Hutama Karya Bangun Huntara Danantara Tahap II di Aceh Timur, Dua Lokasi 45 Unit

Foto Hunian Sementara yang dibangun oleh PT Hutama Karya di Aceh Timur (foto : Corcom HK/AWE/HI)

JAKARTA – PT Hutama Karya kembali membangun Hunian Sementara (Huntara) Danantara bagi para pengungsi banjir bandang di Aceh Timur, setelah Huntara di Aceh Tamiang.

Ada dua lokasi pembangunan Huntara Danantara oleh PT Hutama Karya di Aceh Timur ini. Satu di Desa Arakundo, Kecamatan Simpang Ulim, 35 unit hunian di atas lahan seluas 960 meter persegi. Kedua terletak di Desa Seumatang, Kecamatan Julok Ulim, dengan 10 unit hunian di lahan seluas 495 meter persegi.

“Dalam pembangunan Huntara Danantara di Aceh Timur ini, Hutama Karya berkolaborasi dengan satu BUMN Karya lain,” jelas Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Menurut Mardiansyah, guna menjamin kenyamanan warga selama masa transisi, kedua lokasi hunian dirancang tidak sekadar sebagai tempat berteduh. Tetapi Hutama Karya melengkapinya dengan fasilitas umum yang memadai, meliputi toilet, mushola, dan dapur umum, sehingga aktivitas sosial dan keseharian warga dapat berangsur pulih.

Hingga 15 Januari, progres konstruksi Huntara di kedua desa ini sudah mencapai 97 persen.

“Fokus kami tetap pada mutu bangunan dan keselamatan kerja, agar hunian ini benar-benar aman saat ditempati warga nanti.” ujar Mardiansyah lagi.

Lebih lanjut, Mardiansyah menjelaskan bahwa konstruksi fisik untuk 45 unit Huntara telah selesai dibangun, termasuk fasilitas toilet dan area komunal yang telah rampung. Saat ini, Hutama Karya di lapangan tengah menuntaskan pekerjaan finishing dan perapihan akhir untuk memastikan hunian siap fungsi sepenuhnya

Seperti Huntara yang telah diserahterimakan di Aceh Tamiang, Huntara Aceh Timur juga pemanfaatannya akan dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Daerah setempat. Pelaksanaan pembangunan Huntara di Aceh Timur turut membawa dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

SIMAK JUGA :  Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kementerian PU Bangun SPPG di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Kebutuhan tenaga kerja yang tumbuh seiring bertambahnya volume pekerjaan konstruksi membuka peluang pelibatan warga lokal. Partisipasi ini tidak hanya mempercepat penyelesaian hunian, tetapi juga menghidupkan kembali denyut ekonomi warga di tengah situasi pascabencana.

Seperti diketahui pembangunan Huntara bagi para pengungsi korban bencana banjir bandang merupakan kolaborasi BUMN Karya di bawah koordinasi Danantara, dengan target penyediaan hunian sementara yang cepat namun tetap layak huni.

Sebelumnya Hutama Karya telah menuntaskan pembangunan Huntara tahap I sebanyak 600 unit di Aceh Tamiang, dan telah diserahkan kepada Pemkab Aceh Tamiang untuk diserahkan kepada warga pengungsi.

PT BPI Danantara bersama 7 BUMN Karya berkomitmen akan membangun 15.000 unit Huntara di tiga propinsi terdampak bencana Sumatera yakni Aceh, Sumut dan Sumbar.

Pembangunan Huntara ini menegaskan kehadiran ekosistem BUMN dalam mendampingi warga melewati masa pemulihan yang tidak mudah. (*)

Awaluddin AWE