H-4 Nataru, Arus Mudik di Tol Sumatera Sudah Mencapai 140.187 atau Naik 21 Persen

JAKARTA – Arus mudik menjelang Natal dan Tahun Baru 2025-2026 melalui Tol Sumatera milik PT Hutama Karya terus meningkat. Sampai H-4 Natal, total kendaraan yang masuk ke Tol Sumatera sudah mencapai 140.187 atau naik 21 dibandingkan kondisi normal.

Laporan terkini, Per 21 Desember dari Corcom PT Hutama Karya (Persero) total kendaraan yang tercatat melintasi tol Sumatera itu berasal dari tol yang beroperasi dan berbayar serta dua tol fungsional.

“Secara umum, arus mudik melalui tol Sumatera yang dikelola PT Hutama Karya mengalami peningkatan dari 14 sampai 80 perse, kecuali ruas Tol Padang – Sicincin yang turun sebesar 50 persen, hak ini disebabkan terjadinya bencana longsor di Lembah Anai, Tanah Datar Sumbar,” kata EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Mardiansyah dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/12/2025).

Selengkapnya arus mudik yang direkap oleh bagian Tol Operasi dan Pemeliharaan (TOP) PT Hutama Karya sebagai berikut,

Rekap Trafik Harian Ruas Tol Beroperasi:

• Kendaraan yang melintasi Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung (Terpeka) tercatat sebanyak 17.900 kendaraan atau meningkat 25,66% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Palembang – Indralaya – Prabumulih (Palindra & Indraprabu) tercatat sebanyak 19.675 kendaraan atau meningkat 30,27% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Bengkulu – Taba Penanjung (Bengtaba) tercatat sebanyak 2.582 kendaraan atau meningkat 14,55% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Betung – Tempino – Jambi (Bayung Lencir – Tempino) tercatat sebanyak 9.459 kendaraan atau meningkat 80,76% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar tercatat sebanyak 8.191 kendaraan atau meningkat 19,94% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Pekanbaru – Dumai (Permai) tercatat sebanyak 18.566 kendaraan atau meningkat 19,01% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Indrapura – Kisaran tercatat sebanyak 12.648 kendaraan atau meningkat 32,72% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kuala Tanjung – Sinaksak) yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita (HMW) tercatat sebanyak 31.488 kendaraan, atau lebih rendah 3,00% dibandingkan trafik normal.

SIMAK JUGA :  Genius Umar Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

• Kendaraan yang melintasi Tol Binjai – Pangkalan Brandan tercatat sebanyak 13.718 kendaraan atau meningkat 42,64% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum – Baitussalam) tercatat sebanyak 5.960 kendaraan atau meningkat 44,66% dari trafik normal.

• Kendaraan yang melintasi Tol Padang – Sicincin tercatat sebanyak 1.599 kendaraan atau lebih rendah 59,10% dari trafik normal, dikarenakan terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.

Rekap Trafik Ruas Tol Fungsional Periode Nataru 2025/2026:

Sementara itu, secara terpisah untuk trafik pada ruas tol yang dioperasikan secara fungsional selama periode Libur Nataru 2025/2026, tercatat sebagai berikut:

• Tol Palembang – Betung (Kramasan – Pangkalan Balai) yang dioperasikan secara fungsional sejak 20 Desember 2025, dengan trafik mencapai 2.683 kendaraan.

• Tol Sigli – Banda Aceh (Sibanceh) Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) yang dioperasikan secara fungsional sejak 7 Desember 2025, dengan trafik mencapai 1.926 kendaraan.

Pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Hutama Karya untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan trafik di Jalan Tol Trans Sumatera selama periode libur Nataru. Melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait, Hutama Karya berupaya memberikan pelayanan terbaik agar setiap perjalanan masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman, sebagai wujud melayani sepenuh hati.

Mardiansyah mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan dan memastikan kondisi pengemudi tetap prima.

“Apabila merasa lelah atau mengantuk, pengguna jalan diharapkan menepi dan beristirahat di rest area terdekat. Pastikan juga kartu uang elektronik dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki jalan tol.” imbau Mardiansyah.

Dengan mengutamakan keselamatan bersama, kita SETUJU untuk selamat sampai tujuan, sekaligus merasakan manfaat konektivitas yang semakin baik sehingga perjalanan di Sumatera kini terasa semakin dekat. (*)

Awaluddin Awe