UPTD Puskesmas Tamiang Layang Kembali Lakukan Vaksinasi Dosis Pertama

  • Bagikan

Tamiang Layang, harianindonesia.id – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim) pihaknya kembali melaksanakan vaksinasi dosis pertama terhadap lansia, guru, pejabat publik dan lainnya, Selasa (25/05/2021).

Disela kegiatan, Kepala Tata Usaha Puskesmas Tamiang Layang, Hedi Gunawan, saat diwawancara pihak media mengatakan jumlah guru dan lansia serta beberapa pelayan publik yang divaksinasi pada hari ini berjumlah 112 orang yakni, Lansia 50 orang, guru 30 orang dan sisanya 32 orang pelayan publik yang hadir pada saat ini.

“Vaksinasi kali ini sudah yang kelima kalinya kita laksanakan untuk lansia dan guru serta pelayan publik. Selanjutnya hari Kamis dan Sabtu akan kita laksanakan vaksinasi dosis yang kedua, vaksiansi dosis yang kedua ini akan dilaksanakan 28 hari setelah dosis pertama,” ucap Hedi Gunawan.

Ia menyampaikan kepada warga masyarakat wilayah kerja puskesmas Tamiang layang, terkhusus masyarakat luas agar jangan takut mengikuti vaksinasi, karena vaksinasi yang digunakan ini aman, halal dan berkualitas serta menambah daya tahan tubuh.

Selain itu, karena saat ini pandemi belum berakhir, Hedi Gunawan berpesan agar warga masyarakat Bartim yang sudah divaksin maupun yang belum agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (Prokes) dengan menerapkan 5M yakni, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan mengurangi mobilisasi, bebernya.

Ditempat yang sama, Budi wartawan mertro 7.co.id usai menerima vaksin sinovak dosis pertama mengatakan bahwa dirinya tidak mengalami gejala apapun.

“Alhamdulillah saya masih sehat, penglihatan mata saya menjadi jernih. Hanya saja usai divaksin perut saya terasa lapar dan agak mengantuk,” pungkas Hedi Gunawan. (Snn).

SIMAK JUGA :  Hari Amal Bhakti Ke-76, MTsN 4 Liko Sumbar Terima Piagam Penghargaan
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *