Tanggapi Pernyataan SBY yang Menudingnya Berdarah Dingin, Ini Jawaban Moeldoko

  • Bagikan

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tiba di Landasan Udara Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/3/2014). Pesawat kenegaraan sudah bisa mendarat di Pekanbaru karena kabut asap kemarin mulai berkurang sehingga jarak pandang meningkat. Presiden meninjau salah satu lokasi kebakaran hutan di Rimbo Panjang. (Foto Kompas)

JAKARTA – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY) menyayangkan upaya merebut kepemimpinan partai melalui kongres luar biasa (KLB) yang digelar pada Jumat (5/3/2021).

“Benar-benar tega dan dengan darah dingin melakukan kudeta ini. Sebuah perebutan kepemimpinan yang tidak terpuji,” kata SBY dalam konferensi pers di Cikeas, Jumat (5/3/2021) yang dipantau Kompas.com secara daring.

Melalui KLB, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat oleh kubu yang kontra kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono.

Menurut SBY, apa yang dilakukan oleh Moeldoko tersebut merupakan tindakan yang jauh dari sikap kesatria.

Bahkan, kata SBY, tindakan mantan Panglima TNI itu membuat malu para prajurit atau perwira yang pernah bertugas di bawah kepemimpinan Moeldoko.

Jenderal Purn Moeldoko tiba di arena Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Hotel The Hill, Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3/2021). Moeldoko terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versis KLB Sumut.

“Termasuk, rasa malu dan rasa bersalah saya, yang dulu beberapa kali memberikan kepercayaan dan jabatan kepadanya,” ujar dia.

“Saya mohon ampun ke hadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesalahan saya itu,” ucap SBY.

Ia pun mengaku tak pernah menyangka bahwa Partai Demokrat akan diperlakukan atau ditimpa isu kudeta oleh pihak eksternal.

“Tak pernah terlintas dalam pikiran saya, bahwa Partai Demokrat akan dibeginikan. Saya benar-benar tidak menyangka karena sewaktu selama 10 tahun saya pimpin Indonesia dulu, baik secara pribadi maupun Partai Demokrat yang saya bina, tidak pernah mengganggu dan merusak partai lain, seperti yang kami alami saat ini,” ujar dia.

SIMAK JUGA :  Ganjar Mahfud Paling Ngetop di kalangan Pemilih Muda, Kalahkan Prabowo Gibran dan Anies Muhaimin

Sumut Abal-abal dan Ilegal.

Moeldoko yang menemui para petani dari Serikat Petani Simalingkar Dan Mencirim di Kenanga Garden Restaurant, Jalan Jamin Ginting, Medan Tuntungan, Sabtu (6/3/2021) tampak mengenakan kemeja cokelat.

Saat ditanyai mengenai pernyataan AHY dan SBY yang menyebutkan KLB Partai Demokrat di Sumut abal-abal, Moeldoko hanya menyebutkan tanya kepada ajudannya.

“Kau tanya sama dia (ajudan) aja,” cetusnya kepada tribunmedan.com sambil menunjuk ajudannya yang ada disebelahnya.

Selanjutnya, terkait isu yang mencuat bahwa langkah mengambil alih Partai Demokrat untuk digadang menjadi Calon Presiden di 2024.

“Halah,” tuturnya sambil tertawa dan berjalan menuju mobilnya Toyota Velfire BK 303 NP.

Ajudan Moeldoko pun tak mau menjawab terkait KLB tersebut, ia menjawab bahwa kedatangan Moeldoko di Kenanga Garden Restaurant sebagai seorang Kepala Staff Kepresidenan.

“Lagi kerja KSP,” bebernya. (Naff/Tribun)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *