SALAH satu SPPG yang dibangun Hutama Karya (foto : Corcom HK/AWE/HI)
JAKARTA – Di hari baik, pada peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) 2026, Kampiun BUMN Karya – PT Hutama Karya merealisasi pembangunan 80 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sebagai bentuk dukungan atas program Makan Bergizi Gratis (MBG).
SPPG yang dibangun Hutama Karya tersebar di tujuh provinsi yakni Aceh (4 titik), Sumatra Utara (35 titik), Sumatra Barat (12 titik), Riau (6 titik), Kepulauan Anambas (1 titik), Jambi (15 titik), dan Sumatra Selatan (7 titik).
_Executive Vice President_ (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan pemenuhan gizi membutuhkan fasilitas layanan yang tertata dan memadai, untuk mendukung layanan MBG di daerah.
Di lapangan, pekerjaan dijalankan paralel dengan pengaturan klaster. Strategi ini membantu memastikan pengadaan material, pergerakan tenaga kerja, dan penggunaan alat lebih efisien pada wilayah yang berjauhan.
Sementara dari segi fasilitas, SPPG dirancang untuk mendukung operasional dapur layanan setiap hari.
Pada bangunan utama, spesifikasi menekankan higienitas melalui penggunaan dinding sandwich panel dengan pelapis antibakteri, serta pelapisan stainless steel di area masak.
Sistem tata udara juga disiapkan melalui unit udara masuk dan keluar, termasuk cooker hood, agar sirkulasi ruang kerja terjaga.
HGN 2026 juga memberi konteks yang lebih luas. Peringatan ini berada dalam koordinasi Kementerian Kesehatan sebagai gerakan edukasi publik. Karena itu, keterlibatan lintas lembaga menjadi penting.
Dalam hal ini, sinergi Kemenkes, BGN, Kementerian PU, dan mitra pelaksana seperti Hutama Karya memperlihatkan bahwa layanan gizi tidak berdiri sendiri.
Ada infrastruktur yang harus siap, sebelum layanan bisa berjalan stabil dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, menjadi penting untuk memastikan program gizi nasional berjalan berkelanjutan dan berdampak. (*)
Awaluddin Awe













