth (nomor tiga dari kana) berfoto dengan Bupati Kabupaten 50 Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo dan sejumlah investor (Foto Tata Tanur)

Jakarta – Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania dan Moldova mengatakan, seluruh diplomat kita, dubes, dan kepala perwakilan, agar diplomasinya fokus di ekonomi.

“Dubes Indonesia menjadi ‘sales’ di luar negeri akan menarik investasi masuk ke Tanah Air. Itu pesan Bapak Presiden Indonesia. Dan itu kami lakukan, ” kata Irjen Pol (P) Amhar Azeth kepada Harianindonesia.id Selasa malam di Jakarta di sela-sela pertemuan sejumlah investor Rumania dengan Bupati Kabupaten 50 Kota Safaruddin Datuak Bandaro Rajo.

Menurut Amhar yang sudah memasuki tahun ke empat sebagai Dubes di Negara Eropa Timur itu, hal ini tidak terlepas dari posisi neraca perdagangan Indonesia yang masih defisit. Dengan dubes Indonesia menjadi ‘sales’ di luar negeri, tentu akan membuat surplus neraca perdagangan.

“Itu bisa dibalik menjadi neraca perdagangan yang surplus kalau dubes-dubesnya bisa mempromosikan produk-produk kita. Bisa menjual produk-produk kita, terutama usaha-usaha kecil yang sebetulnya kesempatan untuk masuk ke pasar-pasar internasional itu kita punya kesempatan. Itu pesan Bapak Presiden,” kata mantan Kadiv Hubter (Interpol) Polri itu.

Menurut dia, produk usaha kecil asli Indonesia dapat bersaing dengan di luar negeri, karena kompetisi harganya sangat bersaing dan kompetitif. Terlebih lagi, produk Indonesia mempunyai kualitas yang terbaik.

“Karena pertumbuhan ekonomi akan bisa kita raih sesuai dengan target kalau foreign direct investment (FDI) itu masuk, terutama untuk hal-hal yang berkaitan dengan industri. Baik industri yang padat orang, maupun industry yang high-tech, ” katanya.

Bupati Liko

Dikutip dari Payakumbuhpos.id Bupati Kabupaten 50 Kota (Liko) Safaruddin Datuak Bandaro Rajo bertemu dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Rumania Irjen Pol. (Purn) ri Jakarta, Selasa tadi malam. Dalam pertemuan itu Bupati mengungkapkan keunggulan daerahnya dari sisi PPP (Pertanian, Peternakan, Pariwisata)

Kehadiran Bupati atas undangan Dubes RI yang membawa sejumlah investor dari Rumania untuk berinvestasi di Indonesia khususnya Kabupaten Lima Puluh Kota. Sedangkan Bupati juga membawa beberapa kepala dinas seperti Kominfo, Pertanian, dan Kepala Bappeda.

“Saya merasa tersanjung diundang Pak Dubes untuk menghadiri pertemuan dengan sejumlah investor dari Rumania, ” kata Safaruddin kepada sejumlah media di Jakarta.

SIMAK JUGA :  DPR Lembaga Publik Terkorup di Indonesia

Menurut Bupati pertemuan antara dirinya dengan Dubes Rumania telah dirancang sejak November lalu melalui Chief Executive Officer (CEO) jaringan media online Kabar Media Group (KMG) Ben Ibratama Tanur.

Rombongan Dubes sebanyak 11 orang. Terdiri dari delapan pengusaha, seorang staf diplomat dan seorang penterjemah. “Khusus saya undang Bupati Limapuluh Koto. Saya melihat potensi kabupaten ini sangat besar terutama di bidang pertanian, peternakan dan pariwisata,” kata Dubes Amhar.

Alumnus Akpol 1983 ini membawa investor yang bergerak di bidang pengelolaan Blok Migas, pengusaha rekayasa cuaca untuk atasi Karhutla, pengelolaan air bersih, pengelolaan limbah, penggemukan sapi perah dan sapi pedaging, perkebunan anggur.

Dalam pertemuan itu Bupati menjelaskan keunggulan Kabupaten Liko dari sektor pertanian, peternakan dan pariwisata.

“Banyak yang kami bicarakan. Semua tentang investasi yang cocok untuk Liko dan bisa segera direalisasikan dalam waktu dekat tentunya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, ” kata Bupati.

Politisi senior Sumbar ini menambahkan. “Sengaja saya bawa beberapa kepala dinas agar langsung masuk ke soal teknis. Tidak melulu Mou. Undangan Pak Dubes ini sangat menarik bagi kami karena Kabupaten Liko memang butuh investasi. Kami juga membicarakan tentang keunggulan Liko dalam Pariwisata,” katanya

Bupati mengatakan, sebagai pemimpin di Luhak Nan Bungsu, dia harus jemput bola. Gak bisa ditunggu. Kita harus bergerak. Seperti beberapa waktu lalu kami juga ketemu dengan beberapa investor dari Jerman dan Malaysia. Fokus membahas Lembah Harau sebagai destinasi wisata unggulan, “katanya.

Hampir tiga jam Bupati, Dubes dan Investor melakukan pembicaraan. Setelah berbincang dengan sejumlah investor Bupati akan menyiapkan apa yang dibutuhkan investor sekaligus mengundang Dubes untuk berkunjung ke Kabupaten 50 Kota.

” Insha Allah Pak Dubes akan langsung meninjau sektor pertanian, peternakan dan pariwisata di Liko, “kata Bupati.

Pagi ini Dubes RI akan bertemu Gubernur Sumatera Selatan Herman Daru. “Kami membawa investor yang bergerak dibidang rekayasa cuaca untuk atasi karhutla. Sumsel, Riau, Kalbar, Kalteng tiap tahun selalu dapat masalah dengan kebakaran hutan lahan dan penyakit ispa,” kata Alumnus Akpol 1983 ini — satu lifting dengan Jenderal Budi Gunawan Kepala Badan Intelijen Negara. /rid

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *