LHR Ruas Tol Sigli – Banda Aceh Baru Capai 720 dari Target 3.196 Kendaraan per Hari

  • Bagikan

BANDA ACEH – Ruas tol Sigli – Banda Aceh sampai saat ini baru berhasil mencapai realisasi lalulintas harian 720 dari target bisnis plan 3.196 kendaraan per hari, tetapi pencapaian LHR ini sudah sesuai dengan rencana mengingat baru satu seksi dari enam seksi jalur tol Sigli – Banda Aceh yang telah beroperasi.

Kepala Cabang Jalan Tol Sigli – Banda Aceh, Jarot, menjelaskan realisasi LHR sebanyak 720 kendaraan per hari tersebut baru berasal dari pengoperasian satu seksi yakni seksi 4 dari enam seksi jalan tol yang sedang dibangun di Banda Aceh.

“Artinya, pencapaian realisasi LHR terhadap rencana masih cukup jauh, walau belum aple to aple karena yang dioperasikan baru satu seksi dari enam seksi yang ada di Ruas Sigli – Banda Aceh,” jelas Kacab Tol Banda Aceh PT hutama Karya, Jarot, di Banda Aceh, pekan lalu.

Menurut Jarot, Ruas jalan tol Sigli – Banda Aceh terbagi menjadi 6 seksi yakni Seksi Padangtiji – Seulimeum 25,68 km (konstruksi), Seulimeum-Jantho 6,3 km (konstruksi), Jantho-Indrapuri 16 km (fungsional nataru), Indrapuri – Blang Btg 13,5km (operasional berbayar), Blang Btg-Kutabaro 7,7km (konstruksi) dan Kutabaro – Baitussalam 5km. (konstruksi).

Jalan tol Sigli – Banda Aceh telah dimulai pembangunannya sejak
20 Juli 2018 sepanjang 74,2 km (mainroad) dengan rencana kecepatan pengendara (maksimal) 100 km/jam, terdiri dari 2 x 2 lajur (tahap awal).

Jalur tol ini memiliki masa konsesi selama 40 tahun sejak SPMK, dalam perencanaan lalulintas harian sebanyak 3.168 kendaraan per hari (2021).

“Jadi, pencapaian LHR sebanyak 720 kendaraan per hari sampai sebelum Natal dan Tahun Baru 2021 sebenarnya masih dibawah angka perencanaan kami, sebab baru satu seksi tol yang beroperasi penuh. Sementara satu lagi beroperasi fungsional, sedangkan empat seksi lagi masih dalam masa konstruksi,” ujarnya.

SIMAK JUGA :  Melihat Jalan Tol Sumatera (1): PDG - PKU, Mau Tumbuh tapi Lambat di Lahan

Berdasarkan data, progres ke enam seksi jalan tol di Ruas Sigli – Banda Aceh ini berdasarkan persentase pembebasan lahan dan progres konstruksi sebagai berikut:

Secara keseluruhan pembebasan lahan dan kontruksi Ruas Sigli – Banda Aceh sudah mencapai 90,82% dan 63,011% dengan target konstruksi pada 2021 ini.

Sedangkan secara khusus pembebasan lahan dan progres konstruksi masing masing seksi adalah sebagai berikut :

Seksi 1 85,28% dan 27,603% (Target Operasi 2021), Seksi 2 98,81% dan 63,805% (Target Operasi 2021).

Seksi 3 sudah mencapai 98,39% dan 100 % dan telah beroperasi sejak 2020, Seksi 4 sudah mencapai 95,64% dan 100 % dan telah beroperasi sejaj 2020.

Seksi 5 kini sudah mencapai 75,94% dan 18,818% dengan target operasi pada 2021. Terakhir Seksi 6 sudah mencapai 95,22% dan 52,028% dengan target operasi pada 2021 ini.

Jarot menambahkan, khusus untuk seksi 4 Indrapuri – B Bintang yang sudah beroperasi penuh, pihaknya telah memberlakukan tarif Gol 1 16.000, Gol 2-3 24.000, dan terakhir Gol 4-5 32.000.

Sementara Seksi 3 Jantho – Indrapuri yang sudah beroperasi secara fungsional selama Nataru belum diberlakukan tarif alias free selama masa fungsional.

(awe)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *