Hanura dan PDIP Pecah Kongsi di Pilkada Sikka 2018? Ini Sebabnya

  • Bagikan

SIKKA, harianindonesia.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) pecah kongsi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sikka 2018. 

Bakal Calon Bupati Sikka, Aleksander Longginus yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan berpasangan dengan Bakal Calon Wakil Bupati Sikka, Fransiskus Sura sebagai kader Partai Hanura, hingga saat ini juga belum mendapatkan kepastian rekomendasi dari PDI Perjuangan dan Hanura.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Parera mengakui telah terjadi
kemandekkan komunikasi di tingkat DPD I dan DPP Partai Hanura terkait, rencana awal koalisi untuk mengusung paket Alexsander Longginus dengan Frans Sura.

” DPP PDI Perjuangan telah menginstruksikan, Bakal Calon Bupati Sikka, Aleksander Longginus untuk membangun komunikasi dengan pengurus Partai Hanura, tetapi justrunya ada kemandekkan komunikasi “ungkapnya melalui pesan WhatsApp yang diterima media, Kamis (14/12/17) di Jakarta.

Komunikasi mandek di Partai Hanura, Kata Andreas, DPP PDI Perjuangan telah mengambil alih penugasan untuk mencari opsi baru koalisi maupun calon wakil bupati untuk Aleks Longginus pada Pilkada Sikka 2018.

 

Andreas menambahkan, dirinya langsung mengambil langkah cepat untuk membangun komunikasi dengan DPP partai-partai yang mempunyai kursi DPRD di Kabupaten Sikka.

 “Sejauh ini komunikasi intensif sudah dilakukan dengan Partai Gerindra.Semoga koalisi segera terbentuk sehingga langsung bisa bergotong royong untuk memenangkan Pilkada Sikka 2018” ujar Andreas.

Sementara itu, DPD Partai Hanura Kabupaten Sikka, Fabianus Boli saat dihubungi media, Kamis (14/12/17) mengakui itu kewenangan dari internal Partai PDI Perjuangan. Kita di Partai Hanura saja masih dalam proses di tingkat DPP Partai Hanura.

” Itu haknya PDI Perjuangan untuk berkoalisi dengan Gerindra, kita sendiri tidak bisa paksakan. Partai Hanura saja yang ikut pilkada di NTT sampai saat ini belum ada rekomendasi yang akan diusung” tandasnya

SIMAK JUGA :  Masinton Pasaribu : PDIP Belum Putuskan Capres untuk 2024

Fabi Boli menambahkan, dirinya harus berhari-hari di DPP Hanura.Bukti keseriusannya agar Pilkada Sikka 2018, PDIP dan Hanura bisa berkoalisi, tetapi semua kembali ke internal partai masing-masingnya.(Angga)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *