Tak Dapat Tanggapan Dari Dinas PU Bina Marga, Lurah dan Masyarakat Geram

Gunung Kidul, harianindonesia.id – Rusaknya akses jalan kabupaten yang menuju SDN Bendung 2 membuat tim komite sekolah dan warga masyarakat, resah.

Karna sudah tiga(3) tahun akses jalan kabupaten yang berada di Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul ini tidak di respon oleh pihak pemerintah dalam hal ini pihak Bina Marga Pemkab Gunung Kidul.

Hal ini di sampaikan ketua komite sekolah SDN Bendung 2 Kusnan S.E saat di temui wartawan dalam acara rapat persiapan lomba Adiwiyata tingkat Nasional yang akan di ikuti SDN Bendung 2, Jumat (23/08/19).

Kusnan menjelaskan pihaknya telah menanyakan kepada kepala Desa Bendung mengenai realisasi perbaikan akses jalan yang melintas SDN Bendung 2.

“Kami sudah sering menanyakan realisasi perbaikan jalan kabupaten yang ada di depan sekolah, informasi yang kami dapatkan dari bapak kepala desa bahwa untuk tahun anggaran 2018-2019 terealisasi namun pada kenyataannya sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pemkab”.

Kusnan menegaskan akses jalan kabupaten ini menghubungkan tiga dusun yaitu Dusun Garotan, Dusun Ndringo, dan Dusun Dawe.

Sementara itu kepala Desa Bendung, Didik Rubiyanto saat di temui wartawan secara terpisah di kantornya menjelaskan, bahwa pemerintah desa sudah mengupayakan agar akses jalan kabupaten tersebut segera di perbaiki.

“Kami sudah mengupayakan agar akses jalan kabupaten yang menghubungkan dua kecamatan dan tiga dusun ini di perbaiki, sudah tiga kali kami mengusahakan lewat dana aspirasi dewan, langsung ke fraksi yang terakhir kami tanyakan ke PU Bina Marga”.

Didik juga menbahkan pihaknya tidak dapat berbuat banyak karena pembangunan akses jalan kabupaten bukan kewanangan pemerintah desa.

“Kami sebagai pemerintah desa sangat prihatin dengan kondisi jalan kabupaten yang rusak ini, tapi bagaimana lagi karena jalan ini wewenangnya kabupaten bila kami perbaiki mengunakan dana desa kami menyalahi aturan”.

SIMAK JUGA :  BPD se-Kecamatan Ngawen Diharapkan Dapat Sinergi dengan Pemerintah Desa

Didik berharap perbaikan jalan kabupaten yang menghubungkan tiga dusun dan menlintas di SDN Bendung 2 ini segera rampung pengerjaan sebelum lomba sekolah Adiwiyata tingkat Nasional di selenggarakan pada tahun 2020.

“Saya berharap pengerjaan dan perbaikannya di segerakan karena akses jalan ini di pergunakan untuk dan menuju sekolah, apa lagi SDN Bendung 2 ini sudah mengukir prestasi, soalnya ini lomba tingkat nasional, dan seharusnya dukungan semua dinas tidak terkecuali dinas PU Bina Marga untuk mendukung dengan memperbaikinya”.

Di waktu yang berbeda anggota DPRD terpilih dari partai Nasdem Suharno S.E menjelaskan memang seharusnya jalan kabupaten pengerjaannya pemerintah kabupaten.

“Jadi memang sudah ada porsinya sendiri-sendiri kalo jalan desa melalui Undang-undang no.6 tahun 2014 yang harus membenahi baik itu pengerjaan atau pun perawatan ya harus pemerintah desa, kalo jalan kabupaten itu undang-undang no 23 2014 ya pemkab pengerjaannya”.

Suharno juga menegaskan dirinya akan sekuat tenaga untuk merealisasikan pembangunan jalan kabupaten Dusun Garotan di pembahasan anggaran di awal masa kerjanya.

“Kami kemarin kan konsentrasi di dapil satu jadi belum berkonsentrasi di dapil tiga, ya nanti di dapil tiga di titipkan kepada saya insyaAllah, anggota dewan kan punya budget yang punya anggaran kan dewan maka dewan yang akan menganggarkan, jadi bisa berkesinambungan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa dalam hal ini dewan sebagai penyambung lidah masyarakat ke pemerintah daerah”. (WAP)