Partai Murba Usulkan Dewinta Pringgodani jadi Wamen Naker, Jenderal Amhar : Dewi Mampu..!

Dewinta Pringgodani SH MH

JAKARTA, Harianineonesia.id – Nama Pengamat Hukum dan Politik Dewinta Pringgodani SH MH muncul sebagai kandidat Wakil Menteri Tenaga Kerja pengganti Immanuel Ebenezer.

Adalah Partai Musyawarah Rakyat Banyak (Partai Murba) yang mengusulkan perempuan cantik asal Solo ini sebagai Wamen Naker.

“Dewinta memiliki latarbelakang yang kuat untuk membantu Menteri Tenaga Kerja. Selain memiliki latarbelakang hukum, Dewinta juga dekat kalangan buruh dan memahami persoalan ketenakerjaan di Indonesia,” kata Ketua Umum Partai Murba Irjen Pol Purn Dr Amhar Azhet kepada wartawan di Jakarta, Senin (8/9).

Menurut mantan Duta Besar Rumania ini, figur Dewinta sangat tepat mengisi jabatan Wamen Naker. Kehadiran sosok Dewinta di Kemanaker akan mampu mengatasi permasalahan klasik ketenagakerjaan.

Masalah ketenagakerjaan di Indonesia cukup kompleks dan beragam, seperti :

Tingginya Tingkat Pengangguran :
Jumlah angkatan kerja yang besar tidak sebanding dengan kesempatan kerja yang tersedia, menyebabkan banyaknya pengangguran terbuka dan setengah pengangguran.

Ketimpangan Upah ;
Upah minimum yang rendah dan tidak ada kesetaraan dalam pembayaran upah berdasarkan keahlian dan tanggung jawab.

Kurangnya Kesempatan Kerja Formal:
Sektor formal tidak mampu menyerap tenaga kerja secara optimal, menyebabkan banyak pekerja berada di sektor informal.

Kondisi Kerja yang Tidak Aman dan Tidak Sehat:
Banyak pekerja menghadapi risiko kecelakaan kerja dan masalah kesehatan karena kondisi kerja yang buruk.

Diskriminasi di Tempat Kerja:
Perlakuan tidak adil terhadap pekerja berdasarkan jenis kelamin, agama, suku, atau disabilitas masih sering terjadi.

Kurangnya Perlindungan Hukum untuk Pekerja:
Banyak pekerja tidak mendapatkan hak-hak mereka secara penuh, seperti upah yang layak, jaminan sosial, dan perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja.

Kurangnya Keterampilan yang Relevan:
Tuntutan dunia kerja yang semakin kompleks membuat keterampilan yang relevan menjadi penting untuk dimiliki pekerja.

SIMAK JUGA :  Liburan ke Bali Saat Puncak Arus Balik, Pengamat Kritik Gubernur Anies

Kurangnya Kualitas Pendidikan;
Pendidikan yang berkualitas adalah kunci untuk menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas.

Kurangnya Kesempatan Kerja di Daerah Terpencil:
Daerah-daerah terpencil memiliki keterbatasan akses terhadap kesempatan kerja.

Kurangnya Keseimbangan Antara Kehidupan Kerja dan Kehidupan Pribadi:
Banyak pekerja menghadapi kesulitan dalam menciptakan keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi.

Ditambahkan Amhar, Pemerintah dan stakeholder terkait perlu bekerja sama untuk mengatasi masalah-masalah ini melalui kebijakan pendidikan, lapangan pekerjaan, pengupahan, dan perlindungan pekerja.

“Dalam konteks merumuskan kebijakan ketenagakerjaan ini saya melihat Dewinta memiliki kemampuan besar. Sebab sebagai mantan Staf khusus Mendagri Dewinta sudah terbiasa merumuskan kebijakan di level menteri,” papar Amhar.

Amhar berharap Presiden Prabowo bisa menerima usulan ini, meskipun Partai Murba belum menjadi mitra pemerintah. Sebab belum masuk menjadi partai peserta Pemilu dan Pilpres.

Tetapi sebagai partai baru, tegas Amhar, Partai Murba akan memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo sampai menjelang Pilpres 2029. Sebab, idealisme yang dianut oleh Prabowo sama dengan cita cita dan perjuangan Partai Murba yakni berjuang untuk kesejahteraan rakyat kecil. (*)

Awaluddin Awe