BPO Tanggapi Bergabungnya Ketum REI ke PSI, Bally Saputra : Itu Pribadi Mas Totok, bukan Lembaga

  • Bagikan

BALLY SAPUTRA

JAKARTA – HARIANINDONESIA.id : Bergabungnya Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapat reaksi keras dari elit BPO DPP REI.

Totok bersama Ketua umum dan pengurus PSI lainnya. (Foto : kredit Vivanews)

Badan Pembina Organisasi (BPO) DPP REI adalah tempat berkumpulnya para elit pengusaha real estate Indonesia yang memiliki fungsi melakukan pembinaan organisasi terhadap Ketum dan Pengurus DPP REI.

“Saya kira bergabungnya mas Totok ke PSI sifatnya pribadi, bukan atas nama Ketua Umum DPP REI,” kata Bally Saputra, Sekretaris BPO DPP REI dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/10).

Menurut Bally Saputra, BPO REI menghargai hasrat politik Totok bergabung dengan PSI. Sebab itu menyangkut hak setiap warga Indonesia.

Tetapi, tegas Bally, sesuai aturan organisasi, jika seorang Ketum REI masuk ke dalam sebuah partai harus melakukan tiga langkah.

Pertama, mengajukan pengunduran diri dulu dari jabatan Ketum DPP REI. Sebab masa kepengurusan DPP REI pimpinan Totok adalah periode 2019 – 2023, atau masih tersisa satu tahun lagi.

“Kedua, sebelum mengajukan pengunduran diri, Totok harus menunjuk Plt Ketum DPP REI sampai habis masa berlaku pengurus pada tahun 2023,” ucap Presdir PT Riyadh Grup Indonesia ini.

Ketiga, Totok menghabiskan dulu masa jabatannya yang akan berakhir pada 2023 juga, yang notabene masih pas bagi Totok untuk bergabung dengan Partai Politik.

Diluar ketentuan organisasi itu, Bally mengaku menghargai keinginan Totok menyalurkan hasrat politiknya melalui PSI sebagai bentuk lain keinginan untuk berjuang secara langsung dalam partai politik.

Namun Bally mengingatkan Totok agar tidak bisa serta merta melanggar fatsum atau etika moral organisasi yang tidak membenarkan Ketumnya menjadi tokoh politik.

Menurut Bally, para senior dan kawan kawannya di BPO maupun DPP REI banyak menyampaikan protes atas keputusan Totok masuk ke PSI ini.

Dan, Bally juga mengingatkan Totok, jika hasrat secara pribadi memang ingin masuk dunia politik, seharusnya juga mempertimbangkan faktor partai yang akan dimasuki.

“Jabatan sebagai Ketum DPP REI itu bukan kecil lho, itu jabatan punya pengaruh besar di Indonesia. Jadi kalau pun masuk partai, mestinya ke partai besar yang punya jaminan lolos ke Senayan,” pungkas Bally Saputra mengakhiri.

Bally menambahkan bahwa REI memang mendorong pribadi pribadi anggotanya masuk ke semua partai dan pada tahun 1999-2004 hampir 15% kursi di DPRRI diisi oleh keluarga besar REI se Indonesia dari berbagai partai.

SIMAK JUGA :  Anggota DPRD Barsel Akan Laksanakan Reses di Dapil II

Namun, lanjut Bally, sebagai Organisasi Property Terbesar di Indonesia dan sebagai figur Ketum REi Totok agar lebih fokus dulu menyelesaikan banyak masalah property pasca pandemi yang harus diselesaikan seperti kepastian harga rumah FLPP yang belum ada kepastian, LSD, suku bunga bank yang mulai beranjak naik dan lainnya.

Dijelaskan Bally, bahwa Totok adalah Ketum REI 2019-2022 yang diperpanjang 1 tahun karena Pandemi Covid 19.

Bergabung dengan PSI

Sebelumnya, seperti dilaporkan Vivanews, Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) Totok Lusida secara resmi bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Tak hanya itu, dia pun langsung ditunjuk menjadi Ketua Dewan Pakar PSI.

“Saya sangat berbahagia pagi ini karena akhirnya resmi bergabung dengan PSI. Saya meyakini PSI adalah rumah yang cocok untuk saya untuk berjuang menegakkan toleransi dan menjaga solidaritas,” kata Totok melalui keterangannya, Jumat 28 Oktober 2022.

Kata Totok, negara Indonesia sulit akan menjadi maju tanpa dibarengi dengan keringat. Maka dari itu, dia berharap kepada seluruh elemen bangsa Indonesia untuk menjadi satu dan berkontribusi.

“Di PSI, saya akan berkolaborasi untuk juga membangun perekonomian bangsa, termasuk bersama para mileneal. Kita tidak bisa berdiam diri dan main aman, harus terlibat,” ucap dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPP PSI Giring Ganesha, menyatakan bahwa dengan bergabungnya Totok adalah energi baru yang akan membuat PSI bisa berlari lebih kencang.

“Kita akan berjuang bersama di PSI. Semakin senang karena Bro Totok sudah tahu yang akan dilakukan. Salah satunya, sebagai Ketua Umum REI, bersama Bro Totok akan ikut merumuskan jawaban atas kebutuhan anak muda terkait perumahan,” kata Giring

Konsepnya harus memperhitungkan gerak dan mobilitas mereka. Kedua, juga harus ramah lingkungan dan net zero emission. Kemudian di saat yang sama, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie mengatakan PSI sangat bersyukur dengan bergabungnya Totok.

“Kami punya keresahan yang sama. Ada tantangan riil di depan. Tren intoleransi meningkat. Pemilu 2024 akan menjadi pertaruhan, makin inklusif atau intoleransi makin menguat. Dengan bergabungnya Bro Totok ini, kita seperti mendapat suntikan vitamin super,” tutur Grace (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *