Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmao menyerahkan penghargaan kepada PT Hutama Karya atas keberhasilan membangun jalan Maliana sepanjang 20,3 Km dengan hasil yang sangat memuaskan. (Foto : Dok Corcom HK)

MALIANA, HARIANINDONESIA.ID— PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) berhasil menerima penghargaan Certificate of Appreciation atas kinerja proyek yang dinilai luar biasa (outstanding project performance) atas penyelesaian Proyek Rehabilitasi Jalan Kota Maliana Tahap 2 (main road) sepanjang 20,3 km di Distrik Bobonaro, Sabtu (18/4) lalu.
Penghargaan diberikan langsung oleh Perdana Menteri H.E. Mr. Kay Rala Xanana Gusmão bersama Menteri Pekerjaan Umum (Minister of Public Works), H.E. Mr. Samuel Marçal, dalam provisional hand over (PHO) proyek tersebut.
Keberhasilan ini tercermin dari nilai kepuasan pelanggan sebesar 98,18% dengan skor opini pelanggan yang sempurna yakni 100%.
Perdana Menteri H.E. Mr. Kay Rala Xanana Gusmão juga menegaskan kehadiran infrastruktur yang menjadi urat nadi transportasi ini merupakan langkah krusial dalam memperlancar mobilitas masyarakat serta membuka peluang ekonomi baru di wilayah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya menerapkan inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital salah satunya penggunaan Non-Nuclear Asphalt Density Gauge untuk memastikan kualitas perkerasan aspal secara presisi dan ramah lingkungan.
Di luar aspek teknis, proyek ini memberikan dampak sosial nyata dengan melibatkan lebih dari 390 pekerja, di mana sekitar 75% di antaranya merupakan warga lokal Timor Leste sebagai bagian dari program transfer knowledge dan peningkatan kapasitas SDM di bidang konstruksi.
Menanggapi pencapaian tersebut, Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menyampaikan harapannya agar proyek ini dapat mendorong peluang proyek-proyek lanjutan di Timor Leste, penyelesaian proyek ini sekaligus memperkuat portofolio internasional Hutama Karya.
“Kami berharap infrastruktur ini bisa menekan biaya logistik untuk hasil pertanian masyarakat Maliana dan mempercepat akses kesehatan serta pendidikan bagi anak-anak di Distrik Bobonaro. Meskipun ada tantangan logistik antarnegara, kami juga membuktikan bahwa karya kontraktor Indonesia hadir untuk membawa perubahan nyata bagi kualitas hidup masyarakat lokal, sekaligus menjaga reputasi bangsa di kancah global,” jelas Hamdani dalam penjelasan tertulisnya, Rabu (23/4/2026).
Keberhasilan PHO Proyek Jalan Maliana ini menjadi tonggak strategis bagi Hutama Karya dalam memperkuat eksistensi pada proyek-proyek infrastruktur internasional, sekaligus menegaskan kapabilitas perusahaan sebagai bagian dari Danantara yang kredibel dan kompetitif di tingkat global.
PT Hutama Karya (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bagian dari Danantara yang bergerak di sektor pengembangan infrastruktur dan pengelolaan jalan tol.
Perseroan menyediakan berbagai layanan, antara lain konstruksi, investasi jalan tol, operasi dan pemeliharaan jalan tol. Dalam visinya sebagai pengembang infrastruktur terkemuka di Indonesia, Hutama Karya terus berkolaborasi bersama enam anak perusahaannya yang berperan penting dalam mendukung kemajuan pembangunan infrastruktur di Tanah Air untuk untuk mewujudkan Asta Cita Pemerintah.
Keenam anak perusahaan tersebut antara lain: PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang fokus pada jasa konstruksi, PT Hakaaston (HKA) yang menangani operasi dan pemeliharaan jalan tol, PT Hutama Karya Realtindo (HKR) yang bergerak di bidang properti, dan PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) yang berfokus pada pengelolaan jalan tol. PT Hutama Mambelim Trans Papua (HMTP) dan PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) yang keduanya fokus pada pembangunan dan pengelolaan jalan serta jembatan. (*)
Awaluddin Awe













