Riyadh Grup Perluas Ekspansi ke Bisnis Kuliner, Akuisisi 60 Persen Saham Hokky Boga

  • Bagikan

JAKARTA – PT Riyadh Grup Indonesia, perusahaan milik Pengusaha Bally Saputra terus memperluas ekspansi ke bisnis kuliner. Kali ini PT Riyadh mengakuisi 60 persen saham Hokky Boga, sebuah usaha kuliner terkemuka yang memasarkan martabak hokky grup, martabak bryan dan depresso coffe.

“Penandatangan naskah akuisi sudah dilakukan Rabu (21/9) siang di Restoran The New Natrabu, Cilegon, Banten, kami mengambilalih 60 persen saham Hokky Boga,” kata Presiden Direktur PT Riyadh Grup Indonesia, Bally Saputra melalui relisnya, Rabu malam.

Menurut Bally, penandatangan naskah akuisisi dilakukannya sendiri sebagai PT Riyadh Indonesia Grup dengan Direktur Utama CV Hokky Boga Kwan Wen Gunawan Abdullah, disaksikan Direktur PT Riyadh Grup Indonesia Riyadhi Salman Saputra dan Sasfa Mariandi, Sekretaris Corporate Secretary PT Grand Mangku Putra.

Hokky Boga adalah perusahaan pemasar martabak Martabak Hokky Group termasuk Martabak Bryan, Martabak Hokky Premium, Panggang Ricebowl, Depresso Cofee, dan Seafood Bangka Hokky. Saat ini Hokky Boga sudah memiliki 30 cabang di Banten.

Hokky Martabak adalah brand martabak terkenal yang sudah berdiri sejak 1995.

Setelah diakuisi oleh Riyadh Grup, kata Bally, Hokky Boga akan membuka cabang di seluruh Indonesia dengan merangkul REI Indonesia dan Central Parking yang sudah memiliki 600 cabang.

Dalam waktu dekat, ujar Bally, akan ditambah 10 cabang di Bandara Halim dan Soekarno Hatta dan beberapa lokasi lain, termasuk di The Grand Mangkuputra Arcade.

“Bahkan, rencananya dalam dua tahun ke depan Martabak Hokky akan dipersiapkan untuk IPO dan dipersiapkan membuka 1000 cabang seluruh Indonesia,” ujar Bally yang akrab dipanggil Datok.

Menurut Bally lagi, PT Riyadh Group akan lebih serius masuk ke bisnis kuliner. Alasannya, pengembangan bisnis hospitaliti juga akan membutuhkan fasilitas kuliner yang enak enak.

SIMAK JUGA :  Peringati Hari Pahlawan, Kemensos Optimalkan Penggunaan Perangkat Komunikasi Digital

Sebelum mengakuisisi Hokky Boga, Riyadh sudah lebih dahulu membeli saham brand kuliner ternama seperti
Sate Domba Dapur Mamihku, dengan nilai akuisisi 55 persen. Sate Domba Dapur Mamihku berdiri sejak 1998.

Setelah itu, Riyadh Grup juga menggandeng Restoran Natrabu dengan melahirkan branding baru bernama The New Natrabu yang berlokasi di Hotel Mangkuputra Arcade di Cilegon.

Restoran Natrabu adalah tertua di Indonesia milik pengusaha Rahimi Sutan sejak 1958 lalu.

“Kami merencanakan akan mengakuisi 60 persen saham The New Natrabu, sekaligus akan membuka cabang di seluruh Indonesia dan di sejumlah negara,” papar Bally yang mengawali karir pengusaha propertinya di Sumbar dan sukses membangun apartemen Pancoran Riverside di Pancoran, Jakarta. (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *