Padang, Harianindonesia.id – Sampai Jumat, 1 Mei 2020
Pukul, 16.00 WIB jumlah pasien positif Corona di Sumatra Barat menaik terus sampai 172 orang, atau bertambah 24 orang dalam satu hari, namun jumlah sembuh pun cukup tinggi yakni lima orang dalam satu hari ini (Jumat).
Jasman Rizal, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Sumbar, mengutip laporan Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc sebagai penanggungjawab pemeriksaan swab test di laboratorium fakultas kedokteran Unand, dari pemeriksaan ratusan sample spesimen yang diuji diketahui 24 orang positif Covid -19.
“Dari keseluruhan 24 pasien positif hari ini (Jum’at, 1/5) terbesar berasal dar kota Padang yakni delapan orang,” jelas Jasman Rizal yang juga menjabat Kepala Biro Humas Setdaprof Sumbar, Jumat (1/5) di Padang.
Dirincikan Jasman, ke delapan pasien positif di Padang tersebut adalah (1) Wanita 37 tahun, Pagambiran Kota Padang. Ibu rumah tangga. Terinfeksi dari kontak positif. Isolasi mandiri di rumah.
2) Wanita 11 th. Pagambiran Kota Padang. Pelajar. Terinfeksi karena pernah kontak dengan warga yang telah positif sebelumnya. Isolasi di rumah.
3) Pria 54 tahun, Padang Barat, Dagang. Isolasi mandiri di rumah, 4) Pria 26 tahun, Sawahan Kota Padang, isolasi mandiri di rumah.
5) Wanita 40 th, Sawahan Kota Padang, Pedagang Pasar Raya, Isolasi Mandiri di rumah, 6) Pria 58 th, Tarandam kota Padang Isolasi di rumah
7) Wanita 57 th, alamat Gaduik Kota Padang, berdagang di Banda Buek, Isolasi di rumah dan 8) Pria 57 tahun, Koto Tangah, dirawat di M Jamil Padang.
Selanjutnya, pasien berikut, kata Jasman, berasal Kota Payokumbuah sebanyak tiga orang yakni 1) Pria 68 th, kota Payokumbuah, tukang ojek, isolasi di rumah
2) Wanita 52 th, Payokumbuah Barat, Ibu rumah tangga, terpapar karena anak dan suami sering ke Bukittinggi, Isolasi di rumah, dan ke 3) Pria 60 th, Payokumbuah Barat, sopir angkot, isolasi di rumah.
Kota Padang Panjang yang sebelumnya nihil kasus positif corona, kini menyumbang 13 orang pasien positif yang keseluruhannya terdiri 11 Tenaga Kesehatan di RSUD Kota Padang Panjang mulai dari dokter, bidan dan perawat, 1 orang anggota satpol PP dan satu orang security. Dari 13 pasien positif ini 8 orang wanita dan 5 orang pria.
Meskipun jumlah pasien positif terus bertambah, namun jumlah pasien sembuh juga mengalami kenaikan cukup menggembirakan yakni sebanyak lima orang, 4 orang pasien RSUP M Jamil dan 1 orang dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.
Ke lima pasien sembuh tersebut berasal dari Pasie Nan Tigo, Sawahan, Kuranji, Korong Gadang dan Anduriang.
Sementara itu dari seluruh 172 orang pasien positif Covid -19, sebanyak 64 orang dirawat di berbagai rumah sakit, isolasi mandiri di rumah 36 orang, Karantina di Bapelkes Gunuang Pangilun 16 orang dan BPSDM 11 orang, meninggal dunia 15 orang dan sembuh 30 orang.
Sedangkan jumlah total Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 8.137 orang.
Proses pemantauan 379 orang.
Selesai Pemantauan 7.758 orang.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP)sebanyak 416 orang.
Dari 416 PDP tersebut, 45 orang masih dirawat di berbagai rumah sakit rujukan sambil menunggu hasil lab. Dinyatakan negatif, pulang dan sehat dari infeksi covid-19 sebanyak 361 orang dan isolasi diri di rumah 10 orang.
Dana JPS
Dalam kesempatan yang sama Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid -19 Sumbar ini juga menjelaskan perkembangan penyaluran dana Jaring Pengaman Sosial (JPS) Provinsi Sumbar.
Menurut Jasman, hari ini dana bantuan JPS Provinsi Sumbar telah didistribusikan oleh PT Pos Indonesia langsung ke alamat sesuai data yang diberikan oleh Kabupaten Agam, Kota Sawahlunto dan Kota Padang Panjang.
“Dana JPS yang disalurkan untuk jatah dua bulan, yaitu bulan April dan Mei 2020. Dengan demikian masyarakat terdampak langsung mendapat Rp1,2 juta / KK,” katanya.
Masing- masing rumah penerima dana JPS dari provinsi ini, jelas Jasman, akan ditempeli sticker yang bertujuan agar jangan nanti terjadi pemberian bantuan ganda kepada masyarakat.
Sampai tanggal 30 Maret 2020 kemaren, jelas Jasman, kabupaten dan kota yang telah menyerahkan data masyarakatnya sebagai penerima dana JPS ke Provinsi Sumbar adalah Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kota Pariaman, Kota Solok, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Payokumbuah, dan Kabupaten Tanah Datar. Data yang baru masuk sore dan malam kemaren tersebut sedang diverifikasi dan direviw oleh tim.
“Semoga Senin lusa, semua Kabupaten Kota telah menyampaikan data penerima JPS ke provinsi Sumbar, sehingga masyarakat terdampak wabah covid-19 dapat dibantu,” papar Jasman mengakhiri.
(Awe)







