FOTO Ruas Jalan Lembah Anai yang sempat ditutup sementara akubat terdampak longsor susulan, Rabu (24/6/2026). (Foto : Corcom HKI)
PADANG (HARIANINDONESIA.ID) – PT Hutama Karya (Persero) membuka kembali jalur Jalan Lembah Anai setelah sempat ditutup sementara, akibat dampak longsor susulan yang terjadi pada Rabu (24/6/2026).
Longsor sempat menghantam ruas jalur Lembah Anai yang saat ini sedang dalam penanganan olen anak perusahaan PT Hutama Karya, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI).
Menurut penjelasan pihak manajemen PT HKI, longsor yang terjadi pada Rabu, 24 Agustus 2026 akibat curah hujan yang cukup tinggi.
Jalur Lembah Anai kemudian sempat ditutup secara penuh umtuk semua kendaraan. Penutupan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif demi keselamatan pengguna jalan.
“Namun, Akses Lembah Anai telah kembali dibuka pada Kamis (25/06) pukul 02.00 WIB dini hari dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan. Pengguna jalan yang hendak melintas diimbau untuk mematuhi arahan petugas dan rambu-rambu di lapangan,” ujar Resnu Aditya W,
Sekretaris Perusahaan
PT Hutama Karya Infrastruktur dalam penjelasan tertulisnya kepada Media, Kamis (25/6/2026).
Menurut Resnu, pembukaan kembali jalur Lembah Anai sudah dilakukan sejak Kamis (25/6/2026) pukul 02.00 WIB dinihari.
Pihak HKI, menurut Resnu, terus berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan longsor di Lembah Anai.
Sebelumnya Telah Dibuka 24 Jam
Sebelumnya, akses jalan Lembah Anai Sumatera Barat pasca bencana November 2025, telah dibuka secara penuh setelah kontraktor PT Hutama Karya Infrastruktur (HKi) berhasil menyelesaikan pembangunan jalan penghubung antara kota Padang Panjang dan kawasan Padang Pariaman, Padang tersebut.
Berdasarkan rilis PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mencatatkan progres penanganan pascabencana di kawasan Lembah Anai mencapai 73% per akhir Mei 2026, dan menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada Juli 2026.
Akses Lembah Anai, dibuka penuh selama 24 jam untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, sekaligus memulihkan jalur penghubung strategis Padang–Padang Panjang
Dilaporkan, sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, meliputi pengalihan aliran air, normalisasi sungai, proteksi badan jalan, pekerjaan borepile di beberapa titik terdampak, penimbunan badan jalan, perkuatan lereng, pekerjaan saluran, serta proteksi pondasi Jembatan Margayasa.
Dengan rampungnya pekerjaan-pekerjaan tersebut, HKI kini memfokuskan upaya pada penyelesaian struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, saluran, serta pekerjaan pengaman jalan.
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, menyatakan percepatan penyelesaian dilakukan dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan.
“HKI terus berupaya mempercepat penyelesaian penanganan Lembah Anai dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta kelancaran mobilitas masyarakat.” ujar Resnu dalam penjelasan tertulisnya, Senin (22/6/2026).
Dengan telah selesainya sejumlah pekerjaan utama, HKI kini fokus melanjutkan penyelesaian 20 titik pengerjaan dengan scope pengerjaan seperti, struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, saluran, pekerjaan pengaman jalan serta pekerjaan aspal hotmix.
Resnu menambahkan, akses Lembah Anai saat ini telah dibuka penuh selama 24 jam untuk kendaraan roda dua dan roda empat.
Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan volume lalu lintas yang melintasi kawasan tersebut, terutama pada periode libur panjang.
“Dengan tersambungnya kembali akses Lembah Anai secara penuh, mobilitas masyarakat di Sumatra Barat dapat berjalan lebih lancar. Ruas ini memiliki peran penting sebagai jalur penghubung strategis, sehingga HKI berkomitmen untuk menyelesaikan penanganan ini pada Juli 2026, agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakt,” imbuh Resnu.
Pembukaan akses secara penuh turut mendorong peningkatan volume lalu lintas di kawasan tersebut, terutama pada periode libur panjang.
Dengan tersambungnya kembali Lembah Anai, arus lalu lintas dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya diharapkan pulih sepenuhnya dan membawa dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi perekonomian maupun sosial.
PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) adalah anak usaha dari BUMN PT Hutama Karya (Persero). HKI bergerak di bidang jasa konstruksi khususnya jalan dan jembatan.
Saat ini HKI telah menyelesaikan sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dan infrastruktur lainnya di Pulau Jawa dan Sumatra. (*)
Awaluddin Awe













