Presiden Jokowi Resmikan Tol PKU-Bangkinang

  • Bagikan

Presiden Jokowi resmikan beroperasinya Seksi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang merupakan Seksi Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Rabu (4/1/2023). (Foto : screnshot video Sesneg)

PEKANBARU (Harianindonesia.id) : Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan beroperasinya ruas Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Pekanbaru-Bangkinang (Pekbang) Rabu (4/1).

Peresmian Tol Padang-Pekanbaru Seksi PKU-Bangkinang dilakukan di depan pintu gerbang tol Bangkinang. Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden Jokowi.

“Dengan mengucapkan Bismillah, saya resmikan beroperasinya Jalan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Pekanbaru-Bangkinang,” kata Jokowi sebelum menekan tombol sirine.

Terlihat mendampingi Presiden Jokowi dalam peresmian ini, Mensesneg Pratikno Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua dan anggota Komisi V DPRRI, Direksi PT Hutama Karya dan PT HKi, Kepala BPJT, Gubernur Riau Syamsuar dan Bupati Kampar.

Tol Padang-Pekanbaru Seksi Pekanbaru-Bangkinang yang diresmikan Presiden Jokowi adalah sepanjang 30,9 Km dari total panjang keseluruhannya 40 Km.

Tol ini merupakan ruas utama dari Tol Padang-Pekanbaru sepanjang 250 Km. Menurut Presiden, ruas tol ini nantinya akan disambungkan dengan jalan lingkar Pekanbaru-Bangkinang dan Dumai.

“Jadi nanti Pekanbaru, Bangkinang dan Dumai akan disambungkan dengan jalan lingkar, sehingga akan terkoneksi jadi satu,” papar Presiden Jokowi.

Pembangunan jalan lingkar Pekanbaru-Bangkinang dan Dumai juga akan tersambung ke daerah Sumbar.

Pengerjaan pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi PKU-Bangkinang dilakukan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKi) dengan menelan anggaran Rp4,8 triliun.

Harapan Presiden dengan diresmikannya jalan tol ini kecepatan dan mobilitas angkutan barang, orang dan jasa akan menjadi lebih baik ke depannya, sekaligus menumbuhkan daya saing dari produk produk yang ada di Propinsi Riau.

Presiden juga berharap kehadiran jalan tol PKU-Bangkinang akan menumbuhkan sentra sentra ekonomi baru dan pada akhirnya akan membuka lapangan kerja baru, sekaligus memberikan kesejahteraan bagi masyatakat.

SIMAK JUGA :  Kadin Indonesia Tindaklanjuti MoU dengan Propinsi Sumbar, Kaltara dan Sulteng

Sebelumnya Jokowi menjelaskan bahwa Tol Pekanbaru-Dumai sudah lebih awal beroperasi. Trafik tol ini, menurut Jokowi, juga sudah relatif bagus yakni diatas 8.000 kendaraan setiap harinya.

Sementara itu Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit kepada wartawan, menyebutkan bahwa jalan Tol Padang-Pekanbaru seksi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang merupakan sirip sirip penting yang menghubungkan dengan ruas utama jalan tol Sumatera.

Menurut Danang, jalur Padang-Pekanbaru memiliki trafik yang sangat tinggi yakni mencapai 7.000 pergerakan kendaraan setiap harinya. Jumlah ini, sebut Danang, relatif sangat tinggi untuk tol tol di Sumatera.

Secara ekonomi, tambah Danang, kehadiran jalan tol ini akan mendorong tumbuhnya investasi di bidang perkebunan, pertambangan dan industri turunannya, khususnya di Kabupaten Kampar, saat ini.

Selain itu, lanjut Danang, Jalan Tol Seksi PKU-Bangkinang juga mendorong tumbuh dan berkembangan kawasan Pariwisata, Muara Takus di Kabupaten Kampar.

“Jika jalan tol seksi Bangkinang-Pangkalan selesai maka bisa memangkas jarak tempuh ke Muara Takus jadi hanya 1-1,5 jam dari semula tiga jam,” papar Danang.

Kondisi itulah yang kemudian disebut Danang sebagai tumbuhnya kawasan ekonomi baru di Propinsi Riau.

Dijelaskan Danang juga bahwa minat masyarakat menggunakan jalan tol PKU-Bangkinang relatif tinggi. Selama Natal dan Tahun Baru tol ini dilalui oleh 3-4000 kendaraan perhari atau secara perhitungan transaksi lalulintas harian mencapai 7.000 kendaraan per hari.

Terakhir, Danang juga menegaskan bahwa fungsi jalan tol Pekanbaru-Bangkinang dan Pangkalan ini akan menjadi penghubung antara Pekanbaru ke Padang. (*)

Awaluddin Awe

l

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *