KETUA IMLF Sastri Bakry menyerahkan karya delegasi IMLF kepada Sekjen Kemlu Denny Abdi dan Direktur Diplomasi publik Ani Negeriwati yang juga menyerahkan buku karyanya sendiri yang unik berjudul ResoNance, Senin (9/2/2026).(Foto : Sas
JAKARTA – Kementerian Luar Negeri akan melibatkan para Duta Besar Indonesia untuk mendorong partisipasi global pada Internasional Minangkabau Literacy Festival (IMLF) 2026 yang akan diselenggarakan bersamaan dengan Perayaan 100 Tahun Ikonik Jam Gadang Bukittinggi.
IMLF adalah forum komunikasi dan festivalisasi kebudayaan dan kesenian berkala dunia yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya di Sumatera Barat.
IMLF 2026 akan diselenggarakan pada 3-7 Juni 20026 di kota Bukittinggi, Sumatera Barat yang rencananya akan dihadiri oleh peserta dari 30 negara. Penyelenggaraan IMLF kali ini dikemas sebagai bagian dari diplomasi Indonesia.
“Ini merupakan bagian integral dari diplomasi Indonesia ke negara-negara peserta IMLF. Kami siap memfasilitasi koordinasi agar festival ini menjadi sukses dan memperkuat citra Indonesia di mata dunia, nanti kita undang para duta besar terkait,” ujar Sekjen Kementerian Luar Negeri Denny Abdi saat menerima audiensi Sastri Bakry, Ketua IMLF dan Soni Drestiana sebagai Wakil Ketua bidang LO IMLF, di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jalan Taman Pejambon, Jakarta, 9 Februari 2026.
Sastri Bakry menyampaikan kepada Sekjen Kemlu rencana penyelenggaraan IMLF 2026 yang kali ini akan digelar bersamaan dengan peringatan 100 tahun Ikonik Jam Gadang Bukittinggi.
Menurut Sastri, acara ini dirancang sebagai wadah diplomasi budaya Indonesia, mengundang peserta dari lebih 30 negara untuk merayakan literasi, bahasa, sastra, seni, budaya, pariwisata,ekonomi kreatif dan tradisi Minangkabau.
Sekjen Kemenlu juga diminta jadi pembicara kunci pada seminar utama tentang jam gadang
Denny Abdi menanggapi permintaan Sastri menyatakan komitmen Kemlu untuk mendukung kegiatan tersebut secara maksimal.
Denny juga menugaskan Ani Nigeriawati (Direktur Diplomasi publik Kemlu) untuk ikut menjadi bagian panitia menyukseskan acara tersebut
Anie Nigeriawati, perempuan multi talenta ini menambahkan bahwa IMLF akan menjadi platform efektif untuk mempromosikan warisan budaya Minangkabau, seperti sastra lisan, puisi, dan pertunjukan tradisional, sekaligus mempererat hubungan internasional.
“Kami akan libatkan duta besar dan atase budaya untuk memastikan partisipasi global yang optimal,” katanya.
Dukungan Kemlu diharapkan mempercepat persiapan, termasuk visa, promosi, dan logistik bagi delegasi asing. Festival ini diproyeksikan menarik ribuan pengunjung, menjadikannya sorotan perayaan ulang tahun Jam Gadang yang gemilang.
Dengan dukungan pemerintah pusat, IMLF 2026 siap menjadi panggung diplomasi budaya Indonesia yang membanggakan.
“Mari kita lakukan rapat bersama untuk memperjelas persiapan acara IMLF dan 100 tahun jam gadang ini” ujarnya antusias.
Sastri Bakry, Ketua IMLF dan Soni Drestiana sebagai Wakil Ketua bidang LO merasa sangat bangga dan semakin bersemangat atas dukungan tersebut.
Pertemuan hangat tersebut diakhiri dengan foto bersama sambil menyerah kan karya delegasi IMLF kepada sekjen Kemenlu dan Direktur Diplomasi publik yang juga menyerahkan buku karyanya sendiri yang unik berjudul ResoNance (*)
Awaluddin Awe












