Islah Gubernur dan Wagub Kaltara dihadiri Wakapolda Kaltim dan Kasdam VI Mulawarman

  • Bagikan

TARAKAN, harianindonesia.id ~ Bertempat di Ruang Rapat Hotel Swisbel Tarakan, siang tadi, Selasa (28/11) melalui fasiltasi Kapolri dan Pangdam VI Mulawarman, yang menugaskan Wakapolda Kaltim-Brigjen Pol. Naufal Yahya bersama Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Teguh, telah dilakukan pertemuan “islah” antara Gubernur Kaltara dengan Wagub Kaltara.

Pertemuan islah tersebut, Gubernur dan Wakil Gubernur telah bersepakat menyelesaikan “perselisihan pendapat” dengan cara yang baik, bermartabat dan beradab demi pembangunan dan masa depan Kaltara. Para pihak dengan tegas menyadari kekeliruan masing-masing dan saling memaafkan.

Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie, melalui keterangan pers nya mengatakan, Wagub akan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan, bertanggung jawab kepada Gubernur dan membangun hubungan yang harmonis dengan Gubernur.

“Gubernur dengan dibantu Wakil Gubernur memimpin penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan Kaltara. Peristiwa yang sudah terjadi menjadi pelajaran dan pengalaman para pihak untuk dijadikan hikmah dan dijadikan catatan masa lalu, para pihak akan berfokus membangun masa depan Kaltara yang aman, damai, maju dan sejahtera”, ungkap Irianto Lambrie.

Dengan terwujudnya islah antara Gubernur dengan Wakil nya, Gubernur berharap Mendagri dapat menyediakan waktu melakukan silaturrahmi bersama Wagub. Selain itu, ia juga meminta izin kepada Mendagri untuk hadir bersama Wakil Gubernur H. Udin Hianggio pada Rakor Pengawasan pada hari Kamis, 30 Nopember 2017, di Jakarta yang akan dibuka Presiden.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak Mendagri, Bapak Kapolri dan Bapak Pangdam VI Mulawarman. Terima kasih atas perkenan dan perhatian Bapak Mendagri”, ujarnya.

Menjawab pertanyaan wartawan, terkait islah dengan H. Udin Hinggio, Irianto mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan. Ia juga meminta jangan ada lagi pihak (perseorangan maupun kelompok dan organisasi) yang memprovokasi maupun mengadu domba Gubernur dan Wakil Gubernur dengan tujuan kepentingan pribadi, kelompok dan politik.

SIMAK JUGA :  Mendagri Tito : Kepala Daerah Jangan Selewengkan Anggaran

“Saya minta bantuan kepada Kepala Perwakilan BINDA Kaltara, Kepolisian dan Kodam VI Mulawarman untuk memonitor dan menindak pihak yang bersangkutan secara hukum.

Agus Tomadio

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *