Hutama Karya Bekali 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas Tentang Manfaat Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

PT Hutama Karya (Persero) membekai 1.800 Mahasiswa KKN Universitas Andalas tentang manfaat Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), pada acara pelepasan Mahasiswa KKN Unand di Kampus Unand, Kamis (2/7/2026). (Foto : Dok Corcom HK)

PADANG (HarianIndonesia.Id) –PT Hutama Karya (Persero) memberikan pembekalan bagi 1.800 mahasiswa KKN Unand Reguler 2 tentang manfaat jalan tol, khususnya Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Pembekalan diberikan dalam acara pelepasan KKN di Auditorium Universitas Andalas, Kamis, 2 Juli 2026.

Dengan pembekalan ini diharapkan para mahasiswa bisa menjelaskan kepada masyarakat tentang manfaat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)

PT Hutama Karya berkepentingan membekali para mahasiswa KKN Unand tentang manfaat jalan tol, karena dari 92 Nagari sasaran KKN, 15 Nagari masuk dalam koridor Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Program pembekalan mahasiswa KKN Unand ini merupakan upaya Hutama Karya memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan.

Program Sosialisasi Tematik Infrastruktur bagi mahasiwa KKN Unand ini mengusung tema “Mahasiswa Menjadi Penggerak Manfaat Infrastruktur di Tengah Masyarakat”.

Pada sesi pembekalan, Hutama Karya memaparkan peran JTTS sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi regional. Hingga saat ini, JTTS telah terbangun lebih dari 1.100 kilometer dan menjadi salah satu jaringan jalan tol terpanjang di Asia Tenggara.

Kehadiran JTTS diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antar wilayah, menekan biaya logistik, mempersingkat waktu tempuh, serta membuka koridor ekonomi baru di Pulau Sumatera.

Mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pengembangan Jalan Tol Pekanbaru–Padang, termasuk rencana Ruas Bukittinggi–Sicincin yang diharapkan dapat mendukung konektivitas Sumatera Barat sekaligus menjadi alternatif akses pada wilayah rawan bencana.

Selain memperkuat mobilitas masyarakat, pembangunan infrastruktur tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan sektor pariwisata, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal.

Sesi pembekalan menghadirkan sejumlah narasumber lintas bidang yang membahas manfaat JTTS sebagai pengungkit ekonomi yakni : Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi, Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia, Gusri Yaldi, Ph.D., serta Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan.

Ketiganya mengungkap bagaimana koridor JTTS mengubah lanskap ekonomi regional Sumatera Barat, mulai dari efisiensi rantai pasok, pembukaan akses pasar bagi komoditas unggulan daerah, hingga potensi multiplier effect di tingkat tapak.

Dengan bekal pengetahuan tentang JTTS ini para mahasiswa sudah memiliki literasi yang kokoh sebelum terjun ke lokasi penugasan.

Peran Strategis

Direktur Human Capital & Legal Hutama Karya, Muhammad Fauzan, menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan berbagai manfaat bagi masyarakat melalui program-program pengabdian yang dijalankan selama KKN.

SIMAK JUGA :  Arsyad Rasyid Sampaikan Kuliah Umum di Universitas Andalas Padang, Rabu

“Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu memahami berbagai aspek pembangunan yang memberikan dampak bagi kehidupan masyarakat. Infrastruktur merupakan salah satu bentuk pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan melalui peningkatan konektivitas, terbukanya peluang ekonomi, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengembangkan potensi daerah dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fauzan.

Selain pembekalan, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Keterlibatan mahasiswa diharapkan mampu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan pembangunan infrastruktur guna menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Keterlibatan Hutama Karya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan manfaat pembangunan yang lebih luas melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dengan mengedepankan semangat gotong royong dan pemberdayaan masyarakat, perusahaan berharap pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Acara turut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Universitas Andalas, Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng., yang mewakili Rektor Universitas Andalas, Kepala UPT Pembelajaran di Luar Kampus Universitas Andalas, Jonrinaldi, S.T., M.T., Ph.D., serta jajaran pimpinan dan civitas akademika Universitas Andalas.

Dalam kesempatan tersebut, pelepasan mahasiswa KKN secara simbolis diserahkan pihak kampus kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sumatera Barat, Ir. Yozarwardi Usama Putra, S.Hut., M.Si., IPU, menandai keterlibatan lintas pemangku kepentingan dalam program pengabdian ini.

Melengkapi pembekalan, sesi kedua kegiatan menghadirkan Christy selaku perwakilan Infrabuddies atau influencer dari Hutama Karya, yang membawakan materi bertajuk “The Digital Ambassador: Crafting Creative Content and Strategic Narratives for Local Empowerment”.

Pada sesi ini, mahasiswa dibekali keterampilan mengemas cerita dampak pembangunan infrastruktur menjadi konten kreatif yang edukatif dan mudah dipahami masyarakat.

Melalui pendekatan ini, mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi agen edukasi di lapangan, tetapi juga mampu berperan sebagai duta digital (digital ambassador) yang menarasikan manfaat infrastruktur secara tepat dan bertanggung jawab melalui kanal-kanal media sosial.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen edukasi yang dapat menjembatani pemahaman masyarakat mengenai manfaat infrastruktur terhadap peningkatan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan wilayah. (*)

Awaluddin Awe