Mubes Ikasmala Berakhir, Delvia Derita Pimpin Kembali DPP Ikasmala Sampai 2030

Oplus_131072

Tiga kandidat calon Ketua Umum DPP Ikasmala, Delvia Derita, Adrian Adek dan Djaenal Abidin terlihat akrab menjelang pemilihan di lantai II Gedung SMAN1 Lubuk Alung, Ahad (3/5/2026). Pemilihan kemudian dimenangkan oleh Delvia Derita. (Foto : Dok)

PADANG, HARIANINDONESIA.ID –

Musyawarah Besar Ikatan Keluarga Alumni SMAN 1 lubuk Alung (IKASMALA) berakhir dengan terpilihnya Delvia Derita untuk kedua kalinya sebagai Ketua Umum.

Wakil Direktur Samapta Polda Sumbar ini mendapat amanah dari 87 perwakilan dari 17 angkatan alumni SMALA menjadi Ketua Umum periode 2026-2030 melalui pemilihan langsung yang diikuti dua kandidat lain yakni Adrian Adek dan Djaenal Abidin di lantai II Gedung SMAN1 Lubuk Alung, Ahad (3/5/2026).

Utusan alumni 88 SMAN Lubuk Alung ini dinobatkan menjadi Ketua Umum Ikasmala setelah dalam pemilihan mengungguli Adrian Adek dan Djaenal Abidin dengan perolehan 45 suara, berbanding 12 dan 30 suara untuk Adrian Adek dan Djaenal Abidin.

Awalnya, pemilihan Calon Ketua Umum Ikasmala diikuti enam kandidat, namun pada saat sidang pemilihan yang dipimpin Awaluddin Awe, Mustafa Tanjung dan Chandrianto, tiga caketum lain yakni Yosmardi, Wempi dan Aldino Desra tidak hadir.

Tetapi sejak sebelum Mubes digelar, ketiga kandidat pemuncak memang sudah diprediksi akan bertemu dan bertarung di Mubes. Dan terbukti, sampai sidang pemilihan akan digelar memang hanya Delvia, Adek dan Djaenal yang muncul.

Pemilihan Gembira

Proses pemilihan Ketua Umum DPP Ikasmala yang juga dihadiri satu satunya alumni tertua (82) Yulizal Yacub, berjalan penuh kegembiraan.

Para pemilih, berdasarkan pemantauan, sebelum melaksanakan amanahnya, terlebih dahulu melakukan foto bareng dan memperlihatkan wajah wajah gembira. Begitu pula, saat meninggalkan kotak suara juga masih bergalak galak dengan sesamanya.

Pemilihan dilakukan dengan maksimal lima utusan per angkatan, namun banyak juga angkatan hanya diwakili satu orang alumni saja. Setiap satu utusan alumni dipanggil, suara tepuk tangan mewarnai kehadiran pemilih tunggal ini di depan meja pimpinan sidang.

SIMAK JUGA :  13 Pendonor Dapat Hadiah Umroh Dari PMI Padang

Salah satu utusan angkatan 87 yang ikut menjadi peserta mubes, Ferianto Datuak menyebut pemilihan Ketum Ikasmala kali ini sangat tertib, familiar dan beraura gembira.

“Tidak ada terjadi aksi konfrontatif diantara sesama pendukung calon. Semuanya dengan kegembiraan memilih calon pilihannya,” ujar Ferinto yang tampil dengan kostum angkatan 87 bersama empat lainnya yakni Yurnalis, Ferialdi, Azwarman, dan Awaluddin Awe.

Alumni tersenior sekaligus Pembina Ikasmala Yulizal Yacub sebelum pemilihan menyampaikan sambutan, saat akan membuka Mubes, bahwa Ikasmala perlu melakukan perbaikan dalam pengelolaan manajemen organisasi. Sebab dinamika keAlumniaAn di masa datang jauh lebih dinamis.

“Sebab itu. Siapa saja yang akan terpilih diharapkan melakukan penyesuaian dalam membangun Ikasmala baik secara internal maupun secara ekternal lingkungannya, sehingga keberadaanya benar benar akan dirasakan oleh para alumni dan stake holder lainnya,” papar mantan Kepala ATR/BPN Kota Bukittinggi ini.

Ketua Pelaksana Mubes Armanto, sebelumnya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para panitia yang telah mempersiapkan Mubes dan sekaligus menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta mubes baik dari ranah maupun dari rantau.

Mubes Ikasmala ke 4 juga diperkaya dengan gagasan pembentukan komisariat Ikasmala di tingkat propinsi di Indonesia. Tujuannya adalah memperdekat rentang silaturahmi antara alumni SMAN Lubuk Alung yang berada di rantau. Pada akhirnya, struktur komisariat ini akan menjadi wacana pemilih baru dalam pemilihan Ketua Umum DPP Ikasmala, namun tidak diberikan jatah suara sebanyak alumni angkatan, tetapi proporsional dengan kedudukannya sebagai perpanjangan DPP Ikasmala. Wacana ini baru berjalan jika kepengurusan baru DPP Ikasmala mengakomodir wacana ini ke dalam program kerjanya. (*)

Rika Oktavia