Beranda INDONESIA Andria Wali Nagari Kacang Terpilih : Pemerintahan Nagari Diminta Aspiratif dan Transparan...

Andria Wali Nagari Kacang Terpilih : Pemerintahan Nagari Diminta Aspiratif dan Transparan dalam Pengelolaan Anggaran

Solok, harianindonesia.id- Pemilihan Wali Nagari serentak di sejumlah kenagarian di Kabupaten Solok, Sumatera Barat , berlangsung damai dan demokratis. Seperti halnya pemilihan Wali Nagari Kacang, di Kecamatan X Koto Dibawah, disamping berjalan tanpa gangguan keamanan, tingkat partisipasi publik cukup signifikan diatas 70 persen.

Ketua Panitia Pemilihan Wali Nagari Kacang Irvan Liswanda, didampingi Ketua BPD Maspairil kepada harianindonesia.id mengatakan, persaingan 5 calon Wali Nagari cukup ketat dalam meraih suara terbanyak untuk mencapai kemenangan.

Namun setelah penghitungan suara, Andrian Dt.Rajo Batuah ternyata mampu mengungguli 4 calon lainnya dengan meraih 785 suara.

Andrian, calon nomor urut 5, rata-rata mampu mendulang suara di seluruh TPS yang jumlahnya 10 TPS tersebar di seluruh dusun di Kenagarian Kacang.

Sedangkan Calon lainnya masing-masing no. urut 1 Ostritura meraih 62 suara, Calon No.urut 2 Irzal meraih 84 suara, Zetra Edison dengan no. Urut 3 dengan 51 suara, dan Erizal Agoes dengan perolehan 483 suara, dia hanya mampu mengantongi suara signifikan di TPS 1 dan 9.

Dikatakan Irvan dan Maspairil, jumlah pemilih secara keseluruhan dalam Pilwanag Kacang berjumlah 2.262 pemilih. Tapi dalam kontestasi pemilihan yang demokratis itu, hanya 1.478 suara sah ikut berkontribusi dalam pemilihan Wali Nagari Kacang untuk periode 2020-2026 mendatang.

“Alhamdulillah, Pilwanag berjalan lancar tanpa adanya gangguan keamanan. Berdasarkan hasil Pleno terbuka pada Kamis malam (28/11) kami menetapkan calon terpilih saudara Andrian dengan perolehan suara terbanyak mencapai 785 suara.” Ungkap Irvan dan Maspairil, dengan nada datar.

Sementara itu, Plt Wali Nagari Kacang Masrizal,S.Sos, MM yang dihubungi via telepon mengatakan, secara keseluruhan Pilwanag terkendali dan aman, serta cukup demokratis tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti dan terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran pemilihan.

Masyarakat berbondong-bondong ke TPS dengan penuh suka cita. Termasuk para perantau IKKA dari berbagai wilayah turut menyaksikan pesta demokrasi ala rakyat Nagari Kacang tersebut.

“Animo masyarakat untuk memilih pemimpin Nagari Kacang periode 2020-2026 cukup besar, hal ini terlihat dari banyaknya partisipasi pemilih hingga mencapai diatas 70 persen, dan para perantau yang pulang kampung ikut memberi semangat agar masyarakat menggunakan hak pilihnya untuk menentukan pemimpin Nagari Kacang terbai.” Tutur Masrizal.

Banyak tokoh dan masyarakat Nagari Kacang berharap, dengan terpilihnya Andrian Dt. Rajo Batuah, pembangunan di berbagai sektor seperti perekonomian, pendidikan, keagamaan, infrastruktur, adat dan sosial budaya dapat menjadi perhatian penuh Wali Nagari Kacang terpilih. Karena, nagari Kacang selama ini sangat tertinggal dari daerah lainnya.

“Yang perlu di ingat jangan sampai lupa janji. Wali Nagari terpilih saat masa kampanyenya berjanji akan transparan dalam pengelolaan anggaran pembangunan dan bantuan-bantuan pihak ketiga, kemudian akan siap menyerap semua aspirasi masyarakat untuk kepentingan yang lebih besar. Insya Allah, kami siap untuk membantu dan mendukung beliau dalam membangun nagari.” Kata Nasrul Esten, digagang telepon.

Sementara tokoh adat Pengurus Kerapatan Adat Nagari Kacang (KAN) Muslim Dt.Pakomo, Suardi Mantari Labiah, juga menaruh harapan dengan terpilihnya Andrian Dt.Rajo Batuah, akan merekatkan koordinasi dan konsolidasi antara Pemerintahan Nagari Kacang dengan pemangku adat dan agama serta pemangku kepentiungan lainnya untuk melestarikan nilai-nilai adat dan budaya serta agama ditengah masyarakat Nagari Kacang.

“Kami berharap Nagari Kacang mampu tumbuh dan berkembang di bawahh kepemimpinan Wali Nagari Kacang terpilih. Yang utama kami ingatkan adalah adanya sinergitas antara Pemerintahan Nagari dengan KAN serta pemangku kepentingan lainnya untuk membangun pondasi ekonomi dan budaya ditengah tmasyarakat sebagaimana filosofi orang Minang adat basandi sara, sara basandi kitabullah.” Ungkap kedua tokoh ini. (ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here