Alhamdulilah, Dua Ruas Jalan Tol Padang Pekanbaru Masuk dalam Daftar PSN Terbaru, Koentjoro : Tapi Saya tak Tahu Detilnya

Gerbang tol Padang dan Bangkinang (foto : kredit)

JAKARTA – Teki teki tentang lanjutan pembangunan jalan tol Padang Pekanbaru terjawab. Dua ruas sambungan jalan tol dari arah Pekanbaru dan dari arah Padang, masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru yang dirilis Kemenko Perekonomian RI.

Kedua ruas jalan tol tersebut detilnya adalah sebagai berikut :

1. Jalan Tol Bukittinggi – Padang Panjang – Lubuk Alung – Padang di Provinsi Sumatera Barat

2. Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang – Payakumbuh – Bukittinggi di Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau.

Kedua ruas jalan tol Padang Pekanbaru ini masuk dalam daftar 50 PSN Tol terbaru yang dirilis oleh Kemenko Perekonomian RI.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (14/10/2025), Pemerintah telah menetapkan sebanyak 50 jalan tol masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) terbaru yang ditetapkan pemerintah.

PSN jalan tol itu ada yang sudah selesai dibangun dan beroperasi, namun terdapat pula yang masih dalam tahap persiapan maupun konstruksi.

Penetapan PSN Tol terbaru ini tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 Tentang Perubahan Kedelapan Atas Permenko Bidang Perekonomian Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Proyek Strategis Nasional, yang diteken Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada 24 September 2025.

PSN adalah proyek dan/atau program yang dilaksanakan oleh Pemerintah, Pemerintah Daerah, dan/atau Badan Usaha yang memiliki sifat strategis untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

Secara umum dua jenis PSN, yakni berupa proyek atau Proyek Strategis Nasional, dan kumpulan proyek (program) atau Program Strategis Nasional.

Daftar PSN Jalan Tol di dalam Permenko Bidang Perekonomian 16/2025, secara keseluruhan Pemerintah menetapkan sebanyak 226 PSN dan 25 Program Strategis Nasional.

Dari jumlah itu, terdapat 50 PSN dari sektor jalan tol, berikut daftarnya:

Jalan Tol Serang – Panimbang di Provinsi Banten Jalan Tol Pandaan – Malang di Provinsi Jawa Timur

Jalan Tol Manado – Bitung di Provinsi Sulawesi Utara

Jalan Tol Balikpapan – Samarinda di Provinsi Kalimantan Timur

Jalan Tol Medan – Binjai di Provinsi Sumatera Utara

Jalan Tol Pekanbaru – Kandis – Dumai di Provinsi Riau

Jalan Tol Kisaran – Tebing Tinggi di Provinsi Sumatera Utara

Jalan Tol Sigli – Banda Aceh di Provinsi Aceh

Jalan Tol Binjai – Langsa di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara

Jalan Tol Bukittinggi – Padang Panjang – Lubuk Alung – Padang di Provinsi Sumatera Barat

Jalan Tol Pekanbaru – Bangkinang – Payakumbuh – Bukittinggi di Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Riau

Jalan Tol Tebing Tinggi – Pematang Siantar – Prapat – Tarutung – Sibolga di Provinsi Sumatera Utara

Jalan Tol Betung (Sp. Sekayu) – Tempino – Jambi di Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Tol Jambi – Rengat di Provinsi Jambi dan Riau

Jalan Tol Rengat – Pekanbaru di Provinsi Riau

Jalan Tol Simpang Indralaya – Muara Enim di Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Tol Lubuk Linggau – Curup – Bengkulu di Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu

Jalan Tol Kayu Agung – Palembang – Betung di Provinsi Sumatera Selatan

Jalan Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan di Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Ciawi – Sukabumi – Ciranjang – Padalarang di Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Cengkareng – Batu Ceper – Kunciran di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten Jalan

Tol Serpong – Cinere di Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Cinere – Jagorawi di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Cimanggis – Cibitung di Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Cibitung – Cilincing di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat

SIMAK JUGA :  Gubernur Mahyeldi Surati Menteri PU, Minta Tol Padang Pekanbaru Dilanjutkan

