Chah Cafe Berganti Nama Cafe Mesin Waktu, Launching Dibanjiri Pengunjung

  • Bagikan

PADANG – Chah Cafe berganti nama jadi Caffe Mesin Waktu sebagai strategi membangun branding baru yang lebih fokus membidik pasar eksekutif di kota Padang.

 

HENDRA GUNAWAN – Owner Cafe Mesin Waktu

“Selain kelompok remaja, kami juga membidik pasar eksekutif yang membutuhkan tempat diluar kantor untuk bekerja sekaligus memenuhi hasrat minum kopi dan tak lupa ruangan smoking yang adem,” ujar Hendra Gunawan, Owner Cafe Mesin Waktu kepada Harianindonesia.id, disela sela launching nama baru Caffe Mesin Waktu, Sabtu (29/10) malam.

 

KETUA Kadin Sumbar Buchari Bachter mencoba keistimewaan menu Cafe Mesin Waktu

Terlihat hadir dalam acara itu Ketua Umum Kadin Sumbar Ir Buchari Bachter MT didampingi salah satu kandidat WKU Kadin Sumbar Deni Masriyaldi, serta sejumlah calon pengurus Kadin Sumbar lainnya.

 

INI Ruangan dengan lukisan 2D

Launcing Cafe Mesin Waktu yang berlokasi di Jalan Veteran Padang atau dekat simpang empat Jalan Damar Padang dibanjiri pengunjung. Sejak dari pagi hingga Sabtu malam, pengunjung terus berdatangan ke Cafe tersebut.

 

Hendra secara bercanda menyatakan tingginya animo pengunjung menghadiri launching cafenya, seperti hoki dengan nama Cafe Mesin Waktu. “Kayaknya tepat nama Cafe Mesin Waktu ini. Sejak dari pagi cetak uang masuk terus,” ujar mantan Ketua DPD REI Sumbar ini sambil tertawa.

Cafe Mesin Waktu tampil lebih modis dibandingkan masih memakai nama Chah Cafe. Hampir semua ruangan diwarnai putih dan menggunakan aircondition, termasuk ruangan smokingnya, kini juga terlihat lebih luas. Disitu juga tersedia lukisan 3D yang menjadi sesi foto para pengunjung.

Ruangan smoking juga menjadi andalan Cafe Mesin Waktu untuk menjaring para pengusaha untuk bertemu sesama atau kliennya. Sebab, menurut Hendra, masih sulit mendapatkan ruangan smoking yang adem di Cafe cafe di kota Padang.

SIMAK JUGA :  Murai Batu Juara Piala Presiden yang Ditawar Jokowi Rp600 juta

“Makanya saya menantang kawan kawan untuk menikmati ruangan smoking adem ini. Tidak usah kuatir dengan kenyamanan ruangan, sebab kami sudah memasang dua alat penghisap asap rokok pada bagian atas ruangan. Kalau masih kurang, bisa dibuka jendela depan,” ujar Hendra.

Pada bagian depan, kini juga sudah dipasang atap penutup terang sehingga pengunjung yang ingin menikmati minuman dan makanan pada siang hari, tidak lagi terkena panas. Atau sebaliknya, jika hujan turun, tidak kebasahan.

Cafe Mesin Waktu juga menambah komitmen untuk mementaskan live music setiap malam. “Untuk Sabtu minggu kami datangkan grup music top dari Padang atau diluar Sumbar. Pada hari biasa, kami menampilkan grup musik binaan Cafe sendiri,” papar pengusaha properti terkemuka di Padang ini.

Hendra menjelaskan perubahan nama cafenya menjadi Cafe Mesin Waktu sebagai strategi keuangan perusahaan dalam mengelola bisnis kuliery itu.

“Kami ingin mempertajam strategi keuangan perusahaan pada bisnis Cafe, bahwa bisnis Cafe harus mampu mencetak pundi pundi bagi perusahaan. Perubahan nama ini kami harap juga mendorong motivasi karyawan untuk memperbaiki pelayanan kepada pengunjung,” pungkas Hendra mengakhiri. (*)

Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *