Dewinta Pringgodani Digadang Gantikan Angga jadi Wamen Komdigi

DEWINTA PRINGGODANI – Pengamat hukum dan keamanan TNI Polri

JAKARTA – Bursa Wamen Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) kini menjadi sorotan pasca dilantiknya Angga Raka Prabowo menjabat Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP).

Angga dilantik sebagai Kepala BKP oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 September 2025, menggantikan Hasan Nasbi.

Rangkap jabatan Angga sebagai Wamen Komdigi dan Kepala BKP dapat sorotan keras dari Komisi I DPRRI dan meminta Angga mundur dari Wamen Komdigi.

Sejumlah kalangan mulai memunculkan calon pengganti Wamen Komdigi. Salah satunya adalah Dewinta Pringgodani SH MH, seorang Pengamat Politik dan Hukum.

Dewinta saat ini juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum bidang Polkam DPP Partai Murba dan pernah menjadi staf khusus di sejumlah kementerian dan Polri.

Nama Dewinta Pringgodani dimunculkan oleh Wakil Ketua Umum Bidang Media DPP Partai Murba, Awaluddin Awe.

“Beliau memiliki pengalaman dan kemampuan mengorganisir komunikasi pemerintah baik ke dalam maupun keluar. Beliau sangat pantas menjadi Wamen Komdigi menggantikan mas Angga Raka Prabowo,” jelas Awaluddin Awe, Wakil Ketua Umum Bidang Media DPP Partai Murba dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan di Jakarta, Ahad (20/9/2025).

Menurut Awaluddin Awe, Dewinta Pringgodani adalah seorang pengamat politik dan keamanan yang memiliki latar belakang pendidikan hukum (doktor dalam bidang hukum pidana).

Selain pendidikan formal, Dewinta juga memiliki pengalaman praktis yang luas di bidang politik dan keamanan, termasuk sebagai staf khusus mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Tito Karnavian.

Dewinta juga pernah menyelesaikan sejumlah agenda penting kenegaraan dengan kemampuan komunikasinya dengan banyak pihak.

“Dengan latar belakang akademis dan pengalaman praktisnya, Dewinta Pringgodani dikenal sebagai sosok yang berpengaruh dalam analisis politik dan keamanan di Indonesia, sekaligus memiliki jam terbang tinggi dalam membangun komunikasi antarkelembaan pemerintah,” tegas Awe.

Pengalaman akademis dan praktis Dewinta tersebut, menurut Awaluddin Awe, sangat dibutuhkan oleh seorang Wamen Komdigi – yang notabene juga menjadi penangkal anasir anarkisme.

Diminta Mundur

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKB, Syamsu Rizal meminta Angga Raka Prabowo mundur sebagai Wamen Komdigi usai dilantik jadi Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (BKP), Rabu (17/9).

Rizal menyarankan Angga Raka mundur dari Wamen Komdigi, karena tugas barunya tidak mudah. Angga, kata dia, harus mampu menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo Subianto dengan tepat dan menyampaikannya secara efektif kepada publik.

SIMAK JUGA :  Donald Trump Keok? Joe Biden Presiden Baru AS?

“Sebaiknya Angga mundur dari kursi Wamen Komdigi, karena tugas sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah sangat berat,” ujar Rizal dalam keterangannya, Kamis (18/9).

“Angga Raka harus betul-betul bisa menerjemahkan pemikiran Presiden Prabowo, sehingga pesan presiden bisa disampaikan dengan baik, jelas, dan tidak menimbulkan kerancauan,” imbuhnya.

BKP merupakan perubahan dari Presidential Communication Office (PCO) atau Kantor Komunikasi Presiden, yang sebelumnya dipimpin Hasan Nasbi.

Menurut Rizal, BKP perlu membangun sistem komunikasi pemerintah yang strategis dan responsif. Dia ingin semua informasi aktual dan akurat harus mengalir kepada Presiden setiap hari agar dapat segera merespons persoalan yang muncul di masyarakat.

Selain itu, BKP juga harus mampu membuat perencanaan komunikasi yang matang. Hal ini, kata Rizal, penting untuk mencegah tumpang tindih pesan maupun kerancuan dalam komunikasi pemerintah.

“Badan komunikasi harus menyusun strategi komunikasi yang terencana dengan baik. Dengan begitu, setiap kebijakan pemerintah dapat dipahami publik secara jelas dan tidak multitafsir,” katanya.

Angga Raka saat ini memegang tiga jabatan. Selain Wamen Komdigi dan Kepala BKP, Angga Raka juga menduduki jabatan Komisaris Utama Telkom.

Sebelumnya Angga Raka menyebut posisi barunya masih memiliki kesamaan dengan Komdigi. Sehingga, posisi Kepala BKP menurut dia merupakan penguatan dalam komunikasi pemerintah.

“Di Wamenkomdigi, karena fungsi di Wamenkomdigi masih di komunikasi publik kan, dan ada juga di bawahnya kita mengkoordinasikan lembaga-lembaga penyiaran, lembaga-lembaga komunikasi publik, jadi intinya itu perkuatan di bidang komunikasi,” ujarnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (17/9).

WKU Bidang Media DPP Partai Murba, Awaluddin Awe menambahkan, bajwa Presiden Prabowo selayaknya mencabut jabagan Wamen Komdigi dari Angga Raka, dan mencari pengganti yang sesuai.

“Kami dari Partai Murba siap membantu Presiden Prabowo jika menerima calon Wamen Komdigi dari partai. Dan kami yakinkan Kemen Komdigi akan menjadi lebih kuat jika kader kami, Dewinta Pringgodani menjabat Wamen,” pungkas wartawan senior ini. (*)

Rika Oktavia
Dari berbagai sumber dan CNNIndonesia