Timses Ingin Gaji Guru Naik Rp 20 Juta, Prabowo: Duit dari Mana?

  • Bagikan

JAKARTA, harianindonesia.id – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan tim suksesnya ternyata memunyai penilaian berbeda soal kesejahteraan tenaga pendidik di Indonesia.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Mardani Ali Sera, Selasa (20/11), sempat mengatakan kubunya akan menaikkan gaji para guru menjadi Rp 20 juta per bulan.

Namun, Prabowo justru mempertanyakan kesanggupan negara untuk memenuhi kenaikan gaji guru tersebut.

“Kenaikan ini, kenaikan itu, uangnya dari mana? ” kata Prabowo di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Dikutip dari Suara.com, Rabu (21/11/2018).

Menurutnya, apabila negara terus menaikkan anggaran, yang terjadi malah pemerintah terus berutang kepada pihak asing. Bahkan, dirinya sempat menyebut Indonesia berutang Rp 1 triliun per harinya.

Oleh karena itu, Prabowo enggan menebarkan janji-janji yang diperkirakannya tidak bisa dipenuhi oleh kemampuan negara Indonesia sendiri.

“Kita utang terus. Setiap hari utang kita Rp 1 triliun. Jadi kalau saya umbar janji ini, janji itu kan saya bohong kepada rakyat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Mardani Ali Sera menjelaskan bahwa kondisi pendidikan di Indonesia kini masih perlu diperbaiki. Salah satu unsur yang mampu memperbaiki kondisi pendidikan menurut Mardani ialah menaikan gaji para guru di Indonesia.

Apabila pemerintah dapat menaikkan gaji guru Rp 20 juta, Mardani menilai akan meningkatkan kualitas guru Indonesia.

Hal tersebut lantaran nantinya pemerintah bisa menyeleksi guru-guru yang terbaik. Terlebih kata Mardani jika hal tersebut dapat terwujud, tak menutup kemungkinan ada banyak guru dari luar negeri yang akhirnya mengajar ke Indonesia. (Doddy)

SIMAK JUGA :  Anwar Usman Bebas Tugas, Masuk Gugatan Baru Syarat Usia Capres-Cawapres ke Mahkamah Konstitusi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *