Gerbang Tol Pekanbaru (foto : dok hutama karya)
JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) memberikan potongan harga tarif tol di enam ruas jalan tol di Sumatera, terkait dengan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kebijakan pemotongan tarif ini diberikan Hutama Karya sebagai pemilik tol di Sumatera dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah untuk kelancaran mudik Nataru 2026, sekaligus mengurangi beban pengguna jalan tol di Sumatera.
EVP Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya (Persero) Mardiansyah menjelaskan pemotongan tarif tol tersebut diberlakukan untuk Tol Terbanggi Besar – Kayu Agung, Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Pekanbaru – Dumai, Tol Pekanbaru – XIII Koto Kampar, Tol Indrapura –Kisaran dan Tol Sigli – Banda Aceh.
“Pemberian potongan tarif ini rencananya kami terapkan sebagai dukungan terhadap kebijakan Pemerintah dalam memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru. Dengan potongan pada enam ruas utama JTTS yang dikelola oleh Hutama Karya, kami berharap masyarakat dapat merasakan perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau. Kami telah mengusulkan skema potongan tarif ini kepada BPJT dan siap menjalankannya sesuai arahan Pemerintah,” ujar Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/12/2025).
Menurut Mardiansyah, pemberlakuan potongan tarif rencananya diberlakukan bagi seluruh golongan kendaraan yang bertransaksi menggunakan Kartu Uang Elektronik pada tanggal 22, 23, dan 31 Desember 2025.
Pemberlakuan pemotongan tarif diberlakukan secara khusus untuk pengguna yang melakukan perjalanan jarak jauh.
Hutama Karya berharap kebijakan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antardaerah serta mendukung perputaran ekonomi di sepanjang koridor Sumatra.
Dijelaskan Mardiansyah, kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Pembahasan bersama Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) pada tanggal 19 November 2025 lalu.
Prediksi Lalu Lintas Selama Nataru Meningkat
Meski ditengarai masih menghadapi cuaca ekstrem di Sumatera, tetapi arus mudik ke Sumatera menggunakan jalan tol Sumatera pada Nataru 2025 dan 2026 diperkirakan bakal mengalami lonjakan cukup tinggi dibandingkan tahun lalu.
“Lalu lintas pada periode libur akhir tahun rencananya akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.” jelas Mardiansyah.
Hutama Karya memprediksi arus mudik ke pulau Sumatera melalui jalan tol akan mengalami peningkatan sebesar 30 persen. Sementara arus balik diperkirakan naik mencapai 34 persen dibandingkan kondisi normal.
Ditegaskan Mardiansyah, proyeksi ini menjadi dasar bagi penguatan kesiagaan operasional dan koordinasi lintas-instansi di sepanjang koridor JTTS kelolaan Hutama Karya.
Selain rencana pemberian potongan tarif, Hutama Karya memastikan bahwa hingga akhir tahun 2025 tidak ada ruas JTTS kelolaan Hutama Karya yang rencananya akan mengalami penyesuaian tarif.
Pada periode libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru, kebutuhan masyarakat untuk bepergian biasanya meningkat, sehingga menjaga stabilitas biaya perjalanan menjadi prioritas Hutama Karya.
“Kami memahami bahwa mobilitas masyarakat di penghujung tahun memiliki arti penting, dan kami ingin memastikan pengguna jalan dapat melakukan perjalanan dengan lebih tenang tanpa adanya kekhawatiran terhadap perubahan tarif. Dengan mempertahankan struktur tarif yang ada, kami berupaya memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat untuk bergerak dan berkegiatan di momen akhir tahun ini,” pungkas Mardiansyah. (*)
<em>Awaluddin Awe