Jalan Tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Serpong – Balaraja di Provinsi Banten

Jalan Tol Semanan – Sunter, bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta di Provinsi DKI Jakarta

Jalan Tol Sunter – Pulo Gebang, bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta di Provinsi DKI Jakarta

Jalan Tol Duri Pulo – Kampung Melayu, bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta di Provinsi DKI Jakarta

Jalan Tol Kemayoran – Kampung Melayu, bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta di Provinsi DKI Jakarta

Jalan Tol Ulujami – Tanah Abang, bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta di Provinsi DKI Jakarta

Jalan Tol Pasar Minggu – Casablanca, bagian dari 6 ruas tol DKI Jakarta di Provinsi DKI Jakarta

Jalan Tol Pasuruan – Probolinggo di Provinsi Jawa Timur

Jalan Tol Probolinggo – Banyuwangi di Provinsi Jawa Timur

Jalan Tol Krian – Legundi – Bunder – Manyar di Provinsi Jawa Timur

Jalan Tol Jakarta – Cikampek II Sisi Selatan di Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Semarang – Demak di Provinsi Jawa Tengah

Jalan Tol Yogyakarta – Bawen di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah

Pembangunan Fly Over dari dan Menuju Terminal Teluk Lamong di Provinsi Jawa Timur

Jalan Tol Ngawi – Kertosono – Kediri di Provinsi Jawa Timur

Jalan Tol Depok – Antasari (termasuk Bojonggede – Salabenda) di Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Solo – Yogyakarta – Kulon Progo di Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Jalan Tol Bogor Ring Road (termasuk Caringin – Salabenda) di Provinsi Jawa Barat

Jalan Tol Gedebage – Tasikmalaya – Cilacap di Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah

Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban di Provinsi Jawa Barat

Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk – Negara – Pekutatan – Soka – Mengwi di Provinsi Bali

Pembangunan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru/New Priok Eastern Access (NPEA) di Provinsi DKI Jakarta

Pengembangan Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono, M.Sc. Section Harbour Road II

(Pembangunan Jalan Tol Ancol Timur – Pluit Elevated) di Provinsi DKI Jakarta

Pengembangan Jalan Tol Dalam Kota Bandung: North – South Link Bandung dan Bandung Inter Urban Toll Road di Provinsi Jawa Barat

Belum Tau Secara Detil

Sementara itu, Plt Dirut PT Hutama Karya yang dikonfirmasi Harianindonesia.id tentang masuknya dua ruas jalan tol lanjutan di Riau dan Sumbar itu mengaku belum mendapatkan informasi detil tentang masuknya dua ruas tol lanjutan itu dalam PSN Tol 2025.

“Saya belum tahu secara detil tentang tindak lanjutnya (dari masuknya dua jalan tol tersebut di PSN 2025, red,” ujar Koentjoro melalui jaringan pribadinya, Selasa (14/10/2025).

Dengan demikian, Koentjoro tidak bisa menjelaskan proses pekerjaan yang akan dilakukan di kedua ruas jalan tol tersebut pada tahun ini dan pada 2026.

Namun, sebuah sumber menyebutkan bahwa proses penetapan lokasi jalan tol Padang – Lubuk Alung – Padang Panjang – Bukittinggi sedang disurvey oleh sebuah tim. Tetapi tim ini dilaporkan bekerja secara silent untuk menghindari efek negatif kebocoran harga ganti rugi lahan.

Malahan, menurut sumber itu, tim sudah bekerja sejak lama. Namun baru memutuskan nama ruas yang akan dibangun menjadi ruas tol Padang – Lubuk Alung – Padang Panjang – Bukittinggi.

Lalu, setelah ruas ini selesai akan diteruskan sampai ke Pengkalan Kabupaten 50 Kota untuk kemudian tembus ke wilayah Riau, dengan melalui sebuah terowongan.

“Terowongan akan dibangun oleh perusahaan dari JICA Jepang. Mereka sudah melakukan pekerjaan awal untuk pembangunan terowongan tersebut,” pungkas sumber yang enggan dituliskan jatidirinya tersebut. (*)

Awaluddin Awe