Genius Umar diundang UNDP Bicara di Forum Perempuan Asia Pasifik di Bangkok

  • Bagikan

JAKARTA (Harianindonesia) – Walikota cerdas asal Kota Pariaman, Dr Genius Umar, Ssos,MSi diundang United Nation Developmennt Pund (UNDP) Indonesia bicara di Forum Wanita Asia Pasific, Rabu (7/2) besok, di Bangkok, Thailand.

Alumnus Universitas Gajah Mada ini akan tampil di forum bergengsi dengan membawa tema : Memastikan konektivitas yang bermakna untuk menutup kesenjangan digital gender dan mempromosikan desain, pengembangan, dan penyebaran teknologi informasi yang berpihak terhadap gender.

“Ada dua aplikasi yang akan saya tampilkan dalam forum tersebut sebagai bukti keberpihakan Pemko Pariaman terhadap masalah gender,” kata Genius Umar kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/2).

Aplikasi pertama adalah Aplikasi Sartika. Aplikasi ini merupakan aplikasi layanan aduan kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terhubung dengan UPTD PPA yang ada di kota Pariaman.

Aplikasi yang kedua namanya Siti Payung (Sehat Terintegrasi Perempuan Anak Terlindungi). Aplikasi ini memuat data Perempuan di kota Pariaman mulai dari pendidikan, golongan darah, penyakit rentan perempuan seperti kanker serviks dan kanker payudara, layanan kesehatan yang diterima baik itu di Puskesmas atau pun di Rumah Sakit, ibu menyusui, ibu melahirkan, pasangan usia subur, perempuan kepala keluarga, vaksin calon pengantin, akseptor KB, berat lahir bayi dan perempuan penerima bantuan sosial, permodalan perempuan kepala keluarga, kartu prakerja dan layanan di PPT Bunga Matahari RS Sadikin.

Aplikasi ini dimaksudkan untuk memetakan kondisi kerentanan dan pemberdayaan perempuan di kota Pariaman sehingga memudahkan Pemerintah Kota dan OOD terkait dalam memutuskan sebuah kebijakan yang berfihak dan peduli terhadap perempuan, strategi atau program apa yang akan diluncurkan sehingga penggunaan DIPA dan RKA pada APBD bisa efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan warga kota karena aplikasi ini datanya terintegrasi antar OPD seperti dinas Pendidikan, P3A KB, Kesehatan, Dinas Sosial, dan Dinas Perindag.

SIMAK JUGA :  Stok Beras Cukup, Kabulog Alor Imbau Warga Jangan Kuatir, Stok Bisa Jamin 7 Bulan

Selain itu, Genius juga menjelaskan beberapa kebijakan atau terobosan yang dilakukan di Pariaman seperti program si Nina Rancak yakni sistem nikah terencana, kurangkan angka perceraian amankan keluarga, kota genius, generasi aman ibu sejahtera.

“Kota Pariaman juga memiliki perda ketahanan keluarga dan Perwako UPTD PPA dan juga layanan inklusi PPT Bunga Matahari kerjasama pendampingan oleh UNDP,” jelas Genius.

Pada saat Covid pun Kesetabilan ekonomi Pariaman tetap terjaga, tidak hanya bantuan pemerintah saat itu yang diberikan, tetapi ada 8.000 warga pariaman yang ikut pelatihan secara online melalui kartu pra kerja untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan baik pengembangan produk ataubpun pemasaran UMKM sehingga ekonomi kecil tetap menggeliat.

“Inilah salah satu kolaborasi pemerintah pusat dan Pemko Pariaman sehingga pariaman selamat dari angka kemiskinan ekstrem,” kata Genius lagi.

Bahkan, lanjutnya, pada saat Peandemi Covid, Pemko Pariaman masih mampu membuka jalan baru lebih dari 40 km di 16 ruas bersama masyarakat dengan cara gotong royong, non budgeter baik APBN atau pun APBD.

Semua ini dilakukan dengan mengkombinasikan potensi rantau dan ranah di Pariaman sehingga dengan terbukanya infrastruktur baru akhirnya membuka sumber ekonomi baru di kota pariaman dan empowering woman melalui sosial ekonomi pendidikan skill berbasis smart city

Diluar itu, urusan pendidikan dan kesehatan sudah berjalan baik karena ini prioritas janji genius kepada warga Pariaman : 99,8 Coverage Insurance, Gratis Sekolah Sampai SMA dan Satu Keluarga Satu Sarjana (SAGA SAJA). (*)

Editor : Awaluddin Awe

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *